BERHITUNG MUDAH DENGAN JARIMATIKA

Waktu kita kecil dulu (TK atau SD kelas 1 atau kelas 2) sering kita menghitung dengan bantuan jemari tangan. Asal saja, yang penting pertanyaan Bu Guru dapat dijawab dengan benar. Rupanya, jemari kita yang normalnya berjumlah sepuluh (lima pada tangan kiri dan lima pada tangan kanan) memiliki potensi yang luar biasa untuk membantu siswa-siswi kita untuk belajar berhitung dengan cepat tetapi akurat. Tidak hanya penjumlahan dan pengurangan, yang relatif mudah, tetapi termasuk juga perkalian dan pembagian.
Seorang ibu yang amat peduli dengan pendidikan putra-putrinya, Septi Peni Wulandani , menghalau ketakutan anak-anak mempelajari Matematika. Lebih dari itu, dia menyentuh kehidupan banyak perempuan dan mengubah jalan mereka. Semua berawal dari sepuluh jari.
Pada situs http://jarimatika.com, diceritakan bahwa beliau ingin membantu anak pertamanya yang berusia 2,5 tahun tetapi sudah pandai membaca, mengenal berhitung. Banyak metode yang telah ia pelajari, tetapi semuanya memakai alat bantu dan kadang membebani memori otak anaknya. Setelah itu ia mulai tertarik dengan jari sebagai alat bantu yang tidak perlu dibeli, dibawa kemana-mana dan ternyata juga mudah dan menyenangkan. Menurutnya, anak-anaknya menguasai metode itu dengan menyenangkan dan menguasai keterampilan berhitung. Akhirnya penelitian dari hari ke hari untuk mengotak-atik jari hingga ke perkalian dan pembagian, serta mencari uniknya berhitung dengan keajaiban jari dan ia menamakannya “Jarimatika”.
Apa Sebetulnya Jarimatika?
Jarimatika merupakan salah satu cara melakukan operasi hitung.
Disebut Jarimatika karena memanfaatkan jari-jari tangan sebagai alat bantu menyelesaikan Aritmatika (dalam hal ini proses berhitung): Kali – Bagi –Tambah – dan Kurang atau biar keren disingkat dengan KaBaTaKu. Dalam e-book yang bisa didownload pada situs di atas, jarimatika memiliki beberapa keunggulan, yaitu:
• Jarimatika memberikan visualisasi proses berhitung. Hal ini akan membuat anak mudah melakukannya.
• Gerakan jari-jari tangan akan menarik minat anak. Mungkin mereka menganggapnya lucu. Yang jelas, mereka akan melakukannya dengan GEMBIRA.
• Jarimatika relatif tidak memberatkan memori otak saat digunakan.
• Alatnya tidak perlu dibeli, tidak akan pernah ketinggalan, atau terlupa di mana menyimpannya….
• Alatnya tidak bisa disita saat ujian
Sebagai gambaran: dalam Jarimatika tangan kanan digunakan untuk satuan dan tangan kiri digunakan puluhan dan ratusan. Angka 1 diwakili oleh jari telunjuk, 2 diwakili jari telunjuk dan jari tengah demikian seterusnya sampai 4 ditunjukkan ketika jari telunjuk sampai kelingking terbuka.
Angka 5 diwakili oleh jempol saja. Lalu 6 ditunjukkan dengan jempol dan telunjuk, demikian seterusnya hingga angka 9 ditunjukkan jika semua jari tangan kanan terbuka.
Contoh : 1 + 5 + 3 – 2 = 7
1 (buka jari telunjuk)
+5 (buka jempol)
+3 (buka jari tengah, jari manis, kelingking)
-2 (tutup jari kelingking dan jari manis)
sampai disini kita akan mendapati jempol, jari telunjuk dan jari tengah terbuka dan ini menunjukkan angka 7.
Jika sudah terbiasa, maka dengan sendirinya jari-jari akan bergerak dengan lincah.

One thought on “BERHITUNG MUDAH DENGAN JARIMATIKA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *