TEKNIK PENULISAN SOAL PILIHAN GANDA (PG)

Halo, Pembaca yang budiman!
Selamat bertemu kembali. Musim ulangan hampir tiba, Bapak/Ibu Guru pasti disibukkan dengan penyusunan soal untuk kepentingan ulangan tengah semester atau ulangan akhir semester. Kali ini, kita bahas teknik penulisan soal pilihan ganda. Teknik penilaian soal uraian menyusul, y? Selamat membaca!
Soal PG merupakan bentuk soal yang jawabannya dapat dipilih dari beberapa kemungkinan jawaban (option) yang telah disediakan. Setiap soal PG terdiri atas pokok soal (stem) dan pilihan jawaban (option). Pilihan jawaban terdiri atas kunci jawaban dan pengecoh (distractor). Kunci jawaban merupakan jawaban benar atau paling benar, sedangkan pengecoh merupakan jawaban tidak benar, tetapi peserta didik yang tidak menguasai materi memungkinkan memilih pengecoh tersebut.
 1.    Keunggulan dan keterbatasan
Beberapa keunggulan dari bentuk soal PG adalah:
  • dapat diskor dengan mudah, cepat, dan memiliki objektivitas yangtinggi
  • dapat mengukur berbagai tingkatan kognitif;
  • mencakup ruang lingkup materi yang luas;
  • tepat digunakan untuk ujian berskala besar yang hasilnya harus segera diumumkan, seperti ujian nasional, ujian akhir sekolah, dan ujian seleksi pegawai negeri.
Beberapa keterbatasan dari bentuk soal PG adalah:
  • perlu waktu lama untuk menyusun soal;
  • sulit membuat pengecoh yang homogen dan berfungsi;
  • terdapat peluang untuk menebak kunci jawaban.
2.    Kaidah Penulisan Soal Bentuk PG
       Dalam menulis soal bentuk PG, penulis soal harus memperhatikan kaidah-kaidah sebagai berikut:
Materi
  • Soal harus sesuai dengan indikator.
  • Pilihan jawaban harus homogen dan logis ditinjau dari segi materi.
  • Setiap soal harus mempunyai satu jawaban yang benar atau yang paling benar.
Konstruksi
  • Pokok soal harus dirumuskan secara jelas dan tegas.
  • Rumusan pokok soal dan pilihan jawaban harus merupakan pernyataan yang diperlukan saja.
  • Pokok soal jangan memberi petunjuk ke arah jawaban benar.
  • Pokok soal jangan mengandung pernyataan yang bersifat negatif ganda.
  • Panjang rumusan pilihan jawaban harus relatif sama.
  • Pilihan jawaban jangan mengandung pernyataan, “Semua pilihan jawaban di atas salah” atau “Semua pilihan jawabandi atas benar”.
  • Pilihan jawaban yang berbentuk angka atau waktu harus disusun berdasarkan urutan besar kecilnya nilai angka tersebut atau kronologisnya.
  • Gambar, grafik, tabel, diagram, dan sejenisnya yang terdapat pada soal harus jelas dan berfungsi.
  • Butir soal jangan bergantung pada jawaban soal sebelumnya.
Bahasa
  • Setiap soal harus menggunakan bahasa yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.
  • Jangan menggunakan bahasa yang berlaku setempat jika soal akan digunakan untuk daerah lain atau nasional.
  • Setiap soal harus menggunakan bahasa yang komunikatif.
  • Setiap pilihan jawaban jangan mengulang kata atau frase yang bukan merupakan satu kesatuan pengertian.
Bacaan:
Panduan Penyusunan Soal Ujian Sekolah Berstandar Nasional, Pusat Penilaian Pendidikan Badan Penelitian Dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan, Tahun 2018
Memanfaatkan internet untuk belajar bisnis digital melalui video, klik link berikut di sini atau di sini

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *