Rahma

Setelah memasuki minggu kedua sesi keenam kegiatan teman minum teh atau kopi kali ini selain makanan kecil, kalau ada, adalah membaca dan mengunjungi blog teman-teman seangkatan/segelombang, yakni Grup menulis Bareng Om Jay Gelombang 15. Di antara banyak blog ada blog yang namanya mirip dengan anak ketiga, anak perempuanku. Beliau adalah Ibu Nurhidayati, pemilik blog http://nurhidayati2010.com/. Nah, pas mampir di http://nurhidayati2010.com/?p=99  berjudul Wisata Edukasi si kecil “Rahma”, Ketika harus Memilih Kebutuhan atau Kepentingan Ego Kita? jadi kepingin nulis bertajuk “Rahma”.
Dua anak perempuanku aku beri nama awal Rahma. Anak perempuan tertuaku kuberi nama Rahmasiwi Utami. Kusematkan nama ayahnya, Susanto, sehingga nama lengkapnya Rahmasiwi Utami Susanto. Siwi, demikian kami memanggil adalah satu-satunya anak yang menggunakan last name nama ayahnya pada akta kelahiran. Pernah dia protes tapi aku diam saja. Nanti kalau sudah lulus lulus kuliah dan masih menanyakan akan aku  jelaskan.
Tidak terlalu pintar, tapi menyukai seni sejak SMA. Alumnus SMAN Tugumulyo Musi Rawas, Pujakesuma (Puteri Jawa Kelahiran Sumatera), Siwi adalah keturunan orang jawa tetapi menyukai angklung, kesenian Sunda. Melalui Kabumi, salah satu unit kegiatan mahasiswa UPI ia  menyalurkan hobinya. Pada suatu waktu bersama grupnya, Site Angklung, berkesempatan satu panggung bersama Omes dalam acara Family 100 di salah satu stasiun televisi nasional. Lumayan, mereka berhasil membawa pulang hadiah motor NMAX warna silver.
Anak ketiga, perempuan kedua, juga berawalan rahma, Rahmanisa Nur Hidayati. Memisahkan kata hidayati dari nur sempat membuat repot ketika aku harus mengganti dua kali kartu keluarga gara-gara ditulis serangkai. Aku pun sebenarnya bingung, nur itu awalan atau kata depan bagi hidayati. Namun, bersama istri sepakat untuk memisahnya menjadi dua kata “Nur” dan “Hidayati”. Jadilah ia, Rahmanisa Nur Hidayati.
Dua Rahma, adalah dua saudara yang umurnya hanya beda 26 bulan atau 2 tahun 2 bulan. Keduanya adalah monumen. Pengingat kepada dua sahabat. Rahma kurangkai dengan Siwi, teman masa kecil, teman SMP, dan terakhir rekan SPG. Rahma yang kedua kusematkan nama Nur Hidayati, teman kuliah diploma, istri sahabat sekaligus kakak angkat. Keduanya bersekolah di SD, SMP, dan SMA yang sama. Tapi kesenangan dan hobinya berlainan. Mungkin satu-satunya yang sama adalah suka lagu-lagu Korea, lagu yang mereka sebenarnya tidak tahu apa arti kata-katanya. Lucunya, beberapa larik dari lirik lagu itu ada yang mampu mereka ucapkan, setidaknya menurutku, hehehe.
Rahma yang tua hobi kesenian, Rahma yang muda hobi menggambar. Cat akrilik, kuas, dan kertas gambar kadang bertebaran di kamarnya. Selain menggambar, Rahma kecil menyukai pelajaran fisika dan Ia masuk Jurusan IPA di SMAN Tugumulyo. Pernah ikut olimpiade Fisika SMA tingkat Kabupaten namun kandas di tingkat provinsi.
Karena kemurahan Allaah, tamat SMA ini berkesempatan mengikuti kuliah di jurusan MIPA Program Studi Pendidikan Fisika. Borang pendaftaran masih dilengkapi, semoga tidak ada aral melintang sehingga resmi menjadi mahasiswa UNES TA 2020/2021 nanti.
Lukisan Rahmanisa Nur Hidayati (dok. Pribadi)

 

Lukisan Rahmanisa Nur Hidayati (dok. Pribadi)

 

Lukisan Rahmanisa Nur Hidayati (dok. Pribadi)
 
 
Sungguh kuasa Tuhan juga. Melalui dunia maya, dunia blogger, saya mengenal Nurhidayati sebagai sesama peserta pelatihan menulis di Grup WA Om Jay. Awalnya tertarik karena namanya sama dengan nama anak saya. Namun belakangan tahu bahwa beliau adalah guru SMA. Magister Komputer (Jika tidak keliru menyebut kepanjangan M.Kom.), pendidik yang hebat, dan penulis yang baik, setidaknya itu yang saya tahu dari tulisan di blog pribadinya.

 

Terima kasih Ibu Nur. Nama Rahma, putri ketiga Anda yang dikisahkan dalam blog pada penghujung November tahun lalu, menginspirasi saya untuk menuliskan kisah dua Rahma kami. Semoga Anda berkenan. Terima kasih kiriman ucapan Dirgahayu Republik Indonesia untuk saya dan tentu juga untuk kita semua warga NKRI. Berkah kemerdekaan, kita merdeka belajar, merdeka mengajar, merdeka menulis.

16 Agustus 2020
Sore hari menjelang hari kemerdekaan RI
Tugumulyo, Musi Rawas, Sumatera Selatan

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.

23 thoughts on “Rahma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *