Guru Smart dan Guru Go Blog (Tulisan Kenangan)

 

Sudah agak lama sejak ditemukannya guntingan koran Linggau Pos Tahun 2009 dan memindainya menjadi file gambar dalam format PNG (Portable Network Graphics)  dan ingin menuliskan lagi tulisan tesebut. Pada waktu itu penulis masih menjadi guru di Kecamatan Selangit, Musi Rawas. Penulis mencoba belajar menulis, merangkai kata dan menyusun kalimat ke dalam paragraf. Tulisan itu berbicara tentang dua jenis guru yakni guru smart dan guru go-blog.  Agak lupa persisnya, tetapi kalau tidak salah itu terbitan bulan Agustus 2009.  Saya salin ulang di blog ini sambil bernostalgia tentang kemampuan menuangkan ide. Kaku, tidak renyah, dan ada kesan ragu-ragu. O ya, itu sudah diedit oleh redakturnya loh. Halaman itu memang memuat halaman yang ditujukan bagi kawula muda. Lagi-lagi kalau tidak salah, itu adalah kolom SMART Linggau POS Edisi Minggu.  
 
Guru Smart dan Guru Go Blog
 
Duh, ngebaca judul tulisan ini seram, ya! Guru Smart dan guru Go Blog. Tapi jangan Negatif Thinking dulu ya? Benar, smart artinya cerdas dan goblok tahu sendiri. Tapi liat tuh go blog-nya, dipisahkan?
 
Secara klasik, Guru sering diartikan sebagai singkatan Jawa yang kepanjangannya digugu dan ditiru.  Digugu artinya kata dan nasihatnya maunya diturut, dipatuhi, karena memang semua kata dan nasihatnya hal yang baik-naik melulu. Nah, ditiru artinya segala perbuatn, tingkah laku, serta penampilannya layak untuk ditiru. Guru jadul (jaman dulu) emang layak buat menyandang predikat seperti itu. Ya, mereka adalah individu yang tidak saja smart (cerdas) juga SMART (Santun, Menarik, Anggun, Rapi, dan Terpuji).
 
Santun
Guru adalah sosok yang santun. Betapa tdak, pada masa itu guru adalah segalanya.Dia adalah sumbern belajar bagi anak didiknya. Perpustakaan dan barang yang berbau tknologi belum ada dan itu hanya dimiliki oleh orang yang berkantong tebal. Mereka bukan kaya dari segi materi, tapi mereka kaya idealisme, kaya akan nilai-nilai, makanya mereka adalah pribadi yang santun, di masyarakat menjadi contoh dan panutan.
 
Menarik
Dari tutr kata dan penampilannya yang santun, menjadikan ru adalah sosok yang menarik Tidak saja mnarik bagi kawan bicara, tetapi juga menarik untuk dipandang. Kata-katanya yang bijak, penuh keilmuan, menarik hati setiap muridnya.
 
Anggun
Ibu guru yang menarik akan berpenampilan anggun. Bapak guru yang menarik semikian pula. Keangunan yang mreka tunjukkan memancarkn kewibawaan, kesemuanya itu sungguh memebtahkan hati para murid dan teman-teman sejawatnya.
 
Rapi
Ketiag hal di atas adallah crminan dari kerapian. Gru tidak hanya rapi dalam penampilan, juga tulisan tangan mreka begitu rapi. Tulisan sambung nyaris tanpa coretan baik di papan tulis maupun di buku catatan sungguh sangat menarik.
 
Terpuji
Pribadi yang santun, menarik, angun, dan rai akhirnya menjadikan mereka, para guru, menjadi sosok yan tepuji dan itu diabadikan dalm lagu Hymne guru yang sekarang udah diubah “Pembangun Insan Cendekia”.
Nah, guru orang yang smart, kan? mereka nggak bodoh alias goblok, makanya mereka “go blog”. Secar bebas saya terjemahkan, go blog artinya berseancar membuka blog-blog pendidikan yang bertebaran di situs-situs internetatau bahkan mereka (sendiri) yang suka menulis. 
 
——
 
Tulisan itu pendek dan dibuat jauh sebelum penulis mengikuti pelatihan menulis. O ya, penulis saat ini mengikuti kegiatan Belajar Menulis melalaui WA Grup Gelombang 15 besutan Om Jay, Guru Blogger Indonesia. kemampuan mengolah kata dan mengembangkan ide masih perlu terus ditingkatkan.
 
Anda, para guru, dan saya masih smart? Sudah go Blog? Alhamdulillah di Musi Rawas terhitung 12 September secara resmi lahir blog-blog baru hasil penulis menularkan kegiatan ngeblognya kepada rekan-rekan guru di sana. Saat ini sedang menunggu gelombang kedua pelatihan gratis bagi guru untuk membuat dan menulis serta mengisi konten-konten pendidikan di blog mereka. Mohon doa dari rekan pembaca sekalian. Yang mengirimkan presensi pada pertemuan terakhir ada 33 orang. 
 
 
Presensi sebelumnya:
 
 

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.

13 thoughts on “Guru Smart dan Guru Go Blog (Tulisan Kenangan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *