Kata Dan di Awal Kalimat, Bolehkah?

Belajar Tata Bahasa
 
 
canva.com



Selain terjemahan kitab suci, apakah Anda sering atau pernah menulis di blog Anda kalimat yang diawali dengan kata “dan”? Bolehkan kata “dan” digunakan pada awal kalimat? Mengapa?
 
Sebelumnya, bukalah salah satu tulisan dalam blog Anda, lalu pada papan ketik tekan tombol Ctrl bersamaan dengan tombol huruf F (CTRL+F). Pada kotak pencarian Anda tulis kata dan. Apakah Anda menemukan kata tersebut terletak pada awal kalimat dan ditulis dengan huruf awal huruf kapital?
 
Misalnya ditemukan kalimat seperti ini:
 
Beliau secara sadar menerapkan pribahasa gajah mati meninggalkan gading. Dan beliau  ingin pergi meninggalkan tulisan yang bisa dilacak di google.
 
Mari kita buka KBBI (versi daring)! Kata dan berarti  penghubung satuan bahasa (kata, frasa, klausa, dan kalimat) yang setara, termasuk tipe yang sama serta memiliki fungsi yang tidak berbeda.
 
Contoh: 
 
Ayah dan  ibu, bibi dan paman, serta para anak, cucu, dan kemenakan bersama-sama merayakan 50 tahun perkawinan nenek mereka.
 
Jelas, ya! Kata dan adalah jenis konjungsi atau kata penghubung.
 
Dalam ilmu bahasa, kata dan termasuk konjungsi koordinatif atau setara. Selain dan konjungsi jenis ini adalah … tetapi … , … atau … 
Saya menulis ketika anak-anak sudah tidur di malam hari.
Saya menulis ketika suami sudah tidur di malam hari.
 
Kedua kalimat tersebut digabung menjadi kalimat majemuk setara dihubungkan dengan kata penghubung dan.
 
Saya menulis ketika anak-anak dan suami sudah tidur di malam hari.
 
Jadi, jika ditulis di awal kalimat, klausa yang mengikuti kata dan tersebut dihubungkan dengan apa?
 
Masih menulis kalimat diawali dengan kata “Dan“?

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.

14 thoughts on “Kata Dan di Awal Kalimat, Bolehkah?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *