Bolehkah Peserta Didik Membawa HP Ke Kelas?

Bolehkah anak-anak, peserta didik Bapak dan Ibu membawa handphone/android ke kelas? Mengapa? Beragam jawaban dari para guru yang saat ini terbagi menjadi dua golongan: guru lama dan guru baru, guru jadul dan guru masa kini, bahkan ada yang berseloroh guru kolonial dan guru milenial.
Sebagian ada yang menjawab dengan tegas tidak boleh. Sebagian masih bimbang, boleh nggak ya? Sebagian lagi ada yang membolehkan dengan persyaratan tertentu. Satu lagi, kaum apatis, untuk apa bawa hp ke kelas, sinyal internet saja tidak ada!
Bapak dan Ibu Guru! Apakah Bapak-bapak dan ibu-ibu bisa menggunakan aplikasi yang ada di handphone atau di internet untuk membuat belajar mengajar menjadi lebih menyenangkan? Tentu kita sepakat menjawab YA karena ada aplikasi X, aplikasi Y, dan aplikasi Z yang bisa digunakan. Dengan demikian, apakah anak-anak diperbolehkan membawa HP Android ke dalam kelas untuk membantu pembelajaran menjadi menarik dan menyenangkan? Kali ini tidak ada kata penolakan selain mengatakan boleh. 
 
Bagi yang beranggapan untuk apa membolehkan membawa HP Android ke dalam kelas, sedangkan sinyal internet saja tidak ada, apa yang dapat kita sarankan? Tidak selamanya guru berada di tempat yang tidak ada sinyal internet. Suatu saat ia menemui sinyal internet di tempatnya berdiri itu cukup bahkan sangat kuat. Pada saat itu, ia dapat mengunduh video yang berhubungan dengan materi pelajaran. Video yang penyampaiannya lebih menarik dari pada bapak dan ibu guru dapat dengan mudah diperoleh karena banyak bertebaran di internet.
Setelah diunduh, video menarik tersebut  dibagikan kepada peserta didik di kelas. Metode pembagian file di antaranya dengan aplikasi bluetooth atau disalin tempel melalui laptop/komputer. Bagaimana Anda membagikan file video dari HP atau Laptop Anda jika tidak membolehkan peserta didik membawa HP Android ke sekolah? Alasan guru tidak bisa atau tidak mampu, itu perkara lain.
Guru adalah pengelola materi pembelajaran yang baik. Oleh karena itu, tentu tidak bisa dalam satu hari bahkan satu minggu, ketika tatap muka, terus-menerus menggunakan handphone. Ada titik-titik atau waktu-waktu tepat di mana menggunakan handphone untuk pembelajaran adalah cara yang tepat. Guru adalah ahli strategi. ia tahu topik-topik pembelajaran yang tepat sehingga mengizinkan/menyuruh siswa membawa HP ke dalam kelas.
Bapak/Ibu Guru, Bapak/Ibu Orang Tua/Wali, yakin masih melarang peserta didik dan putera/puterinya membawa HP ke sekolah? Silakan berkomentar di kolom komentar di bawah ini!
Source: Ekoji Channel

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.

10 thoughts on “Bolehkah Peserta Didik Membawa HP Ke Kelas?

  • 18/09/2020 at 12:34
    Permalink

    permainan poker dengan pelayanan CS yang ramah dan terbaik hanya di IONQQ 😀
    WA: +855 1537 3217

    Reply
  • 15/09/2020 at 23:28
    Permalink

    Sepertinya saya tidak punya sesuatu yang bisa saya komentarkan lagi, karena yang dikomenkan oleh komentator telah membuat saya tidak bisa berkomentar
    Josss lanjut

    Reply
  • 15/09/2020 at 20:13
    Permalink

    Pendapat saya melihat dari aspek umur dan tingkatan kelas,, setiap kita mencoba hal baru pasti terdapat sisi negatif dan positifnya,, seperti Pak Utoyo Ramlan ungkapkan diatas,, untuk tingkatan Sekolah Dasar saya rasa tetap dibutuhkan pengawasan lebih dari orang tua dan guru, seandainya diperbolehkan untuk membawa dan mempergunakan HP di sekolah. seperti orang tua harus rajin merazia HP anaknya, dan guru musti lebih sering menjelaskan arti pentingnya teknologi dalam pembelajaran. Fenomena penggunaan Gawai untuk tingkatan anak Sekolah Dasar umumnya pada game online dan ini dapat berpengaruh besar pada psikologi anak sehingga cendrung membuat anak meninggalkan pelajaran.

    Reply
  • 15/09/2020 at 20:10
    Permalink

    Kalau saya setuju bawa hp ke kelas pada waktu-waktu tertentu,di sini kita bisa cek apakah siswa bener bener belajar sesuai petunjuk yang kita harapkan.kalau siswa hanya menggunakan di rumah saja kita tidak tahu siapa yang mengerjakan tugas tersebut atau orang lain.

    Reply
  • 15/09/2020 at 20:06
    Permalink

    Saya tidak setuju..
    1. Anak bawa gawai takut hilang, kalau sampai itu terjadi, bukan main orang tua siswa pasti menyalahkan guru.
    2. Anak kelas 4 SD bawa hp ke sekolah? Bgmn dg orang tua mereka yg bekerja? Yg di rmh hanya ada 2 hp,, hp jadul milik ibu dan smartphone milik ayah..
    3. Siswa boleh bawa hp cocok untuk anak kelas 56 karena mereka sdh besar dan pny tgg jwb yg besar..tdk lengah dan tdk lalai(sdh besarlah ya inti nya)

    Reply
  • 15/09/2020 at 19:55
    Permalink

    Terima kasih Pakde. Kalau saya tidak melarang membawa hp ke kelas. Justru saya anjuran bw hp. Kita tidak bisa mengelak dg majunya dunia digital. Sembari guru dapat memberi nasihat atau warning pengaruh hp bagi kepada siswa.

    Reply
  • 15/09/2020 at 19:55
    Permalink

    Kl sy setuju membawa hp dlm kondisi tertentu, akan Laen cerita jika hp/tab yg menyediakan pihak sekolah maka akan lebih terkontrol penggunaannya, krn kondisi sekolah tdk memungkinkan dgn banyak alasan, pd akhirnya dr siswa sendiri yg bawa. Mngkin dgn membawa hp kita juga bisa memberikan edukasi mana konten yg baik dan mana konten yg tidak baik…tp sekali lagi tidak selalu dan tidak melulu pakai hp. Tetap cara guru berkomunikasi dgn siswa itulah yg paling penting, cara guru menyampaikan materi dan cara berkomunikasi agar tdk monoton ceramah.

    Reply
  • 15/09/2020 at 19:52
    Permalink

    Kalau saya sih setuju siswa bawa HP, apa yang salah?emang kalau sudah di rumah orang tua mampu memastikan anaknya menggunakan HP dengan tepat?tidak juga kan ya,,,justru mungkin berangkat dari sekolahlah siswa bisa dibimbing gurunya untuk menggunakan HP dengan lebih bermanfaat.
    Boleh beda pendapat kan ya,,,hehe..

    Reply
  • 15/09/2020 at 19:42
    Permalink

    Wah ga bisa koment lagi pak… karena yg ditulis semua bener adanya.. pokok nya keren abis..

    Reply
  • 15/09/2020 at 19:26
    Permalink

    Seperti pisau bermata dua ini pak. .
    Sisi positif nyata bisa digunakan belajar langsung dan praktis mis: Kuis Kahoot, kuis langsung, dll.
    Sisi negatif nyata juga byk video kekerasan dan pelecehhan di sekolah krn siswa membawa gawai disekolah yg justru menyerat nama Sekolah tsb.
    Tinggal disinilah peran guru sebenarny ditutut di revolusi industri 4.0.
    Salam blogger

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *