Kalimatmu Kepanjangan!

Gambar: pixabay

Pada kondisi tertentu, sesuatu yang panjang sangat disukai. Tali yang panjang untuk mengikat sesuatu yang besar adalah contohnya. Bagaimana halnya dengan kalimat? Apakah kalimat yang baik adalah kalimat yang panjang yang berisi banyak pesan dan disampaikan sekaligus?

Pertanyaan tersebut akan kita jawab dengan contoh sebagai berikut.

Tempat favorit saya untuk dikunjungi selama akhir pekan adalah rumah kakek nenek saya di dekat danau, di mana kami suka memancing dan berenang, dan kami sering naik perahu ke danau.

Menurut Anda ada berapa kalimat di atas. Satu! Ya, satu. Kalimat itu diawali dengan huruf kapital dan diakhiri dengan titik. Apakah Anda merasa kalimat ini mudah dibaca?

Secara normal, kalimat itu terlalu panjang. Kita dapat memecahnya menjadi dua atau tiga kalimat agar membuatnya lebih jelas. Coba simak kalimat berikut.

Tempat favorit saya untuk dikunjungi selama akhir pekan adalah rumah kakek nenek saya. Itu dekat danau, tempatĀ  kami suka memancing dan berenang. Kami juga sering naik perahu ke danau.

Mari kita rasakan. Beberapa kalimat pendek tersebut jauh lebih mudah dibaca. Meskipun demikian, informasi yang disampaikan sama persis seperti pada kalimat yang panjang di atas.

Jadi, menggunakan kalimat pendek membuat subjek tetap jelas. Hal ituĀ  memungkinkan pembaca tulisan kita menyerap informasi dengan jelas juga.

 

Belajar terus, terus belajar!

Pak D Sus

Guru Blogger (dari) Musi Rawas

 

 

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.

7 thoughts on “Kalimatmu Kepanjangan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *