Jumat Berkah

“Gegayaan banget kamu. Pakai watermark segala. Siapa yang bakalan nyolong gambar susu kedelai plastikan?”

“Jangan banyak komentar. Itu pengetahuan baru. Aku baru dapat setelah ikut webinar AISEI. Aku pakai Snapseed di hape. Baru nyoba, sih.”

Dialog imajiner atas gambar makanan ringan ala ndeso itu saya biarkan liar di kepala saya. Yang jelas pada hari Jumat ini saya kembali melaksanakan shalat Jumat di Masjid desa tetangga. Masjid itu masjid Al Falah. Letaknya di Desa O Mangunharjo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Musi Rawas. Ada kebiasaan bagus di sana. Setiap selesai jumatan, ada saudagar yang baik hati selalu mengirimkan makanan. Makanannya bervariasi. Makanan ringan, minuman ringan.

Sedekah itu tidak ditujukan khusus untuk kaum dhuafa. Semua jamaah, boleh meminta dan dapat menerima, termasuk saya. Saya shalat di situ karena tidak pulang ke rumah. Jarak dari sekolah saya sampai ke masjid itu hanya sekitar satu kilometer. Dengan adanya makanan, jika saya kebagian, saya bisa menikmati cemilan siang di sekolah sambil bersiap-siap pulang.

Fenomena pemberian makanan selesai shalat Jumat jamak dilakukan banyak masjid. Bahkan masjid Jogokariyan Yogyakarta sudah lama melakukannya. Menurut berita yang saya baca menu makan siang sering terhidang selesai jumatan.

Umat Islam menganggap bahwa Jumat adalah salah satu dari tiga hari raya dalam Islam. Hari raya diisi dengan shalat dan ibadah lainnya. Ada shalat Id, menyembelih hewan qurban, berzikir, berdoa, dan bersedekah.

Alasan para pemberi sedekah adalah Al Quran Surah Al Hadid ayat 18:

Gambar: tokopedia.com

Orang alim berkata bahwa dalam kitabnya Zadul Ma’ad Ibnul Qoyim menganjurkan setiap muslim untuk memberikan sedekah sebelum sholat jumat dan memberikannya tanpa diketahui orang lain.

“Saya pernah melihat Ibnu Taimiyah apabila beliau berangkat jumatan, beliau membawa apa yang ada di rumah, baik roti atau yang lainnya, dan beliau sedekahkan kepada orang di jalan dengan diam-diam,” katanya.

Memberi sedekah makan siang, meskipun sekedar kudapan, bisa menjadi sarana untuk membangun keakraban kaum muslimin dan meningkatkan ukhuwah. Hal itu menjadi sarana menyampaikan dakwah dan nasihat dengan amalan nyata. Manfaat lainnya tentu saja menggembirakan, karena membuat orang lain kenyang.

 

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.

4 thoughts on “Jumat Berkah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *