Asesmen Nasional untuk SD, Apa Saja yang Diukur? (Bagian Pertama)

Soal yang Lazim dan yang Jarang Dibuat oleh Guru di Sekolah

Bapak Ibu Guru dan Orang Tua, soal yang bagaimana yang lazim ditemui pada soal ujian anak-anak kita? Perhatian contoh berikut ini!

Contoh Soal Nomor 1
Pupuk yang berasal dari kotoran hewan disebut ….
A. pupuk kompos
B. pupuk kandang
C. pupuk buatan
D. pupuk urea

Contoh Soal Nomor 2
Sarah ingin mengetahui apakah pupuk memengaruhi pertumbuhan tanaman. Terdapat empat pot yang mengandung tipe tanah yang sama. Masing-masing pot tersebut ditanam tanaman dan hanya dua pot yang ditambahkan pupuk seperti pada gambar¹.

Dua pot manakah yang harus dibandingkan untuk menemukan pengaruh pupuk terhadap pertumbuhan tanaman? Jelaskan jawabanmu!

Kita sama maklum bahwa soal yang selama ini banyak dibuat adalah seperti pada contoh soal nomor 1. Sedangkan soal nomor 2 adalah soal dengan tingkat berpikir yang lebih tinggi. Soal nomor dua diujikan kepada siswa kelas 4 SD/MI hanya 6% yang mampu menjawab benar. Bapak dan Ibu sendiri jika ditanya denga soal yang sama akan menjawab nomor berapa dan berapa?

Contoh Soal Nomor 3
Campuran heterogen yang tersebar merata dan tidak mengendap disebut ….
A. larutan
B. homogen
C. koloid
D. suspensi

Contoh Soal Nomor 4
Rika dan Jono membantu menyiapkan pesta ulang tahun. Mereka keliru meggunakan garam ketika membuat kue, bukan gula. Sesaat sebelum pesta dimulai Jono mencicipi kue dan mendapati rasa kuenya asin. Dapatkah Jono menghilangkan rasa asin dan menggantinya dengan gula?
(Lingkari salah satu )

Ο Ya
Ο Tidak
Tuliskan jawabanmu!

Dibandingkan nomor 4, soal nomor 3 juga soal yang lazim dibuat guru di sekolah. Soal yang inspirasi konteksnya dari dunia nyata seperti nomor 4 jarang sekali dibuat oleh para guru. Peserta didik tidak hanya memilih ya atau tidak tetapi mengungkapkan alasannya. Menurut Bapak dan Ibu guru/orang tua, ya tatau tidak yang dipilih?

Contoh Soal Nomor 5
50% dari 60 adalah ….
A. 20
B. 30
C. 40
D. 50

Contoh Soal Nomor 6
Manakah di antara pernyataan berikut ini yang benar?
A. 50% dari 60 lebih kecil daripada 30
B. 30% dari 90 lebih kecil daripada 30
C. 80% dari 200 lebih besar daripada 180
D. 3% dari 90 lebh besar daripada 3

Soal nomor 5 adalah soal yang lazim dibuat guru di sekolah. Sedangkan soal nomor 6 yang membutuhkan kemampuan berpikir tingkat tinggi jarang dibuat guru. Akibatnya, pengetahuan konsep, fakta, dan prosedur matematika semacam itu didapati hanya 3 dari 10 peserta didik tidak memahami konsep persentase.

Skor dan peringkat Indonesia pada PISA

Melihat kenyataan di atas, tidak heran jika skor dan peringkat Indonesia pada PISA (Programme for International Student Assessment)² yang diselenggarakan oleh OECD (Organisation for Economic Cooperation and Development) beserta konsorsium internasional masih rendah.

Bapak Ibu, kita sebagai bangsa Indonesia masih harus menerima bahwa skor PISA dan Peringkat Indonesia pada kurun waktu tahun 2000-2018 masih memprihatinkan. Kemampuan membaca, 70% di bawah komptensi minimal. Kemampuan matematika adalah  71% di bawah kompetensi minimal. Sementara sains masih 60% berada di bawah kemampuan minimal. Skor PISA yang tergambar tersebut stagnan dalam sepuluh hingga lima belas tahun terakhir. Selama itu pula Indonesia “konsisten” sebagai salah satu negara dengan hasil PISA terendah.

 

 

#Day10NovAISEIWritingChallenge

 

Keterangan
¹Keterangan Gambar: Webinar Sosialisasi Asesmen Nasional bagi Ketua KKG tanggal 13 November 2020 via Zoom
²https://pusmenjar.kemdikbud.go.id/tentang-pisa/

 

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.

8 thoughts on “Asesmen Nasional untuk SD, Apa Saja yang Diukur? (Bagian Pertama)

  • 15/11/2020 at 10:43
    Permalink

    Wah kalau untuk ABK gimana ya pa …

    Reply
    • 15/11/2020 at 19:16
      Permalink

      Saya kira itu untuk ukuran “normal”. Bagi ABK saya belum paham, Ibu yang paham karena Ibu adalah praktisi.

      Reply
  • 15/11/2020 at 07:46
    Permalink

    Terima kasih komentar dan kunjungannya. Akan kita cari tahu pada kesempatan berikutnya.

    Reply
  • 15/11/2020 at 05:41
    Permalink

    Apakah Kreatifitas Guru dalam membuat soal dan pemahanam siswa menjawab soal mempengaruhi nilai PISA? atau malah sebaliknya.!

    Bagaimana Pak D?

    Reply
  • 15/11/2020 at 05:35
    Permalink

    Jd soal2 HOTS ya pak hrs banyak diberikan kpd anak

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *