Asesmen Nasional untuk SD, Apa Saja yang Diukur? (Bagian Ketiga)

Gambar: Pusmenjar

Asesmen nasional bagi sekolah dasar ditujukan untuk siswa kelas 5 tahun pelajaran 2021/2022. Oleh karena itu, simulasi sebelum dilaksanakan asesmen nasional pertama ditujukan bagi siswa kelas empat tahun pelajaran 2020/2021. Setiap siswa akan menyelesaikan soal asesmen kompetensi minimal (AKM) literasi dan numerasi, survey karakter, dan survey lingkungan belajar.

Mengapa Asesmen Nasional Mengukur Literasi, Numerasi, dan Karakter?

Literasi membaca dan numerasi adalah dua kompetensi meinimum bagi murid untuk bisa belajar sepenuh hayat dan berkontribusi pada masyarakat. menurut studi nasional dan internasional, tingkat literasi murid Indonesia masih rendah.

Selain penguasaan kompetensi literasi dan numerasi, pendidikan juga bertujuan mengembangkan peserta didik secara “utuh”. Asesmen nasional mendorong mengembangkan sikap, nilai (values) dan perilaku yang mencirikan Pelajar Pancasila.

Literasi membaca terdiri dari dua teks, yaitu teks informasi dan teks sastra. Teks infromasi yaitu teks yang bertujuan untuk memberikan fakta, data , dan informasi dalam rangka pengembangan wawasan serta ilmu pengetahuan yang bersifat ilmiah. Teks sastra adalah teks yang bertujuan untuk memberikan pengalaman mendapatkan hiburan, menikmati cerita, dan melakukan perenungan kepada pembaca.

Sementara itu, asesmen kompetensi minimal numerasi terdiri atas bilangan, pengukuran, data dan ketidakpastian, serta aljabar. Soal tentang bilangan meliputi representasi, sifat urutan, operasi bilangan beragam jenis bilangan (cacah, pecahan, desimal).

Pengukuran dan geometri melipuiti mengenal bangun datar hingga menggunakan volume dan luas permukaan dalam kehidupan sehari-hari juga menilai pemahaman peserta didik tentan pengukuran panjang, berat, waktu, volume dan debit, serta satuan luas meggunakan satuan baku.

Data dan ketidakpastian meliputi pemahaman, interpretasi, serta penyajian data maupun peluang. Sementara itu, aljabar meliputi persamaan dan pertidaksamaan, relasi  dan fungsi (termasuk pola bilangan), serta rasio dan proporsi.

Bentuk dan Contoh Soal AKM Literasi dan Numerasi

Bentuk soal pada asesmen kompetensi minimal adalah objektif dan nonobjektif. Soal objektif meliputi soal pilihan ganda dengan satu jawaban benar, pilihan ganda dengan jawaban benar lebih dari satu, menjodohkan, dan isian singkat dengan jawaban berupa angka, nama atau benda yang sudah fixed). Soal nonobjektif berupa soal uraian.

Contoh soal AKM literasi bagi siswa kelas 5 misalnya disajikan bacaan. Peserta didik diminta menentukan kesesuaian pernyataan yang disediakan dengan bacaan yang dibacanya. Namun, asesmen tidak hanya mengukur tetapi juga menginspirasi. Peserta didik juga diuji kemampuannya dalam mengintepretasi teks.

Mari lihat contoh berikut!

Ada dua orang sahabat melakukan perjalanan panjang. Ketikadi tengah perjalanan mereka terlibat dalam suatu perdebatan. Pertengkaran itu terjadi sampai salah satu dari mereka menampar yang lainnya. Sahabat yang ditampar itu tidak berkata apa pun tetapi menuliskan suatu kata di atas hamparan pasir. Tulisan tersebut berbunyi, ”hari ini teman baikku menamparku.”

Walaupun mereka bertengkar, tapi tetap melakukan perjalanan bersama. Saat di perjalanan mereka menemukan sebuah sumber air dan memutuskan untuk mandi. Namun malang nasib teman yang ditampar tadi, ia tergelincir dan hampir tenggelam di dalam sumber air tersebut. Melihat itu, tentu saja teman yang menampar tadi menolongnya dan ia pun selamat.”Hari ini teman baikku menyelamatkan nyawaku,” ukirnya pada sebuah batu.

Teman yang telah menampar dan menyelamatkan nyawanya tadi bertanya. ”Mengapa saat aku menyakitimu, kamu menulis di atas pasir. Sedangkan saat aku membantu, kamu mengukirnya pada batu?”

Kemudian ia menjawab, ”Karena menulis di atas pasir mudah terhapus oleh sapuan angin, sedangkan mengukir di atas batu tidak mudah hilang oleh terpaan angin kencang sekalipun.

 

1. Tentukan setiap pernyataan berikut sesuai dengan isi teks ataukah tidak!

 

Pernyataan

Sesuai

Tidak sesuai

Perjalanan kedua shabat kemungkinan melewati padang pasir
Kedua orang tetap bersahabat dalam kondisi marah maupun susah
Pesan yang baik dituliskan di atas pasir, pesan yang buruk dituliskan di atas batu

 

2. Pilihlah pesan-pesan yang merupakan simpulan dari isi teks!

Ο Jangan mengingat kesalahan orang lain terlalu lama
Ο Pertemanan sejati akan terbentuk setelah melewati masa perkelahian
Ο Persahabatan memerlukan sikap memaafkan dan membalas kebaikan
Ο Jika diberi kebakan oleh orang lan harus segera membalasnya

3. Cermati pantun berikut!

Jika  ada jarum yang patah
Jangan disimpan di dalam hati
Kalau ada kata yang salah
Jangan disimpan di dalam hati

Apakah isi pantun tersebut sesuai dengan isi teks?

Lihatlah, meskipun di jenjang sekolah dasar, namun peserta didik diukur kemampuannya merefleksikan serta mengaitkan isi teks dengan hal lain di lar teks. Pada soal di atas dikaitkan dengan pantun.

Di atas adalah contoh soal AKM literasi. Berikut ini contoh soal AKM numerasi bagi siswa kelas 5.

 

Membuat Bolu Kukus
Fitri akan membuat bolu kukus. Untuk setiap resep ia memerlukan 1/5 kilogram gula, 1/4 kilogram tepung, serta 150 gram mentega, dan 300 gram bahan-bahan lainnya.

  1. Fitri memerlukan 1/5 kilogram gula. Ia meletakkan sejumlah gula di timbangan dan ditunjukkan pada gambar berikut. Berapa gram kah gula yang harus dikurangkan?  …gram

  1. Jika Fitri membuat 6 resep adonan, jumlah gula tepung, dan mentega yang dibutuhkan dalam kilogram adalah ….

A.  1/6 x (1/5 gula + ¼ tepung + 150 mentega)

B.  6 x (1/5 gula + ¼ tepung + 150 mentega)

C.  1/6 x (200 gula + ¼ tepung + 150 mentega)

D.  6 x (1/5 gula + ¼ tepung + 0,15 mentega

Pada soal tersebut diberikan konteks dunia nyata membuat kue dengan satuan berat.  Selain itu, siswa dituntut mampu memformulasikan masalah dunia nyata ke dalam formula matematika.

Setiap resep adonan menghasilkan 16 buah bolu kukus dengan berat masing-masing 50 gram. Apakah benar proses memasak bolu kukus mengurangi berat adonan?

  • Ya
  • Tidak

Tunjukkan perhitunganmu!

Pada soal ini siswa dihadapkan pada fakta matematika sekaligus memantik keingintahuan siswa bahwa proses memasak dapat mengurangi berat masakan.

 

#Day12NovAISEIWritingChallenge

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.

One thought on “Asesmen Nasional untuk SD, Apa Saja yang Diukur? (Bagian Ketiga)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *