Selamat Hari Guru, Semoga Covid Segera Berlalu

Hari ini ada agenda mengikuti pertemuan zoom untuk belajar membuat video pembelajaran. Kelompok Kerja Guru kabupaten bekerja sama dengan Bidang Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kabupaten menyelenggarakan pelatihan aplikasi daring tahap ketiga dengan materi pokok membuat video pembelajaran menyenangkan dengan Kinemaster. Beberapa waktu lalu pernah juga ada kegiatan pelatihan, namun materi pembuatan video dengan kinemaster hanya sekilas. Oleh karena itu, kesempatan ini tidak saya sia-siakan. Saya biasanya membuat video pembelajaran dengan aplikasi yang dijalankan dengan laptop.

Tadinya anak-anak didik akan saya beri tugas melalui blog, seperti biasanya. Kelompok lainnya saya minta masuk siang karena pagi saya harus mengikuti pelatihan secara daring dulu. Namun, malam hari saya mendapat telepon dari Kasi Kurikulum agar hari ini jam 9 ke kantor mengajak Alfa Andriyani. Perwakilan dari LPMP Sumatera Selatan akan memberikan piala dan hadiah pemenang lomba yang ia ikuti. Alfa adalah anak didik di kelas saya yang menjadi juara harapan satu lomba video bercerita pengalaman belajar pada masa pandemi. Ia bersama juara pertama dan ketiga lomba video pembelajaran untuk guru yang diselenggarakan oleh LPMP Sumatera Selatan akan didokumentasikan pada acara penyerahan hadiah tersebut.

Dok. Pribadi
Dok. Pribadi

Saya pun segera memutar otak agar semua kegiatan dapat berjalan. Akhirnya saya putuskan, anak-anak diminta untuk masuk semua. Meskipun belum boleh tatap muka, kami diperbolehkan bertemu dengan anak-anak dalam waktu singkat dengan protokol kesehatan. Mereka saya kumpulkan untuk diberi tugas beserta penjelasannya. Pertemuan pagi itu pun saya manfaatkan untuk memberikan hadiah kejutan kepada para siswa penulis blog yang sudah diundi sebelumya. Awal bulan saya menduplikasi challenge salah satu komunitas menulis yang saya ikuti dan beberapa hari lalu sudah saya undi yang berhak menerima hadiah kejutan.

Segera setelah itu, kami berangkat karena waktu sudah menunjukkan pukul 8.30 Waktu Indonesia Barat. Perjalanan ke kantor sejauh 18 kilometer bisa ditempuh dalam waktu setengah jam. Kami naik sepeda motor.

Sejak saya berangkat ke sekolah hingga perjalanan ke kantor dinas bersama Alfa pada hari guru ini, jalan terlihat lengang. Sepi dari nuansa keramaian layaknya sebuah organisasi sedanng berulang tahun. Spanduk ucapan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional bahkan tidak terlihat. Barangkali karena saya tidak melihatnya. Barangkali spanduk itu tenggelam oleh banyaknya spanduk petahana dan rival yang akan bertarung tanggal 9 Desember nanti, bersaing merebutkan kursi bupati. Bisa jadi karena masih pandemi. Anak-anak sekolah masih belajar di rumah. Satu dua orang anak sekolah lalu lalang mungkin mengambil atau menyetorkan tugas dari guru.

Suasana sepi itu kontras dengan time line media sosial. Lini masa media sosial ramai bertebarn flyer berisi logo HGN 2020 dan ucapan selamat. Belum lagi ucapan dan berbagai tayangan video bernuansa hari guru. Tidak sedikit juga bertebaran link blog yang berisi artikel, ulasan, dan sebagainya. Bertema HUT PGRI dan HGN 2020. Sungguh meriah. Ramai.

Ajakan mengikuti upacara secara virtual juga tidak ketinggalan. Pengurus Daerah dan Pengurus Cabang PGRI tidak lupa mengundang. Meneruskan pesan Pengurus Besar PGRI mereka menyebar undangan untuk menghadiri secara virtual Puncak Peringatan HUT ke-75 PGRI dan HGN Tahun 2020. Acara tersebut akan digelar pada hari pada Sabtu, 28 November 2020. Jadi, Anda anggota PGRI jangan lupa pukul 07.00 WIB sampai dengan selesai untuk mengikuti puncak peringatan melalui TV Streaming PGRI http://tunas.tv atau kanal Youtube PB PGRI atau melalui link zoom yang mereka sediakan.

Bangsa kita masih dilanda pandemi. Kegiatan seremonial tidak dilaksanakan secara tatap muka dengan massa yang melimpah ruah. Teknologi telah membantu mengumpulkan masa secara massal dalam kemasan virtual. Kita patut bersyukur. Dengan teknologi, ruang tidak menjadi penghalang. Jarak tidak lagi menjadi hambatan. Namun, seramai-ramainya dunia maya, semeriah-meriahnya acara kolosal namun virtual, pasti akan kalah seru dibanding peserta sedikit tetapi dalam situasi yang nyata. Maka mari kita patuhi pesan ibu. Rajin mencuci tangan, selalu memakai masker, dan menjaga jarak antarsesama. Sambil berdoa semoga vaksin yang dijanjikan segera menjadi kenyataan. Dengan begitu, semoga covid-19 segera berlalu.

#Day23NovAISEIWritingChallenge

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.

2 thoughts on “Selamat Hari Guru, Semoga Covid Segera Berlalu

  • 26/11/2020 at 05:56
    Permalink

    Penuh warna Sekali kegiatan Pak D.
    Tetap bertanggung jawab dan bisa juga memberikan kejutaaaann kepada peserta didik ditambah masih menemani Alfa untuk menerima hadiah.

    Selamat hati guru Pak D
    Salam untuk Alfa, semoga apa yg diraih hari ini bisa menjadi motivasi untuk Alfa dan teman teman semua. Aamiin

    Reply
  • 26/11/2020 at 01:10
    Permalink

    Hari yg penuh cerita … Sebuah cerita yg penuh makna ..

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *