Pendidik yang Menginspirasi dari Kacamata Peserta Didik

Gambar: AISEI

Banyak sekali ulasan mengenai pendidik yang menginspirasi. Puluhan, bahkan mungkin ratusan artikel bertebaran di internet telah membahas hal itu. Topik tersebut dapat dijumpai pada berbagai media sosial, blog pribadi, maupun blog “keroyokan” semisal Kompasiana.

Oleh karena itu, saya tidak akan mengulangi apa yang sudah disampaikan oleh para penulis sebelumnya. Namun, saya harus mengawali tulisan ini dengan pengertian inspirasi. Hal ini dilakukan agar pembaca membedakannya dengan motivasi, karena keduanya sama-sama mampu menggerakkan seseorang untuk berbuat atau melakukan sesuatu.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, makna leksikal inspirasi adalah ilham. Kata turunannya adalah menginspirasi (menimbulkan inspirasi), menginspirasikan (menjadikan inspirasi), dan terinspirasi (telah diinspirasi atau terilhami).

Misalnya teman saya mengatakan bahwa sumber inspirasi kegiatan yang ia lakukan adalah Pak Fulan. Padahal, Pak Fulan tidak melakukan sesuatu yang khusus untuk mendorongnya melakukan itu. Dengan demikian Pak Fulan telah mengilhami teman saya sehingga melakukan kegiatan yang sekarang dia lakukan.

Lalu, saya saya bertanya dalam hati, “Dapatkah saya, selaku orang tua maupun guru, melakukan hal seperti yang dilakukan Pak Fulan. Tanpa memberi dorongan dengan kata-kata atau mengiming-imingi sesuatu, anak-anak saya atau peserta didik saya terinspirasi mau melakukan sesuatu?”

 

 

Banyak contoh dan pendapat dipaparkan tentang menjadi pendidik yang inspiratif. Namun karena guru berinteraksi dengan siswa, saya lebih ingin menyampaikan sosok guru inspiratif dari kacamata mereka.

Hari ini, saya membuka youtube dan menemukan satu video yang diunggah oleh akun bernama Dewianti Surya Pratiwi berjudul “Guru yang Menginspirasi”.  Saya menduga video itu proyek yang ditugaskan oleh gurunya karena ada juga video tugas BK SMA Santo Yoseph Jakarta Timur mengenai guru yang tidak menginspirasi.

Guru yang Menginspirasi dari Kacamata Peserta Didik

Pada video, guru dan murid diperankan oleh mereka sendiri. Rindiani Santana berperan sebagai guru dan pemilik akun Dewianti Surya Pratiwi bersama teman-temannya berperan sebagai murid. Mereka mendramakan seorang guru (pendidik) yang menginspirasi. Menurut mereka, guru yang menginspirasi itu yang memiliki hal-hal sebagai berikut.

Ramah

Guru ramah didambakan setiap siswa. Pendidik itu menarik budi bahasanya, manis tutur kata dan sikapnya, suka bergaul, dan menyenangkan dalam pergaulan.

Sabar

Menurut mereka, sabar berarti tidak lekas marah. Di kelas pun ia dengan telaten menjelaskan dan mengajari siswa yang belum paham.

Taat beribadah

Guru itu tidak hanya mengajak siswa berdoa tetapi juga menjalankan kewajiban agamanya dengan tekun.

Disiplin

Menurut mereka, guru yang disiplin dan mendisiplinkan siswa yang melanggar aturan adalah bagian dari guru yang mengisnpirasi.

Bersemangat

Bersemangat itu memperhatikan siswa dan menguasai materi pelajaran. Jika siswa lesu, ia melakukan ice breaking agar suasana segar kembali.

Baik hati

Guru baik hati itu mau mengerti dan membantu siswa jika mengalami kesulitan.

Mereka tidak menyebutkan guru yang pintar bercerita, pintar menjabarkan atau jago mendemonstrasikan materi pelajaran. Karena itu semua dapat mereka dapatkan secara digital.

O, begitu ya pendidik yang menginspirasi menurut siswa. Okelah kalau begitu!

Pada akhir video mereka menukil kata-kata Brad Henry, seorang lawyer dan politisi dari Amerika: a good teacher can inspire hope, ignite the imagination, and instill a love of learning. Seorang guru yang baik dapat menginspirasi harapan, membangkitkan imajinasi, dan menanamkan cinta belajar.

#AISEI
#LombaBlogAISEI
#komunitaspendidikIndonesia

 

https://www.youtube.com/watch?v=cbSttKZ2Tp8&t=92s

Capture Video: *https://www.youtube.com/watch?v=cbSttKZ2Tp8&t=92s*

 

Nama Penulis: Susanto, S.Pd.
Lahir pada tanggal 29 Jui 1971 di Gombong Kebumen, Jawa Tengah. Sejak 1993 mengabdikan diri sebagai guru sekolah dasar di Kabupaten Musi Rawas. Saat ini bekerja sebagai guru di SD Negeri Mardiharjo Kecamatan Purwodadi Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan. Memiliki blog sejak 2009 tetapi belajar menulis dan aktif memposting tulisan sejak Agustus 2020. Aktif menjadi anggota Grup WA AISEI Writing Online 2 sejak Oktober 2020. Mendaftar menjadi anggota AISEI melalui laman www.aisei.id.  dan diterima dengan member id: AISEI-507 sejak 25 Desember 2020.

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.

9 thoughts on “Pendidik yang Menginspirasi dari Kacamata Peserta Didik

  • 01/01/2021 at 17:28
    Permalink

    Para pembaca, ternyata beberapa hari berikutnya channel youtube Dewianti Surya Pratiwi sudah tidak berisi konten. Beruntungnya video mereka sudah saya capture.

    Reply
  • 29/12/2020 at 18:40
    Permalink

    Ramah,sabar,disiplin,taat beribadah dan baik hati..ya Allah bimbing kmi u bs mnjdi pribadi yg mnginspirasi…

    Reply
  • 29/12/2020 at 08:31
    Permalink

    Jozz Pak D…
    Terus menginspirasi.

    Reply
  • 27/12/2020 at 09:29
    Permalink

    Terima kasih pencerahannya P D, semoga bisa trs belajar memenuhi kriteria di atas aamiin

    Reply
  • 27/12/2020 at 06:55
    Permalink

    Saya belum masuk kriteria…masih suka kurang sabaarrr..

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *