Membuat dan Memanfaatkan Backlink

 

Backlink adalah kosa kata yang akrab dan menjadi perbincangan para blogger. Blogger itu memiliki berbagai latar profesi, tidak terkecuali guru. Banyak guru menjadi blogger. Sebagian besar mereka sudah memiliki blog beberapa tahun sebelumnya. Sebagian lagi baru membuat beberapa bulan sebelumnya bahkan ada yang baru membuat beberapa hari lalu.

Beragam alasan guru memutuskan menjadi seorang blogger. Ada yang ingin menyalurkan hobi menulisnya, mengembangkan usaha, atau karena “kewajiban” atas kegiatan yang diikutinya.

Alasan terakhir adalah alasan sebagian besar kawan-kawan di daerah yang penulis temukan. Tidak heran, blognya “mangkrak menjadi sarang laba-laba”. Blognya hanya berisi beberapa postingan saja.

Namun demikian, seiring menjamurnya komunitas penulis dan mereka membentuk grup-grup WhatsApp, blogger semakin berkembang dan para anggota sedikit demi sedikit mulai belajar.

Ambil contoh misalnya grup penulis Lagerunal. Grup yang menampung para blogger guru dari berbagai belahan nusantara, adalah terbilang blog yang cukup dinamis. Boleh jadi karena usianya yang masih terbilang muda. Namun di balik itu semua para admin yang berada di balik layar sangat kreatif dan mampu mengobarkan semangat menulis para anggotanya.

Setiap Kamis, mereka bersepakat membuat kegiatan dengan tanda pagar #KamisMenulis. Seorang admin Lagerunal, Pak Momo/Mazmo, mengajak para anggota untuk membuat profil teman. Simak keseruan aturan menulisnya di sini.

Menulis Profil Secara Naratif

Menulis profil adalah keterampilan yang “wajib” dimiliki penulis karena profil penulis pada sebuah buku biasanya diungkapkan dalam bentuk narasi. Oleh karena itu, Lagerunal menggelar event #KamisMenulis dengan tema Menulis Profil Teman.

Yang menarik tidak hanya menulisnya tetapi salah satu persyaratannya yakni peserta wajib membuat backlink. Apa sih backlink itu? Ada nggak manfaatnya?

Saya cukup lama membuat blog. Namun ilmu ngeblog belum banyak saya miliki. Oleh karena itu, setiap ada istilah baru atau pengetahuan baru tentang blogging, saya akan mencari informasi tentang itu.

Pengertian Backlink

Backlink adalah kosa kata yang akrab dan menjadi perbincangan para blogger. Secara sederhana, backlink adalah suatu tautan yang ada pada website orang lain yang ketika di klik menuju website kita. Penempatan tautan backlink ada di berbagai tempat. Bisa di komentar, postingan, atau bagian footer.¹)

Tujuan kita menempatkan tautan dari website kita ke website lain adalah supaya website kita memperoleh kredibilitas di mesin pencari. Tentu saja untuk mendapatkan kredibilitas tersebut website yang akan ditumpangi oleh link tautan dari kita adalah website yang sudah memiliki kredibilitas di mata mesin pencari.

Jadi jelas, ya! Backlink akan mempertinggi nilai kredibilitas suatu website jika pemilik website yang bersangkutan memperhatikan cara membuat backlink dengan benar. Cara yang tepat adalah dengan membuat backlink dari dua website yang saling memberi dan saling menerima.

Sebagai gambaran adalah ketika website A memasang tautan untuk website B maka secara tidak langsung memberi tahu kepada mesin pencari bahwa website A mengabarkan kepada mesin pencari bahwa website B adalah website yang terpercaya.

Demikian pula sebaliknya. Itulah mengapa saling tukar backlink atau dalam istilah SEO adalah link juice sangatlah penting tapi dengan catatan dilakukan oleh website yang terpercaya.

Bagaimana dengan blog para pemula. Bolehkah memasang backlink. Lho, kenapa tidak? Meskipun blog kita bukan atau belum menjadi website terpercaya, dengan saling menautkan link maka secara tidak langsung “mendongrak” kredebilitas.

Bayangkan, jika tidak memiliki komunitas atau teman di sosial media, berapa persen kemungkinan blog kita akan diklik dan dicari oleh orang lain?

Menautkan link akan membuka peluang teman berkunjung bukan karena “dipaksa” melalui grup tetapi mereka berkunjung karena ada link yang tertaut di dalamnya. 

Backlink yang di tempatkan pada website yang memiliki kredibilitas tinggi di mata mesin pencari maka akan memiliki kekuatan tinggi. Jadi, semakin tinggi kredibilitas di mesin pencari maka semakin tinggi pula kekuatannya.

Cara Menautkan Link Website 

Para pemula, kadang menautkan link website secara utuh, tetapi linknya “mati”. Link website tercantum secara utuh, hanya saja tidak bisa diklik.

Membuat backlink yang “hidup” artinya kita membuat tautan yang dinamakan tautan dofollow. Tautan dofollow adalah tautan yang biasa kita kenal yaitu tautan yang ketika kita klik maka akan tertuju kepada website atau halaman yang diinginkan oleh pembuat tautan backlink. Tautan seperti ini bernilai di mata Google. Rata-rata tautan seperti inilah yang di gunakan.

Untuk anda para pemula, berikut cara membuat tautan di blog. Pada menit 3:12 Anda akan dituntun bagaimana membuat link yang tertaut dengan artikel suatu blog atau website.

Setelah memahami cara menautkan link, maka membuat backlink menjadi makin mudah. Anda dapat menautkan pada kata tertentu atau menyajikanna secara utuh berupa URL situs yang dimaksud.

Manfaat Backlink

Backlink atau pranala balik memiliki beberapa manfaat. Pranala balik berjenis dofollow seperti dikemukakan di atas, bermanfaat untuk  menaikkan grafik pengunjung. Dengan meningkatnya jumlah pengunjung tentu saja akan mengakibatkan naiknya pagerank blog. Bahasan ini pun silakan Anda cari di internet.

Tidak ada kelebihan jika tidak ada kekurangan. Salah satu kekurangan backlink adalah jika terlalu banyak bisa menyebabkan blog di banned oleh search engine. Oleh karena itu gunakan seselektif mungkin.

Mencari informasi, terus belajar, dan tekun adalah kata kuncinya. Kecuali, blog hanya digunakan sebagai wadah penampung tulisan dan penulisnya tidak ingin meningkatkan jumlah pengunjung alamiah ke situs pribadinya tersebut.

Sumur:

¹) https://seoanaksholeh.com/seo/cara-membuat-backlink-berkualitas

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.

11 thoughts on “Membuat dan Memanfaatkan Backlink

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *