Kelas 6 Tema 6 Subtema 2 Pembelajaran 2 (IPA & SBdP)

Salam sehat, anak-anak kelas enam!

Tetap jaga kesehatan. Pakailah masker, sering cuci tangan, dan hindari kerumunan, ya!

Kali ini kita belajar tentang tari daerah dan perbedaan masa kanak-kanak dan remaja (pubertas). Dua hal tersebut sudah pernah kita pelajari, bukan?

Sebelum dilanjutkan, tujuan pembelajaran kita adalah:

  1. menjelaskan informasi tentang tari kreasi daerah dengan tepat.
  2. mengidentifikasi perbedaan masa kanak-kanak dan masa pubertas bagi anak laki-laki dan perempuan dengan tepat.

 

Tari Kreasi Tunggal

Indonesia kaya akan budaya di antaranya karya tari. Setiap daerah memiliki karya tari kreasi yang berbeda-beda. Apakah yang dimaksud tari kreasi? Tari kreasi adalah tari yang gerakannya merupakan perkembangan dari gerak tari tradisional. Tari kreasi tidak memiliki aturan tertentu, baik gerak maupun aspek lainnya yang terdapat dalam tarian.

Ada tiga jenis tari kreasi yaitu tari kreasi daerah/tradisional, tari kreasi modern, dan tari kreasi kontemporer. Tari kreasi daerah/tradisional adalah tari yang mengalami perubahan dari tari tradisi, baik bentuk, gerak, ataupun aspek lainnya tetapi tetap dalam konteks ciri khas dari daerah tersebut. Tari
kreasi modern adalah tari yang tidak memiliki aturan tertentu, baik dalam bentuk gerak ataupun aspek lainnya. Tari kontemporer adalah tarian yang dibuat berdasarkan isu yang beredar pada waktu tertentu.
Bentuk karya tari kreasi dapat berupa bentuk tari tunggal, tari berpasangan, dan tari kelompok. Tari tunggal adalah karya tari yang diperagakan oleh seorang penari. Tari berpasangan adalah karya tari yang diperagakan oleh dua orang penari. Adapun tari kelompok adalah karya tari yang diperagakan oleh lebih dari dua penari.

Yuk kita lihat penjelasannya dengan melihat video berikut ini.

Tari kreasi ada yang dibawakan oleh anak, anak, remaja, maupun orang dewasa.

Tahukah kalian Ciri-ciri Masa Kanak-kanak dan Ciri-ciri Masa Pubertas  bagi Anak Laki-laki maupun Perempuan.

 

Coba perhatikan perbedaannya sebaga berikut:

Jawab dengan jujur di dalam hati. Kalian, anak-anak kelas enam, masih anak-anak atau sudah pubertas?

Nah, sampai di sini dulu pelajaran kita. Rajin membaca, rajin menulis, agar pengetahuan kita luas dan terampil. 

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *