Tema Kurikulum Ngumpet HUT Ke-2 AISEI Diwarnai Sinyal Ngumpet

Tema Kurikulum Ngumpet HUT Ke-2 AISEI Diwarnai Sinyal Ngumpet
Background Zoom  Meeting AISEI 2nd Anniversary

 

Kurikulum Ngumpet menjadi tema bahasan AISEI dalam memperingati hari jadinya yang ke-2. Association for International Minded School Educators Indonesia(AISEI) lahir dua tahun lalu pada tanggal 19 Januari 2019.

Misi AISEI sangat agung, yakni memperbaiki sistem pendidikan di Indonesia mulai dari akar permasalahnnya, memperkenalkan sistem pendidikan asing, meningkatkan profrsionalisme, serta mengembangkan kompetensi pendidik.

AISEI berkeinginan menjadi komunitas yang terus berkembang dan memastikan semua anggotanya dapat menjadi pembelajar seumur hidup yang selalu ingin berbagi. Mereka diharapkan selalu menginspirasi dan mau menulis untuk meninggalkan warisan ilmunya.

Dr. Capri anjaya, S.Pd., M.Hum., Konsultan Pendidikan yang menjadi Founder AISEI sekaligus ketuanya untuk saat ini mengundang para anggota, pendidik, praktisi maupun pemerhati pendidikan berkumpul bersama melalui  Zoom Meeting pada hari Selasa di hari kelahiran komunitas pendidik yang dipimpinnya itu.

Tema Kurikulum Ngumpet HUT Ke-2 AISEI Diwarnai Sinyal Ngumpet
Sumber: dahliasilitonga27.blogspot.com

Saya merasa tersanjung dan mendapat kehormatan ikut memberikan ucapan selamat ulang tahun kepada AISEI bersama beberapa rekan dan ditayangkan dalam acara puncak peringatan HUT Ke-2 AISEI sore itu. Pertemuan itu dihadiri oleh Management Team AISEI, Narasumber Talkshow Kurikulum Ngumpet, Dewan Juri Lomba Blog Nasional, Perwakilan ACT Regional Account Director untuk Indonesia, teman-teman komunitas AISEI Writing Online 2, dan para peserta lomba blog se-Nusantara.  Selain itu, tentu saja EPSON Indonesia sebagai sponsor utama yang memberikan hadiah printer bagi pemenang Lomba Blog, yang menghadirkan Mbak Hesti Astina.

 

Tema Kurikulum Ngumpet HUT Ke-2 AISEI Diwarnai Sinyal Ngumpet

 

Talkshow Kurikulum Ngumpet

Acara AISEI 2nd Anniversary sore itu berjalan lancar. Mbak Dita sebagai host sangat terampil mengatur acara. Ibu Dr. Capri yang berduet dengan Ibu Andri Nurcahyani, S.Pd., MS sangat antusias membawakan acara talkshow bertema Kurikulum Ngumpet. Bahasa yang terkesan “gaul” untuk menerjemahkan hiden curriculum itu ternyata memudahkan pemahaman tentang kurikulum yang tidak diungkapkan secara eksplisit itu.

Ternyata, kurikulum ngumpet itu mengandung nilai-nilai religius seperti kasih sayang, jujur, rendah hati, taqwa, dan hormat kepada orang tua. Nilai-nilai sosial juga dikembangkan seperti: toleransi, kerjasama, terbuka, tenggang rasa, menghargai orang lain, empati, dan sejenisnya. Pengembangan nilai-nilai moral seperti: sikap adil, persamaan, kesetaraan, hak asasi, dan membela kebenaran. Nilai-nilai ekonomi seperti: efisien, rajin, ulet, gigih, dan disiplin dan nilai-nilai bernegara seperti cinta tanah air, dan patriotisme juga dikembangkan dalam kurikulum ngumpet tersebut.

Apa, mengapa, dan bagaimana “Kurikulum Ngumpet” dituangkan dalam buku berjudul Kurikulum Ngumpet yang ditulis oleh Dr. Capri, dan kawan-kawan para pendidik. Buku Kurikulum Ngumpet yang dibanderol dengan harga Rp70.000,00 termasuk ongkos kirim jika dipesan pada saat Launching  menjadi buku pertama AISEI. Tentu kita berharap akan terbit buku dari AISEI berikutnya.

Tema Kurikulum Ngumpet HUT Ke-2 AISEI Diwarnai Sinyal Ngumpet

Acara makin meriah ketika Perwakilan ACT Regional Account Director untuk Indonesia, Ibu Any Sulianty, menyampaikan paparannya tentang Global Assesment Certificate. Di tengah-tengah Mbak Anty (panggilan Ibu Any Sulianty) memaparkan materinya, tiba-tiba FREEZE! 

Video dan Audio Mbak Anty pun “membeku”. Diam tak bergerak. Suasana pun “riuh”. Suara dari host maupun co host dan peserta yang mic-nya di unmute maupun tulisan pada kolom chat yang menulis “sinyalnya ngumpet” mewarnai suasana. Tema Kurikulum Ngumpet HUT Ke-2 AISEI diwarnai sinyal ngumpet membuat acara semakin semarak. Andai diselenggarakan dalam sebuah gedung secara offline, mungkin peristiwa seperti itu mirip dengan padamnya lampu, AC, dan perangkat pengeras suara.

Untunglah hal itu berlangsung tidak lama sehingga Mbak Anty kembali melanjutkan paparannya yang semua slide-nya berbahasa Inggris.

Acara pun memuncak mendekati klimaks ketika para juri diminta komentar terkait naskah blog yag dinilainya. Satu persatu juri memaparkan kesannya ketika meniliai sesuai dengan kriteria yang ditetapkan panitia.

 

Tema Kurikulum Ngumpet HUT Ke-2 AISEI Diwarnai Sinyal Ngumpet
Para Juri Lomba Blog

 

Sayangnya, setelah itu Mbak Hesti Astina, Product Marketing Visual Instrumen PT Epson Indonesia memaparkan tentang Inovasi Teknologi dalam Pembelajaran. Beliau memaparkan tentang produk PT Epson terkini berupa proyektor canggih berteknologi tinggi. Suasana pun menjadi antiklimaks.

 

Pemenang Lomba Blog Nasional AISEI

Bak alur sebuah cerita, akhirnya acara kembali menuju klimaks dengan diumumkannya tiga juara dan 10 juara favorit Lomba Blog Nasional.

Inilah dia Juara I, II, dan III Lomba Blog Nasional yang diselenggarakan AISEI Tahun 2021. Acara serupa dijanjikan akan diselenggarakan setiap tahun menjelang HUT AISEI berikutnya.

Juara 1 Supadilah
http://aromabuku.com/6-sosok-guru-inspiratif/

Juara 2 Dedy Setyo
http://dedysetyo.net/2021/01/08/menyalakan-suluh-literasi-indonesia/

Juara 3 Rince Wiki Utami

https://gupres2020.blogspot/2021/01/gerobak-cerdas-keren.html

 

Itulah kemeriahan acara puncak HUT Ke-2 AISEI. Meskipun berlangsung secara virtual melalui aplikasi Zoom, atmosfir kegembiraan jelas terpancar.  Meskipun sedikit riuh karena “Tema Kurikulum Ngumpet HUT Ke-2 AISEI Diwarnai Sinyal Ngumpet” acara AISEI dapat saya ikuti hingga sesi pengambilan foto pada akhir acara.

Selamat HUT Ke-2 AISEI!

 

#AISEIUltahke2
#KurikulumNgumpet
#AISEIBukuke1
#LombaBlogNasionalAISEI
#PodcastAISEI

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.

14 thoughts on “Tema Kurikulum Ngumpet HUT Ke-2 AISEI Diwarnai Sinyal Ngumpet

  • 20/01/2021 at 11:21
    Permalink

    Terimksih pak d .. ..sayang saya jg bru gbung 20 mnit di mnit terakhir. Trimksoh Aisei.. Slmt hut ke 2 Aisei mkin maju n jaya..sll berbagi dan mnginspirasi mmjuknn pendidikn indonesia..

    Reply
  • 20/01/2021 at 10:58
    Permalink

    Master Susanto, trimks sdh share ilmunya. ibu baru tahu ada istilah kurikulum ngumpet ha… Keren…

    Reply
    • 20/01/2021 at 07:45
      Permalink

      Pak Toad, Selamat! SEDULUR Anda menjadi pemenang kategori favorit.
      Terima kasih sudah hadir di sini.

      Reply
  • 20/01/2021 at 07:10
    Permalink

    Terima kasih tulisannya Pak D…menghibur dan mudah dipahami. Seandainya orang yg membaca “tidak” mengikuti seluruh rangkaian acara atau bahkan tidak mengikuti acara ini…seolah bisa membayangkan ketika tiba2 “sinyal ngumput” terjadi. Kemarin di Jogja hujan sangat deras, sehingga berdampak ke sinyal internet.

    Sukses selalu, Pak D
    Salam,
    Anty

    Reply
  • 20/01/2021 at 06:33
    Permalink

    Keren sekali… Judul yg mernarik dan alur tulisan yg sistematis. Well done!
    Terima kasih sdh mendukung AISEI.
    Keep writing and keep sharing!

    Reply
  • 20/01/2021 at 04:43
    Permalink

    Selamat HUT AISEI..
    Keren pak D paparannya…
    Salam sukses selalu P D…

    Reply
  • 20/01/2021 at 03:47
    Permalink

    Saya menyaksikan hanya 15 menit, karena harus meluncur pulang ke Rumah.
    Terimakasih Pak D, saya jadi terbayang acara HUT AISEI, walaupun tetap mau lihat rekamannya

    Reply
    • 20/01/2021 at 06:57
      Permalink

      Saya pun berjuang dengan kantuk agar tidak terlewat.

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *