Menyelisik Blognya Blogger Guru Nasional

 

Menyelisik blognya blogger guru nasional? Memangnya ada blognya para blogger guru? Bukankah setiap guru yang menjadi blogger memiliki blog pribadi masing-masing? Nah, ini dia. Mereka, para guru yang menjadi blogger, membentuk komunitas. Blogger guru dimaknai oleh komunitas tersebut sebagai blogger yang terdiri dari para guru. Jika diberi nama guru blogger, yang boleh saja dimaknai sebagai guru yang menjadi blogger, rasanya kurang pas. Sebab, guru blogger dengan makna gurunya para blogger, sudah menjadi branding Bapak Wijaya Kusumah. Para blogger mengenal beliau sebagai Omjay. Blognya para blogger guru nasional yang dimaksud diberi nama Cakrawala Blogger Guru Nasional.

Saya, sebagai anggota, sudah menuliskan profil di sana. Namun, aduh … jujur nih. Jarang sekali saya membuka blog ini. Tidak seperti anggota yang lain. Tidak beda, ya? Ha ha ha …. Maaf beribu maaf. Saya lebih aktif di Grup WA Cakrawala Blogger Guru Nasional ketimbang membuka Blog. Akses untuk ke sana, seolah tidak ada.

Program-program kegiatan komunitas seperti #SeninBW diinformasikan melalui WhatsApp. Kegiatan #SelasaBerbagi interaktif di WA, namun materinya kembali ke blog pribadi narasmber. Demikian juga kegiatan #KamisMenulis. Sang Koordinator, Mazmo Sudomo, berbagi cerita dan materi pelajarannya melalui blog pribadinya. Terakhir, kegiatan #SabtuBlogging, meskipun tidak secara khusus menuju link blog si pemateri, kebanyakan link menuju channel youtube sang narasumber.

Menyelisik Blognya Blogger Guru Nasional

Baiklah, itu sebagai pembuka saya menjawab tantangan #KamisMenulis pekan ini. “Keroyok Blog” demikian tema para admin yang diwakili koordinator kegiatan. Konon kabarnya akan dibuka pendaftaran, lebih tepatnya permintaan, agar blog pribadinya diulik, diselisik, atau direview ramai-ramai. Laporan tulisannya menjadi “setoran” tiap-tiap anggota pada sesi #KamisMenuilis. Keren, bukan? Belum ada (mungkin saya belum tahu) kegiatan begini yang saya temui.

Tema “Keroyok Blog” kali ini adalah mereview, mengulik, atau menyelisik blog milik komunitas yang pengantarnya sudah saya paparkan di atas.

Identitas Blog

Blog yang saya selisik tersebut beralamat di https://lagerunal.blogspot.com/ . Blog ini diberi judul Cakrawala Blogger Guru Nasional. Sejauh ini, saat tulisan ini diposting, belum ada tagline. Tidak jelas siapa author blog ini. Pada bagian profil tertulis identitas sebagai berikut.

Profil Blog Lagerunal

Tertulis nama Sucipto Ardi beserta hari, tanggal dan jam lahirnya blog tersebut. Di sana tertulis  hari Sabtu tanggal 21 Nopember 2020 dan anga yang menunjukkan pukul 13.00 serta 14.30. Selain nama tersbut, pada bagian bawah tertera nama-nama pengurus. Nama saya di WA masih Pak D sehingga saya tercantum dengan identitas tersebut. Saya merasa rendah diri, jadi belum berani nimbrung, alhasil profil saya tidak tercantum di sana.

Saya masih bertanya-tanya tenta niche blog. Selain postingan yang masih berkisar tentang kegiatan dan profil beberapa anggotanya belum terlihat postingan atau tulisan yang menggambarkan tema tertentu. Oleh karena itu belum saya pastikan niche blog tersbut tepatnya apa.

Tampilan Blog

Ada lima menu pada halaman utama: Beranda, Mari Bergabung, Profil Anggota, Info Lagerunal, dan #KamisMenulis. Beranda dan Mari Bergabung merupakan dua halaman blog sedangkan Profil Anggota, Info Lagerunal, dan #KamisMenulis merupakan label postingan.

Ketika mengeklik laman https://lagerunal.blogspot.com/ pada komputer maupun laptop, tidak dibutuhkan waktu yang lama. Dalam hitungan detik … byar … , halaman blog terlihat dengan jelas. Demikian juga saya membuak pada gawai saya, sangat responsif. Sang kreator cukup jeli memilih tema blog sehingga responsif di komputer maupun gadget lainnya.

Sidebar atau bilah blog pada samping kanan berisi widget berupa kolom pencarian, statistik, logo blog, pengikut blog, arsip, label blog, dan laporkan penyalahgunaan. Dari data total tayangan halaman tercatat 2.128 tayangan. Enam orang pengikut termasuk saya, 58 postingan yang terbagi dalam tiga bulan (November, Desember, Januari). Terdapat label yang tertera di san yaitu: Kamis Menulis, Kelas kepenulisan, Lagerunal, Profil Anggota, dan Sabtu Blogging.

Bagi sebagian orang, bisa saja widget Arsip Blog keberadaannya membuat pembaca tidak nyaman. Namun dengan adanya widget tersebut, pembaca mendapat informasi perihal banyaknya postingan yang sudah dihasilkan. Bagi saya arsip blog memberitahu saya perihal produktivitas kepenulisan saya setiap bulannya.

Widget Lagerunal minus pencarian

 

Tampilan Postingan

Tampilan postingan mirip dengan tema-tema blog berita.  Mirip juga seperti tema yang saya pakai saat ini, ColorMag. Tema yang dipakai memiliki beragam bentuk font. Secara umum menggunakan font San Sherif yang tegas dengan keterbacaan yang baik. Pada bagian-bagian tertentu digunakan font jenis Sherif Font yang memiliki kait atau mata pancing di setiap ujungnya. Font jenis ini memiliki tingkat keterbacaan yang tinggiyang memudahkan pembaca membaca suatu kalimat teks.

“Sepinya” postingan belum menarik hati pembaca untuk menyelam lebih jauh, kecuali menu profil. Pasalnya di sana terpampang foto para anggota dengan berbagai pose.

Simpulan dan Saran

Simpulan dan saran secara naratif sebenarnya sudah saya kemukakan. Blog Cakrawala Lagerunal yang diklaim sebagai blognya komunitas masih minim informasi dasar bahkan bagi anggotanya. Saran saya segala informasi, selain di WA juga diunggah di blog. Jika admin atau pengurus blog diberi akses masuk, misalnya, maka anggota dengan blog “miliknya” semakin komunikatif.

Saya kira, itu yang bisa saya uraikan. Sebagai guru, menilai adalah hal biasa. Tetapi menyelisi dan memberikan kelebihan serta kekurangan khususnya untuk blog ternyata pekerjaan yang cukup menegangkan. Salam Lagerunal, salam literasi. Mari menulis!

PakDSus
Blogger Guru Musi Rawas

#KamisMenulis

 

 

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.

11 thoughts on “Menyelisik Blognya Blogger Guru Nasional

  • 10/04/2021 at 11:38
    Permalink

    Sejarah terbentuknya guru blogger yang cukup panjang. Om Jay memang bapak dan sahabat bagi para guru. Thank you bapak atas sharing infonya dan ilmunya

    Reply
  • 05/02/2021 at 07:06
    Permalink

    Ulasan bagus dan membangun. Penyampaian ok ada prolog dulu menambah menarik tuk dibaca.

    Reply
  • 05/02/2021 at 00:03
    Permalink

    Pemaparan dari review blog yang sangat lengkap sekali pak D. Saya mesti banyak belajar bagaimana cara mereview nih

    Reply
  • 04/02/2021 at 22:55
    Permalink

    Narasi yang mengalir. To the Point dalam memberikan sudut pandang.
    pada paragraf saran, sepertinya Pak D harus turun tangan langsung nih… hehehe
    Sehat terus Pak D

    Reply
  • 04/02/2021 at 22:05
    Permalink

    Semakin nambah pengetahuan saya ttg blog. Sambil baca tulisan Pak D dalam kepala saya ada tulisan “Ooh…, begitu yaa”, leher juga ikutan ngangguk.
    Suka pakai sub judul (sepertinya ciri khas).
    Oke bingit dah

    Reply
  • 04/02/2021 at 21:31
    Permalink

    Luar biasa ulasan Pak D tentang blog Lagerunal ini, jadi nambah pengetahuan saya ttg istilah2 yg ada dlm blog.

    Reply
  • 04/02/2021 at 21:01
    Permalink

    Ulasan yang mantap, Pak D. Menu sama disajikan berbeda dan rasanya lezat. Terlebih ditambah sensasi pedas. Jadi lebih nendang. Terima kasih, Pak D.

    Reply
    • 04/02/2021 at 21:29
      Permalink

      Mantul Pak D. Semoga makin maju Lagerunal

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *