Membaca Blog Teman, Ini Manfaatnya

Menghilangkan Kegalauan

Membaca blog dan berkomentar, ternyata bisa mengurangi kegalauan. Malam ini bukan hanya galau, ya. Kesal juga. Ada diskusi melalui WA, pada jam “D” listrik PLN padam. Tamatlah riwayat internet di laptop karena modem PT. Telkom ikut padam. Bisa saja sih disambung dengan hotspot, namun baterai gawai tinggal 32%. Baterai laptop yang mulai uzur pun tidak tahan lama pula. Namun keduanya saya biarkan menyala hingga “nyawa mereka” dalam kondisi paling kritis namun diusahakan jangan sampai padam karena kehabisan daya. Bisa bahaya.

Dua puluh menit lebih, lampu PLN baru menyala. Keadaan rumah pun terang benderang. Baterai gawai yang tingga 1% segera kuisi, ku-charge kembali. Lampu indikator wifi memberi sinyal data internet kembali normal. Kegalauan sedikit demi sedikit terobati.  Pun baterai laptop yang hampir sekarat sedikit demi sedikit mulai terisi. Diskusi melalui whatsapp bisa dilanjutkan.

Selesai diskusi, saya melihat pesan pada banyak grup menulis di WA. Ya, Allah banyaknya! Betapa banyak tulisan para blogger yang bertebaran. Sementara, kegiatan menulis saya dalam beberapa hari ini  terhenti. Saya duduk termangu di hadapan layar laptop, terdiam beberapa saat. Akhirnya, saya memutuskan untuk “berjalan-jalan”, mengunjungi beranda blog yang menyajikan tulisan teranyar. Saya memilih salah satu grup WA yang “setoran” tautan blognya tidak terlalu banyak.

Satu demi satu, meskipun tidak urut dari atas ke bawah, saya buka dan baca. Ada tulisan yang membuat bibir menyunggingkan senyuman. Ada tulisan yang harus saya baca dengan saksama. Bahkan ada tulisan yang membuat mata beberapa kali terpejam memikirkan artinya. Aha, ada tulisan teman dalam bahasa Inggris!

Belajar Bahasa Inggris

Tulisan teman dalam bahasa Inggris itu, saya baca perlahan-lahan. Maklum, vocabulary yang saya miliki amat terbatas. Oleh karena itu, jika dibaca dua tiga ulang saya tidak paham, link bookmark pada halaman depan, saya buka. Apalagi jika bukan google translate. Dialah yang membantu saya memahami beberapa kata dan kalimat dalam bahasa internasional tersebut. Ditambah lagi, aplikasi grammarly sudah terpasang. Aplikasi itu menuntun saya menulis sesuai kaidah yang benar. Misalnya, many kind.

Ketika frasa many kind diketikkan pada kolom text yang akan diterjemahkan, grammarly menuntun saya untuk menuliskannya many kinds. Ada tambahan fonem /s/ untuk menunjukkan bahwa itu bentuk jamak. Menyenangkan sekali.

Manfaat Jalan-jalan ke Beranda Blog Sahabat

Nah, ternyata berjalan-jalan ke beranda blog sahabat maya banyak manfaatnya. Saya bisa belajar tentang gaya tulisan. Saya juga bisa belajar tentang ejaan yang benar. Hal ini memberi ide untuk menuangkannya menjadi flyer #KiranaBahasa. Saya juga bisa sedikit-sedikit belajar grammar jika ada sahabat yang menulis dalam bahasa Inggris. Tidak lupa, saya tinggalkan sedikit komentar. Hanya itu cara saya mengungkapkan rasa sayang kepada para blogger sahabat-sahabat saya.  Mudah-mudahan para pembaca, Anda semua para sahabat saya, semakin yakin bahwa membaca blog atau tulisan rekan itu bisa menghilangkan kegalauan. Selain itu kita bisa banyak belajar. Anda setuju, tulislah di kolom komentar.

 

 

Salam blogger sehat
PakDSus
SDN Mardiharjo, Musi Rawas
Blog https://blogsusanto.com/

 

                      

 

 

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.

22 thoughts on “Membaca Blog Teman, Ini Manfaatnya

  • 05/03/2021 at 16:34
    Permalink

    sedang mengikuti jejaknya Pak D
    jalan-jalan ke blog sahabat kadang sering tergesa-gesa
    perlu menyisihkan waktu untuk ini
    terima kasih Pak D

    Reply
  • 17/02/2021 at 19:08
    Permalink

    Sejak mengikuti WAG Belajar Menulis, saya jadi semangat lagi untuk menulis. Semakin termotivasi setelah bergabung dengan beberapa WAG lainnya yang terkait, membaca tulisan teman-teman seperti mendapatkan multivitamin.

    Reply
    • 17/02/2021 at 19:33
      Permalink

      Betul, Bu Pipit. Seperti itulah yang saya rasakan.

      Reply
  • 17/02/2021 at 05:39
    Permalink

    Membaca tulisannya Pak D. Jadi semangat nulis blog lagi

    Reply
  • 17/02/2021 at 04:35
    Permalink

    Master Susanto, tulisannya keren… Kejadian tersebut pernah sama emak alami. Kalau kejadian emak lagi diklat online sedang mengirim tugas. Berbentuk video ke youtobe tinggal 5% lampu mati. Ya… hancur sdh harus buat lagi sedih…

    Reply
  • 17/02/2021 at 04:29
    Permalink

    betul dhe. Saya hanya suka membaca tanpa berpikir untuk apa sih sebenarnya aku membaca….

    Reply
  • 17/02/2021 at 04:25
    Permalink

    Setuju Pak D
    Jalan-jalan sambil membaca memang ber manfaat. Apalagi jalan2 di blog sambil membaca. Murmer. Modal qouta dan waktu jadi tambah ilmu

    Reply
  • 17/02/2021 at 01:31
    Permalink

    Mudah sekali pak blogger neh buat konten..

    Reply
  • 17/02/2021 at 00:07
    Permalink

    Luar biasa Pak D, silent learner bisa belajar mandiri berdasarkan yg dia baca, lihat dan dengar… tahu2 banyak aja ilmunya…

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *