Cerita Manusia Bertahan Hidup

Ilustrasi Gambar: Canva

Manusia itu apa, sih? Mengapa kita (saya dan pembaca) dianggap sebagai manusia? Mengapa mereka mampu bertahan hidup daripada makhluk semisal dinosaurus?

Kata lain dari manusia adalah insan atau orang. Manusia adalah sesosok makhluk makhluk yang berakal budi. Itulah pengertian menurut kamus.

Wikipedia menjelaskan bahwa manusia dapat diartikan dan digolongkan berbeda-beda. Ia dapat diartikan dari segi biologis. Secara biologis, manusia diklasifikasikan sebagai Homo sapiens, artinya “manusia yang tahu”. Menurut Wikipedia manusia adalah spesies primata dari golongan mamalia. Keistimewaan manusia adalah ia dilengkapi dengan otak berkemampuan tinggi.

Satu-satunya subspesies yang tersisa dari Homo Sapiens ini adalah Homo sapiens sapiensHomo sapiens sapiens ini menggunakan dua kaki dengan sempurna. Dengan menggunakan kedua kaki itu, mereka mudah menggerakkan badan dan berpindah tempat.

Homo sapiens sapiens adalah satu-satunya spesies homo yang mampu bertahan hidup konon bukan karena ia lebih kuat dan berotot. Kalau otot menjadi ukuran, mestinya Neanderthal yang survive, bukan kita. Tapi Neandhertal punah.

Apa rahasia kekuatan manusia? Apa yang membuatnya terus mampu bertahan hidup? Salah satunya adalah kemampuannya membuat cerita. Bisa begitu, ya?

Sepanjang sejarah evolusinya, manusia telah mengarang beragam cerita. Mereka membuat cerita tentang apa saja yang mampu membuat mereka bertahan hidup. Mari kita lihat beberapa di antaranya!

Cerita tentang Hantu

Di banyak belahan dunia, kelompok masyarakata memiliki beragam cerita tentang hantu. Nenek moyang kita pun begitu. Cerita-cerita tentang hantu pada malam hari serig kita dengarkan. Nenek moyang menciptakan cerita-cerita itu tentu memiliki tujuan. Dengan adanya cerita itu, anak-anak dan anggota keluarganya menjadi takur keluar pada malam hari. Dengan begitu, risiko diterkam harimau, digigit ular, dapat dihindari.

Cerita tentang adanya “penunggu” di pohon besar, menyebabkan orang takut menebang. Jika pohon itu adalah pohon buah-buahan, maka persediaan makanan berupa buah-buahan tidak terancam karena pohon itu ditebang. Pohon kayu berkualitas yang mampu tumbuh menjadi pohon besar bahkan raksasa akan dapat bertahan beberapa generasi. Demikian pula tentang cerita tentang hantu penunggu hutan, gunung, batu besar, dan sebagainya. Cerita itu diciptakan oleh nenek moyang mempunyai tujuan agar orang takut merusak hutan atau lingkungan disekitar gunung. Dengan demikian kelestarian alam tetap terjaga.

Berbagai Larangan

Pintu, adalah tempat seseorang keluar masuk ruangan. Ibu yang sibuk keluar-masuk dapur mengarang cerita. Cerita itu tentang anak perempuan akan urung dilamar jika duduk di muka pintu. Si ibu hanya ingin agar sang anak tidak menghalanginya ketika ia berlalu-lalang menuju dapur. Hal ini akan menyelematkan mereka berdua jika Ibu membawa air panas, atau kuah panas dan tersandung sesuatu akibat jalannya lalu lalang terhalang.

Nenek moyang melarang membangun rumah pada posisi tusuk sate. Rumah tusuk sate adalah rumah yang menghadap persimpangan antara 2 jalan membentuk huruf T. Rumah tusuk sate dianggap dapat berdampak buruk bagi penghuninya. Nenek moyang hanya ingin agar si penghuni rumah terhindar dari kecelakaan jika ada kendaraan dari arah depan tidak mampu berbelok karena sesuatu hal.

Orang tua melarang menyapu di malam hari karena dapat membuang rezeki yang telah dikumpulkan selama seharian. Padahal ia ingin agar anaknya bekerja lebih maksimal jika melakukannya pada siang hari pada saat ruangan lebih terang karena adanya cahaya matahari. Benda-benda berbahaya seperti duri atau jarum yang dapat melukai dapat tersapu dengan lebih saksama.

Kehidupan Sesudah Mati

Konon, sekitar 70 ribu tahun lalu, seorang kepala suku mengarang cerita tentang kehidupan setelah kematian,karena mendapati salah satu warganya yang hampir gila karena ditinggal mati ayahnya. Ia bermaksud menenangkan sang warga, bahwa suatu saat nanti, dia bisa ketemu lagi dengan ayahnya. Dengan begitu, warganya pun menjadi lebih tenang.

Penutup

Terlepas dari benar atau tidak, cerita yang akhirnya menjadi mitos dan diyakini oleh sebagian orang telah adalah dalam rangka manusia menjaga keberlangsungan hidupnya. Cerita-cerita tersebut mungkin hanya sebagian kecil dari ratusan bahkan mungkin ribuan cerita yang memiliki efek menyelamatkan hidup manusia dari hukum sebab akibat yang berlaku di dunia ini. Wallahu a’lam.

 

Salam blogger sehat
PakDSus
Blogger Guru Musi Rawas

 

 

Sumber inspirasi: https://www.facebook.com/assyaukanie/posts/1444002495761279

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.

24 thoughts on “Cerita Manusia Bertahan Hidup

  • 15/03/2021 at 22:21
    Permalink

    Falsafah jawa yang saya dulu juga dapatkan dari orang tua, tapi kebanyakan anakmuda sekarang cenderung tidak mempercayainya lagi..

    Reply
  • 15/03/2021 at 13:58
    Permalink

    Dan semua yang PakD tuliskan masih saya gunakan Pak D itu saya daoatkan juga dari ibu dan nenek. Semua mngandung pljran…

    Reply
  • 15/03/2021 at 12:15
    Permalink

    Tulisannya keren Pak De ada manusia berkolaborasi dengan hantu dan alam semesta itulah realita kehidupan nyata saya tertarik dengan penutupnya bisa jadi bahan pelajaran buat saya.

    Reply
  • 15/03/2021 at 11:50
    Permalink

    Cerita tentang tentang hantunya yang paling menarik…….seperti tidak boleh menebang pohon agar lestari sumber airnya. Mantap Pak D

    Reply
  • 15/03/2021 at 10:16
    Permalink

    Jadi mitos berfungsi sebagai template untuk mengatur kegiatan sehari-hari dan aktivitas manusia dan memperkenalkan bahwa ada kekuatan yang lebih besar di alam semesta, menarik sekali Pak D

    Reply
  • 14/03/2021 at 20:24
    Permalink

    Luar biasa Pak D. Mitos yang sudah beredar memang betul itulah adanya. Walaupun kebenarannya dipertanyakan.

    Reply
  • 14/03/2021 at 18:11
    Permalink

    Semua terjadi karena ada asal muasalnya ya P D.
    Mantul P D tulisannya..

    Reply
  • 14/03/2021 at 18:09
    Permalink

    Pembahasan tentang manusia secara sekilas adalah hal yang sederhana karena itu adalah diri kita. Namun saat dibahas dan dikaji dari berbagai sisi kehidupan pembahasan itu menjadi penting untuk menambah pengetahuan.

    Reply
  • 14/03/2021 at 17:53
    Permalink

    Hukum sebab akibat, ya Allah semua ada sebabnya ya…sehingga terjadi akibat…

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *