Nama Unik Desa Abjad di Tugumulyo Musi Rawas Sumatera Selatan

Doc. Youtube: Agung bangkit Journey

 

Sejak bulan Februari 2006, saya sudah berdiam di Desa D. Tegalrejo, Kecamatan Tugumulyo, Kabupaten Musi Rawas tetapi belum menetap, masih hilir mudik ke desa tempat saya bertugas. Menginap tiga malam, malam Sabtu hingga malam Senin karena pada hari Sabtu dan Minggu saya menimba ilmu di STKIP PGRI Lubuklinggau. Saya terdaftar sebagai mahasiswa kelas khusus yang belajarnya dipadatkan dari puul 08.00 hingga 18.00 selama dua hari.

Saya resmi menetap dan menjadi penduduk desa D. Tegalrejo pada pertengahan tahun 2006 karena permohonan mutasi saya dikabulkan pemerintah dan sejak Juli 2006 menjadi pendidik di SDN Padang Lalang, Kecamatan Selangit, sebuah sekolah dasar di pelosok, masuk wilayah desa Lubuk Ngin (sekarang Lubuk Ngin Baru). Ternyata, saya keluar dari SD di desa terpencil masuk ke SD di dusun pelosok.

Pada mulanya, saya masih merasa asing dengan nama desa tempat saya tinggal dan desa-desa tetangga. Semua desa di wilayah ini diawali dengan huruf Latin dari A sampai Z. Saya bertanya namun belum menemukan jawaban yang memuaskan. Literasi tentang itu pun belum saya dapatkan.

Setelah saya berselancar membuka beberapa laman internet, akhirnya sedikit menemukan titik terang. Sebagian kecil cahayanya akan saya bagikan kepada Anda agar sedikit memahami desa abjad di Musi Rawas ini.

Saya membaca penuturan tokoh masyarakat sebagaimana dilansir Tribun Sumsel (19/7/2019) yakni Bapak Badrun. Beliau adalah mantan Camat Purwodadi (tempat saya bertugas sekarang). Beliau belum lama ini almarhum, dan ketika beliau meninggal masih menjabat sebagai Camat Tugumulyo (tempat saya tinggal sekarang).

Menurut beliau, wilayah Tugu Mulyo sudah terbentuk sejak tahun 1932 pada masa penjajahan Belanda dan merupakan daerah Transmigrasi pertama di Kabupaten Musi Rawas. Sebelum menjadi kecamatan definitif, Kecamatan  Tugumulyo adalah Perwakilan Kecamatan Muara Beliti di Tugumulyo.

Desa Abjad di Tugu Mulyo

Sebelum dikenal dengan nama Tugu Mulyo, masyarakat transmigrasi saat itu agak sulit menyebut kata transmigrasi. Sehingga mereka zaman dulu menyebutnya Mirasi atau Merasi. Jadi kalau Anda datang ke Musi Rawas dan minta diantar ke Merasi, maka arah tujuan Anda adalah Tugu Mulyo sekarang ini.

Selain istilah Merasi, generasi terdahulu yang sekarang sudah banyak yang meninggal menyebut daerah Tugu Mulyo dengan sebutan Kolones. Mbah angkat saya almaarhum, menyebutnya klonesan. Maklum tahun 1932 Indonesia masih dijajah Belanda dan wilayah itu adalah jajahan pemerintah kolonial Belanda. Mbah buyut kesulitan menyebut kolonial, jadilah mereka menyebutnnya kolones atau klonesan.

Umumnya, desa-desa eks transmigrasi diberi nomor urut Satuan Pemukiman atau SP. Jadi ada SP1, SP 2, dan seterusnya. Rupanya, untuk daerah ini penamaan desa-desa eks transmigransi menggunakan huruf latin A, B, C, dan seterusnya.

Desa-desa tersebut dikukuhkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 1981, sebelum Kecamatan Tugumulyo dimekarkan menjadi Kecamatan Tugumulyo dan Kecamatan Purwodadi. Berikut nama-nama desa di Kecamatan Tugu Mulyo (sebelum dimekarkan) dan tercantum pada pasal 7 PP tersebut.

Pasal 7
Perwakilan, Kecamatan Muara Beliti di Tugumulyo di Kabupaten Daerah Tingkat II Musi Rawas ditetapkan menjadi Kecamatan Tugumulyo, meliputi Wilayah:
a. Desa/Dusun A. Widodo;
b. Desa/Dusun B. Srikaton;
c. Desa/Dusun C. Cawang Sari;
d. Desa/Dusun D. Tegal Rejo;
e. Desa/Dusun E. Wonokerto;
f. Desa/Dusun F. Trikoyo;
g. Desa/Dusun K. Kalibening;
h. Desa/Dusun V. Surodadi;
i. Desa/Dusun I. Sukomulyo;
j. Desa/Dusun G.I. Mataram;
k. Desa/Dusun G.2. Dwi Jaya;
l. Desa,/Dusun H. Wukirsari;
m. Desa/Dusun Proyek Sadar Karya;
n. Desa/Dusun Ngadirejo;
o. Desa/Dusun M. Sitiharjo;
p. Desa/Dusun L. Sidoharjo;
q. Desa/Dusun Q.1. Tambaksari;
r. Desa/Dusun Q.I. Wonorejo;
s. Desa/Dusun R. Rejiseri;
t. Desa/Dusun 0. Mangunharjo;
u. Desa/Dusun P.1 Perwodadi;
v. Desa/Dusun P.2. Mandiharjo;
w. Desa/Dusun Purwoharjo;
x. Desa/Dusun Karyodadi;
y. Desa/Dusun U. Pagersari;
z. Desa/Dusun T. Bangunsari;
a. Desa/Dusun S. Kartasari.

 

Desa dengan Nama Huruf Lebih Melekat di Hati Masyarakat

Itulah nama-nama desa yang tercantum dalam Peraturan Pemerintah dan tentu sekarang sudah ada beberapa yang berubah. Selain itu ada fakta menarik tentang pengurutan abjad nama-nama desa di Tugumulyo. Ada abjad yang ‘dilewati’ atau tidak digunakan yaitu N, X, W, dan Z. Sementar huruf “J” pada ejaan lama diucapkan “Y” sudah melekat pada desa Ngadirejo.

Meskipun dalam perkembangannya, untuk kepentingan administrasi huruf-huruf desa tersebut tidak digunakan, namun masyarakat akan cenderung menyebut huruf ketimbang nama desanya. Seperti saya, jika orang menanyakan tempat tinggal saya, cukup saya jawab, saya tinggal di D. Demikian pula jika saya bertanya kepada teman saya, merek akan menjawab, tinggak di C, P, S, atau lainnya.

Pembaca bisa melihat penampakan sebagian desa abjad melalui tayangan channel Youtube berikut ini.

Ditunggu kunjungannya di Desa Abjad Musi Rawas, ya!

 

 

 

Salam blogger sehat
PakDSus
https://blogsusanto.com/

 

 

Sumur:
PP Nomor 15 tahun 1981

 

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.

16 thoughts on “Nama Unik Desa Abjad di Tugumulyo Musi Rawas Sumatera Selatan

  • 16/04/2021 at 08:01
    Permalink

    Wah, betul-betul unik. Bagi orang yg menanyakan alamat seseorang kepada orang Tugu Mulyo akan bingung juga bila dijawab dg abjad hihihi..

    Reply
  • 15/04/2021 at 14:47
    Permalink

    Dulu la paham…skrng semakin ngerti ..trks atas infonya

    Reply
  • 15/04/2021 at 07:23
    Permalink

    bertambah ilmu lagi nih latar belakang penamaan desa desa. Mantap

    Reply
  • 15/04/2021 at 07:18
    Permalink

    keren nih Pak D, bertambah ilmu lagi mengenai asal muasal nama desa, ternyata ada filosofi dan latar belakang di balik pemberian nama desa

    Reply
  • 15/04/2021 at 06:05
    Permalink

    Waaahhhhhh pertanyaan yang lama timbul terjawab sudah…asal muasal mengapa dinamai menggunakan huruf Abjad. Satu yang salah persepsi saya, saya pikir kata Merasi/Mirasi diambil karena kondisi geografisnya yang persawahan (banyak menghasilkan beras) ternyata dari transmigrasi…
    Informatif dan bermanfaat sekali ulasannya…

    Reply
  • 15/04/2021 at 04:23
    Permalink

    Tambah ilmu baru, ilmu dari Sumatera Selatan.
    Asal muasal Kota Abjad di Sumsel, mungkin bisa dijadikan buku yang menceritakan asal muasal desa tersebut

    Reply
    • 15/04/2021 at 05:10
      Permalink

      Literasinya minim, lalu para tetua sudah banyak yang meninggal.

      Reply
  • 14/04/2021 at 23:00
    Permalink

    Wah .. aq malah tembe ngerti iku nama2 asli desane, beberapa ada yg tau tp banyak yg ga tau

    Reply
      • 15/04/2021 at 00:01
        Permalink

        Saya asli tugumulyo lahir, besar di tugumulyo sekarang di HTi

        Reply
          • 15/04/2021 at 14:47
            Permalink

            Dulu la paham…skrng semakin ngerti ..trks atas infonya

    • 14/04/2021 at 23:00
      Permalink

      Cukup bilang ke A, ke B, atau lainnya. Tonton videonya ya, Bu.

      Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *