Ambu Tini Sumartini

Dok. Pribadi

 

Ibu Tini Sumartini, saya kenal melalui dunia maya, media sosial WhatsApp. Saya pun pernah menulis resume materi yang ia sampaikan di kelas menulis, di sini. Jika tulisan tersebut lebih menitikberatkan kepada isi materi yang ia sampaikan, pada kesempatan ini saya ingin mengulas sedikit tentang beliau dan buku memoar yang berhasil ia terbitkan.

Buku setebal 168 halaman berjudul Haru Biru Perjalananku adalah buku karya tunggal yang keempat. Sebelumnya ada Catatan ambu Guru Ngeblog, Cara Sukses Bahasa Inggris dengan Pendekatan CTL, Melejitkan Kompetensi Siswa Menulis Teks Recount.

Ibu empat orang puteri ini, menyebut dirinya Ambu Guru atau Ambu Tini. Oleh karena itu, kami memanggilnya Ambu juga. Perihal kata ambu ini saya teringat catatan beliau pada buku tersebut di halaman 157. Pada saat itu ia menjabat sebagai Plt Kepala SMPN 3 Cipanas Banten. Ia mengajak buka puasa bersama rekan-rekan guru sambil menonton film AMBU, film yang mengisahkan tradisi kehidupan suku  Baduy. 

Buku Haru Biru Perjalananku

Saya tidak sekedar membaca buku Haru Biru Perjalananku karya Ambu Tini namun saya diminta olehnya untuk menjadi editor. Sebuah penghargaan sekaligus penghormatan. Oleh karena itu, kisah yang tertulis dalam buku itu saya baca beberapa ulang.

Ambu Guru adalah guru mata pelajaran Bahasa Inggris yang sejak tahun 2016 berkarir sebagai kepala sekolah. Perjalanan sebagai kepala sekolah yang diawali dengan memimpin sekolah menengah pertama satu atap sungguh memberi pengetahuan sekaligus menginspirasi para wanita pada umumnya, khususnya para perempuan yang berkarir sebagai guru.

Mengapa “haru biru”? Tidak lain karena kisah perjalanannya meniti karir, kegigihan, keuletan, hambatan. dan tantangan yang ia hadapi ketika berkarir menjadi top leader di sebuah sekolah menengah pertama. Lebih dari itu pergolakan hati dan perasaan yang muncul ketika terjadi dinamika di beberapa SMP terpencil dan satu atap hingga SMP reguler mewarnai perjalanan kepemimpinannya.

Ambu Tini Sumartini, sosok Kartini zaman kini. Semangat dan komitmen yang ditunjukkannya dalam berkarir maupun keuletannya menghasilkan tulisan di blog yang selalu dibagikannya di grup kami, Komunitas Cakrawala Blogger Guru Nasional (Lagerunal) patut diteladani.

 

 

Dok. Pribadi

 

 

#25April2021AISEIWritingChallenge, #inspirasikartini, #KurikulumNgumpet

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.

5 thoughts on “Ambu Tini Sumartini

  • 27/04/2021 at 21:48
    Permalink

    Hebat dan keren keduanya. untuk Ambu dan Pak D

    Reply
  • 27/04/2021 at 21:15
    Permalink

    waah…ikut bangga dan senang membaca kisah Ambu di tempat Pak D yang keren ini.
    Orang-orang hebat yang spesial,
    Sukses terus untuk Pak D dan Ambu

    Reply
  • 27/04/2021 at 21:06
    Permalink

    Semoga kami teronspirasi Ambu.. Terimakasih tulisan-tulisanya yang banyak mmberi inspirasi dan motivasi..

    Reply
  • 27/04/2021 at 20:48
    Permalink

    Wah, saya merasa tersanjung nih, Pak D. Terimakasih sudah menulis tentang Ambu hehe..
    Kenang-kenangan dari Pak D insya Allah abadi tersurat dalam buku “Haru Biru Perjalananku”. Saya sangat percaya diri menerbitkan buku itu karena andil Pak D sebagai editor. Terima kasih banyak ya…

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *