Hari Bumi

 

Membuka gawai di tanggal 23 April, berseliweran ucapan tentang hari bumi. Di antaranya: “Selamat Hari Bumi. Mari cintai lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan”, “Selamat Hari Bumi! Mari bersama-sama menjaga kelestarian dan kebersihan bumi agar menghasilkan udara yang segar.”

Literasi saya kurang baik. Saya belum begitu akrab dengan Hari Bumi. Rasa penasaran itu pun membuat saya berselancar untuk mengetahui latar belakang diperingatinya Hari Bumi. Yang pertama kali saya buka tentu Wikipedia. Ensiklopedia bebas tetapi banyak memberi informasi itu menerangkan bahwa Hari Bumi adalah acara tahunan yang dirayakan di seluruh dunia pada 22 April untuk menunjukkan dukungan bagi perlindungan lingkungan. Hari Bumi dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan apresiasi terhadap planet yang ditinggali manusia ini yaitu bumi.

Lalu, mengapa ada peringatan hari bumi? Pertanyaan itu pun terus menggelayut dalam dada. Menurut detik.com, sebagaimana dilansir dari laman resmi Earth Day, Hari Bumi mulai diprakarsai pada 1970 saat gerakan lingkungan modern dimulai. Dimulainya gerakan tersebut menyuarakan kesadaran publik tentang keadaan planet saat itu.

Senator Gaylord Nelson telah lama memperhatikan memburuknya lingkungan di Amerika Serikat. Beliau menyaksikan kerusakan akibat tumpahan minyak besar-besaran di Santa Barbara, California. Terinspirasi oleh gerakan mahasiswa anti-perang, Senator Nelson ingin menanamkan kesadaran publik tentang polusi udara dan air lewat para mahasiswa. Akhirnya, Ia pun mengumumkan gagasan untuk mengajar di kampus-kampus kepada media nasional, dan membujuk Pete McCloskey, seorang Anggota Kongres Partai Republik yang berpikiran konservatif, untuk menjadi wakil ketua. Keduanya kemudian menarik Denis Hayes, seorang aktivis muda, untuk mengatur sistem pengajaran dan memilih tanggal 22 April, hari kerja antara Libur Musim Semi dan Ujian Akhir, untuk memaksimalkan partisipasi mahasiswa.

Berkat gerakan Senator Gaylord Nelson, ada akhir tahun 1970 dilaksanakan Hari Bumi perdana di Amerika Serikat. Hal itu menjadi cikal bakal dibentuknya Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat dan disahkannya undang-undang lingkungan pertama kali, termasuk Undang-Undang Pendidikan Lingkungan Nasional, Undang-Undang Keselamatan dan Kesehatan Kerja, dan Undang-undang Kebersihan Udara. Dua tahun kemudian Kongres mengesahkan Undang-Undang Air Bersih.

Itulah sekilas latar belakang diperingatinya Hari Bumi dan pada tahun 2021 ini diusung tema “Restore Our Earth” atau Pulihkan Bumi Kita. Fokusnya pada proses alam, teknologi hijau yang sedang berkembang, dan pemikiran inovatif yang dapat memulihkan ekosistem dunia.

Menjaga lingkungan, menghindarkan diri dari pengrusakan lingkungan, memakai produk yang ramah lingkungan adalah beberapa upaya kita untuk menjaga agar bumi kita tetap sehat dan lestari hingga anak cucu nanti.

 

#23April2021AISEIWritingChallenge, #inspirasikartini, #KurikulumNgumpet

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.

One thought on “Hari Bumi

  • 28/04/2021 at 09:55
    Permalink

    Wah, sy jadi tahu sejarah hari bumi berkat membaca blog pak D. Terima kasih, pak D.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *