Ini Cara Menulis Kata Bilangan dalam Tulisan

Dok. Pribadi

Ada sebuah kata yang tergolong kata benda (noun) yang menunjukkan bilangan atau kuantitas. Kata itu disebut juga kata bilangan atau numeralia. Kata ini digunakan untuk mengemukakan jumlah atau kuantitas entitas (satuan yang berwujud) berupa manusia, hewan, tumbuhan, maupun benda-benda mati. Dapat juga untuk mengemukakan konsep.

Saya sering membaca tulisan teman-teman blogger yang kadang terlihat gamang. Pada sebuah alinea ia menuliskan kata bilangan dengan angka, pada alinea lain dengan angka yang sama ia tuliskan dengan huruf.

“Pak D, memang ada aturan penulisannya?”

Numeralia Ditulis dengan Huruf

Dalam Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia, bilangan dalam teks yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata ditulis dengan huruf. Namun jika dipakai secara berurutan seperti dalam perincian, ditulis dengan angka.

Contohnya:

  • Saya mendengar suara ledakan sebanyak tiga kali.
  • Koleksi perpustakaan kami hanya sekitar dua ratus buku.
  • Di antara 40 siswa, 20 anak belajar daring, 20 anak belajar tatap muka secara bergantian.
  • Kendaraan yang dipesan untuk angkutan umum terdiri atas 50 bus, 100 minibus, dan 250 sedan.

Numeralia Ditulis dengan Angka

Apabila kata bilangan tersebut tidak dapat diungkapkan dengan satu atau dua kata—dengan kata lain mesti ditulis dengan tiga atau lebih kata—numeralia ditulis dengan angka.

Contoh (saya kutip dari laman narabahasa.id):

Hari ini ada 35 murid yang tidak masuk sekolah.
Ibu membeli 25 ikat daun bawang.
Di Indonesia, COVID-19 telah menelan 17.199 korban jiwa.

Numeralia pada Awal Kalimat

Bilangan pada awal kalimat ditulis dengan huruf, jika terdiri dari satau atau dua kata. Penulis harus menghindari penulisan numeralia pada awal kalimat dengan angka.

Salah:

50 siswa teladan mendapat beasiswa dari pemerintah daerah.

Benar:

Lima puluh siswa teladan mendapat beasiswa dari pemerintah daerah.

Apabila bilangan pada awal kalimat tidak dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata, susunan kalimatnya diubah.

Misalnya:

  • Panitia mengundang 250 orang peserta.
  • Di lemari itu tersimpan 25 naskah kuno.

Catatan: Penulisan berikut dihindari:

  • 250 orang peserta diundang panitia.
  • 25 naskah kuno tersimpan di lemari itu.

Numeralia yang menunjukkan jumlah yang besar, dapat ditulis sebagian dengan huruf supaya lebih mudah dibaca.

Misalnya:

  • Dana BOS yang diterima SD Sukahati sebesar 250 juta rupiah setahun.
  • Perusahaan itu baru saja mendapat pinjaman 550 miliar rupiah.
  • Proyek pemberdayaan ekonomi rakyat itu memerlukan biaya Rp10 triliun.

Numeralia untuk Menyatakan Pecahan

Pecahan dapat dituliskan dengan huruf dan angka.

  • setengah atau seperdua (1/2)
  • seperenam belas (1/16)
  • tiga perempat (3/4)
  • dua persepuluh (2/10)
  • tiga dua-pertiga (3 2/3)
  • satu persen (1%)
  • satu permil (1‰)

Cara penulisan pecahan campuran dengan huruf yaitu bilangan pecahan dipisahkan dengan tanda hubung.

Misalnya, 2¾ ditulis dua tiga-perempat. 

Dapat dipahami, ya! Partikel “per” yang berarti “membagi menjadi” ditulis serangkai dengan bilangan yang mengikutinya. Namun, apabila “per” berdiri sebagai “demi”, “tiap”, “mulai” atau “dengan”, ia ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya. Contohnya adalah satu per satu.

Penulisan Numeralia pada Bilangan Tingkat

Misalnya kita akan menuliskan abad. Jika ditulis dengan angka Romawi, abad XX tidak menyertakan kata “ke-“. Abad ke-20, bila ditulis dengan angka digunakan kata “ke-” yang disertai tanda hubung (“-“). Abad kedua puluh, jika ditulis dengan huruf, bentuk “ke-” ditulis serangkai dengan kata bilangan yang mengikutinya.

Misalnya:

  • Para peserta didik disiapkan untuk memiliki kecakapan abad kedua puluh satu.

 

Demikian, semoga membantu.

Salam blogger sehat
PakDSus
https://blogsusanto.com/

 

 

#AprilChallenge, #Hari Ke-9 Huruf I, #Lagerunal

Sumur:
narabahasa.id
PUEBI

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.

One thought on “Ini Cara Menulis Kata Bilangan dalam Tulisan

  • 05/05/2021 at 18:44
    Permalink

    Alhamdulillaah dapat Pencerahan. Saya mau cek artikel saya, kayaknya banyak yang salah menuliskan angka. Terimakasih Pak D Sus. Mantap!

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *