Kelas 6 Tema 2 Subtema 1 Pembelajaran 1

Salam sejahtera, Anak-anak Kelas 6!
Tema 1 sudah kita lalui, sekarang kita beralih ke tema 2, pembelajaran pertama. Sebagian pelajaran tidak ada dalam buku tema kalian. Oleh karena itu, simak pelajaran di laman ini baik-baik, ya!
Kali ini kita akan belajar tentang puisi dan prosa, cara makhluk hidup beradaptasi, dan memahami makna proklamasi kemerdekaan.
Mari, kita mulai belajarnya, jangan lupa berdoa kepada Tuhan, Allah SWT, agar diberi kemudahan dalam belajar.
Puisi dan Prosa
Pernah melihat anak membaca puisi, ‘kan? Simak penampilan temanmu berikut ini!
Puisi itu apa?
Puisi adalah karangan yang bentuknya terikat dan bahasanya singkat, tetapi bermakna. Bentuknya terikat karena di dalam puisi mempunyai aturan-aturan, yaitu:
- Diikat adanya bait
- Diikat adanya larik atau baris tiap
- Diikat adanya jumlah suku kata tiap larik atau
- Diikat adanya sajak atau rima, yaitu persamaan
- Diikat adanya irama atau pertentangan
Lihat contoh puisi pada bagian atas tulisan ini!
Apa judul puisi itu? Siapa yang mengarang atau membuatnya? Apakah puisi itu memiliki rima atau sajak pada setiap lariknya?
Lalu, prosa itu apa?
Prosa adalah suatu karangan yang bentuknya bebas dan bahasanya terurai. Bentuknya bebas karena tidak ada aturan khusus. Bahasanya terurai artinya kata disesuaikan dengan kalimat sehingga mudah dipahami. Kamu harus tahu, bahwa mengubah puisi menjadi prosa disebut parafrase puisi.
Pada pelajaran sebelumnya kalian sudah membaca tentang ayam, bunglon, hiu gergaji, itu semua adalah prosa.
Mengungkapkan kembali suatu puisi dalam bentuk lain, tetapi tidak mengubah makna puisi dinamakan parafrase.
Jadi, parafrase itu apa, Anak-anak?
Perhatikan contoh berikut ini, ya!

Bentuk karangan pada kolom sebelah kiri adalah puisi. Setelah diubah menjadi kalimat-kalimat lengkap, puisi tersebut menjadi prosa. Proses mengubah puisi menjadi karangan dengan bahasa terurai dinamakan parafrase.
Nah, untuk kali ini, kalian cukup mencatat dan memahami puisi, prosa, parafrase, dan contohnya. pada pertemuan selanjutnya kita akan berlatih membuat puisi, membaca puisi, dan memparafrasekan puisi.
Siap ya, Anak-anak!
Mari kita lanjutkan!
Perhatikan gambar berikut.

Pohon apakah itu? Mengapa ia tahan hidup di daerah yang kering seperti gurun tersebut?
Setiap makhluk hidup yang berada di permukaan bumi akan selalu beradaptasi dengan lingkungan. Beradaptasi maksudnya menyesuaikan diri. Hal ini menjadi salah satu strategi yang dilakukan setiap makhluk hidup, seperti manusia, hewan, dan tumbuhan untuk tetap bertahan hidup.
Penyesuaian diri dengan lingkungan menjadi sangat penting dilakukan oleh setiap makhluk hidup. Namun demikian, setiap makhluk hidup memiliki caranya masing-masing dalam beradaptasi dengan lingkungan. Penyesuaian diri ini disesuaikan dengan jenis, bentuk, fungsi, serta tingkah laku yang dimilikinya.
Tumbuhan juga demikian. Ia melakukan adaptasi. Tumbuhan melakukan adaptasi dengan tiga cara, yaitu adaptasi morfologi, adaptasi fisiologi, dan adaptasi tingkah laku.
Adaptasi Morfologi

Adaptasi Fisiologi
Tumbuhan berbunga juga melakukan adaptasi fisiologi dengan cara menghasilkan aroma khas pada bunga untuk menarik perhatian serangga untuk membantunya melakukan penyerbukan. Pohon bakau dapat hidup di daerah pesisir dengan akar gantungnya yang difungsikan untuk pernafasan di saat air pasang.


Adaptasi Tingkah Laku



Kalian juga kan? Jika hawa dingin kalian menyesuaikan diri dengan duduk meringkuk atau tidur berselimut. He he … benar, tidak?
Nah, Anak-anak!
Bulan Agustus adalah bulan kemerdekaan kita. Tahukan kapan Indonesia merdeka? Ya, ndonesia merdeka tanggal 17 agustus 1945.
Yuk kita bernyanyi!
Indonesia merdeka ditandai dengan dibacakannya Teks Proklamasi. Yu, kita baca bersama-sama!

Makna Proklamasi bagi Bangsa Indonesia
Proklamasi yang dikumandangkan Bung Karno memiliki makna utama yaitu “Bangsa Indonesia telah merdeka dan berdaulat, sehingga wajib dihormati oleh negara-negara lain.”
Proklamasi juga memiliki makna lain, diantaranya:
- Sebagai puncak perjuangan bangsa Indonesia
- Sebagai tanda/awal terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia
- Sebagai titik awal terbentuknya tata hukum baru di Indonesia (dari hukum kolonial menjadi hukum nasional)
- Menjadi pintu gerbang menuju masyarakat yang adil dan makmur.
Kemerdekaan Indonesia merupakan anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang wajib kita syukuri. Sehingga kemerdekaan yang telah diperjuangkan para pahlawan tidak boleh disia-siakan. Kemerdekaan harus dipertahankan serta diwujudkan dalam tindakan nyata untuk mencapai tujuan nasional.

Untuk Guru
Bahasa Indonesia
3.4 Membandingkan karakteristik teks puisi dan teks prosa
4.4 Mengubah teks puisi ke dalam teks prosa dengan tetap memperhatikan makna isi teks puisi
IPA
3.3 Menganalisis cara makhluk hidup menyesuaikan diri dengan lingkungan.
4.3 Menyajikan karya tentang cara makhluk hidup menyesuaikan diri dengan lingkungannya, sebagai hasil penelusuran berbagai sumber.
IPS
3.4 Memahami makna proklamasi kemerdekaan, upaya mempertahankan kemerdekaan, dan upaya mengembangkan kehidupan kebangsaan yang sejahtera.
4.4 Menyajikan laporan tentang makna proklamasi kemerdekaan, upaya mempertahankan kemerdekaan, dan upaya mengembangkan kehidupan kebangsaan yang sejahtera.
good agario blog