SUSANTO BLOG

The Blog of a Learning Companion

article

Memilih Tema dan Dimensi Projek Profil di Sekolah Dasar (Fase A, B, dan C)

Ilustrasi (Dok. Susanto, dibuat dengan Canva)

Projek penguatan profil pelajar Pancasila, di lapangan secara populer dikenal dengan P5. Di dalam buku panduan, sering kita temui istilah projek profil, Lihat h. 35, h. 83, h. 102.

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, istilah panjang dari P5, dapat juga disingkat menyebutnya dengan istilah Pojek Profil.

Apa pun penyebutannya, yang paling penting adalah menjawab pertanyaan mengapa dan bagaimana pembelajaran projek penguatan profil pelajar Pancasila itu dilaksanakan. Tentang apa itu projek profil, pada artikel sebelumnya sudah sekilas dijelaskan. Jika ingin memperdalam dapat membaca kembali buku panduan edisi revisi Mei 2024.

Artikel ini sesunguhnya lanjutan dari artikel berjudul Yuk Belajar Pengembangan Topik P5 di Sekolah Dasar Fase A bagian pertama hingga ketiga.

Projek profil alokasi waktunya 20% sampai 25% dalam satu tahun ajaran, tepatnya untuk di sekolah dasar ada alokasi waktu sebanyak 7 jam pelajaran per minggu.

Dalam Projek profil tidak ada lagi tujuan pelajaran masing-masing. Projek profil sudah melepaskan diri dari kepentingan mata pelajaran, tinggal mencapai profil pelajar Pancasila yang memang sudah ada rumusannya.

Jadi, tidak ada P5 PAI, P5 Bahasa Indonesia, P5 PPKn, dan seterusnya hanya karena melihat pada struktur kurikulum terdapat alokasi satu jam pelajaran pada mata pelajaran wajib.

Struktur Kurikulum Kelas 1 (SS Dokumen Kurikulum – Susanto)

Pembelajaran projek dilakukan dengan langkah pertama memilih tema tertentu dan menentukan setidaknya 2 dimensi dari 6 dimensi Profil Pelajar Pancasila.

Tema yang dapat dipilih beserta uraiannya adalah sebagai berikut.

Tema: Gaya Hidup Berkelanjutan

    Peserta didik memahami potensi krisis keberlanjutan yang terjadi di lingkungan sekitar, serta memiliki kesiapan untuk menghadapi dan memitigasinya. Pemahaman tersebut diharapkan membangun kesadaran peserta didik untuk bersikap dan berperilaku lebih bijak dengan mempertimbangkan dampak pada individu, lingkungan, dan masyarakat di sekitarnya, jangka pendek maupun jangka panjang. Selain dampak terkait kelestarian alam, juga terhadap aspek ekonomi, kualitas hidup, ketahanan, serta keadilan sosial.

    Tema: Kearifan Lokal

    Peserta didik membangun rasa ingin tahu dan kemampuan inkuiri melalui eksplorasi budaya dan kearifan lokal masyarakat sekitar. Menelusuri sejarah perkembangan masyarakat lokal/daerahnya, menggali konsep dan nilai-nilai di baliknya, lalu merefleksikan nilai dasar yang dapat diambil untuk diterapkan dalam kehidupan mereka. Termasuk menggunakannya untuk dikembangkan sesuai dengan konteks saat ini, dan untuk perbaikan diri, sosial, dan alam.

    Tema: Bhinneka Tunggal Ika

    Peserta didik memahami dan mempromosikan budaya perdamaian, menjunjung kemanusiaan, dan anti kekerasan. Peserta didik belajar membangun dialog penuh hormat tentang keberagaman serta nilai-nilai ajaran yang dianutnya. Dalam tema ini peserta didik diajak memahami perspektif dari berbagai agama, kepercayaan, suku, dan etnis secara kritis dan reflektif, menelaah berbagai stereotip negatif dan dampaknya terhadap konflik dan kekerasan yang terjadi.

    Tema: Bangunlah Jiwa dan Raganya

    Peserta didik mengenali dan memahami bagaimana memelihara dan menjaga kesehatan fisik dan mental dengan merefleksikan pengenalan dan pengalaman diri maupun lingkungan. Pemahaman tersebut digunakan untuk membangun keterampilan dan kesadaran untuk mencapai kesejahteraan diri (wellbeing) dan lingkungan yang sehat sehingga peserta didik disarankan megeksplorasi Isu kesehatan seperti perilaku hidup bersih, aktif, dan sehat, narkoba, pornografi, kesehatan reproduksi, kesehatan mental, pertolongan pertama, perundungan, interaksi sosial secara daring maupun langsung, kekerasan seksual, hingga pemahaman atas layanan kesehatan.

    Tema: Kewirausahaan

    Peserta didik menumbuhkembangkan kreativitas dan budaya kewirausahaan sebagai upaya pencarian solusi terkait aspek lingkungan, sosial, dan kesejahteraan masyarakat. Peserta didik membuka wawasan tentang peluang masa depan, peka akan kebutuhan masyarakat, menjadi individu yang terampil mengidentifikasi potensi ekonomi di tingkat lokal dan masalah yang ada dalam pengembangan potensi tersebut dan aktif mencari solusi.

    Tema: Rekayasa dan Teknologi

    Peserta didik melatih daya pikir kritis, kreatif, inovatif, sekaligus kemampuan berempati untuk berekayasa membangun produk berteknologi yang memudahkan kegiatan diri dan sekitarnya. Peserta didik dapat membangun budaya smart society dengan menyelesaikan persoalan-persoalan di masyarakat sekitarnya melalui inovasi dan penerapan teknologi, menyinergikan aspek sosial dan aspek teknologi.

    Di setiap tahun ajaran, tema dapat dilakukan secara berulang jika dianggap masih relevan atau diganti dengan tema lain untuk memastikan eksplorasi terhadap seluruh tema yang tersedia. Untuk memastikan semua tema dapat dijalankan, sangat penting bagi satuan pendidikan memastikan terjadinya pendokumentasian dan pencatatan portofolio di skala satuan pendidikan.

    Dimensi Profil Pelajar Pancasila (Dok. Susanto, SS Buku Panduan)

    Pemilihan dimensi dapat merujuk pada: visi misi satuan pendidikan, program yang akan dijalankan di tahun ajaran berjalan, hasil rapor pendidikan, kebutuhan murid, atau pemetaan potensi dan masalah di sekitar lingkungan satuan pendidikan (Dimensi-dimensi tersebut dapat diulang pada tema yang berbeda).

    Setiap tahun disarankan untuk memilih 2-3 dimensi untuk projek penguatan profil pelajar Pancasila agar tujuan pencapaian projek jelas dan terarah.

    Penentuan dimensi sasaran ini akan dilanjutkan dengan penentuan elemen dan subelemen yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan peserta didik di tahap pengembangan modul.

    Apabila tim pelaksana projek penguatan profil pelajar Pancasila sudah berpengalaman menjalankan kegiatan berbasis projek, jumlah dimensi yang dipilih dapat ditambah sesuai dengan kesiapan tingkat satuan
    pendidikan.

    (Bersambung ….)

    Musi Rawas, 16 Juli 2024
    Salam dan Bahagia,

    PakDSus

    Susanto

    Educator, Father of 4 Children, Blogger, Lover of Keroncong Music.

    2 thoughts on “Memilih Tema dan Dimensi Projek Profil di Sekolah Dasar (Fase A, B, dan C)”

    • Susi Dwinoviyanti

      Lanjut pak serta bantu kami dalam penerapan P5 yg tepat dan alur yg sesuai

    • Mantab pakDsus….

    Comments are closed.