SUSANTO BLOG

The Blog of a Learning Companion

article

Yuk, Belajar Pengembangan Topik P5 di Sekolah Dasar Fase A (Bagian Kedua)

Ilustrasi (Dok. Susanto, Dibuat dengan Canva)

Halo, sahabat pembelajar. Pada artikel sebelumnya sudah dibahas tentang kesiapan sekolah, Dimensi, Tema, dan Alokasi Waktu P5, dan jadwal pembelajaran P5. Pada artikel kali ini, Admin menguraikan pemetaan dimensi Profil Pelajar Pancasila dan merancang modul projek.

Lihat buku panduan halaman 51!

Alokasi Waktu P5 seminggu pada Fase A adalah 7 JP. Minggu efektif menurut Kurikulum adalah 18 minggu per semester. Akan tetapi, berdasarkan analisis sesuai Kalender Pendidikan ternyata hanya 17 minggu. Jadi, total P5 semester ganjil adalah 17 Mg X 7 JP = 119 JP.

Misalnya kita memilih 2 dimensi P3 (Profil Pelajar Pancasila), yaitu Bertakwa kepada Tuhan YME dan Berakhlak Mulia dan Bernalar Kritis dengan tema Gaya Hidup Berkelanjutan untuk Proyek 1 di Semester Ganjil. Pada semester genap guru memilih dimensi Mandiri dan Kreatif dengan tema Bangunlah Jiwa dan Raganya untuk proyek 2.

Pemetaan Dimensi Profil (Dok. Susanto)

Dimensi, Elemen,dan Subelemen dapat dilihat pada halaman 57 sampai dengan 59 Buku Panduan Pengembangan P5.

Modul projek penguatan profil pelajar Pancasila merupakan dokumen yang berisi tujuan, langkah, media pembelajaran, dan asesmen yang dibutuhkan untuk melaksanakan projek penguatan profil pelajar Pancasila.

Modul projek penguatan profil pelajar Pancasila memiliki komponen yang menjadi dasar dalam proses penyusunannya serta dibutuhkan untuk mempersiapkan proses pelaksanaan pembelajaran. (h. 51-52).

Modul projek penguatan profil pelajar Pancasila memiliki komponen minimum sebagai berikut:

Komponen Modul Projek (Dok. Susanto, SS Buku Panduan)

Saya belum bisa membuat modul projek, Pak! Tenang, ada bermacam contoh modul yang bisa digunakan. Bapak dan ibu guru mengambil dari PMM, sesuaikan dengan kondisi sekolah tanpa melakukan modifikasi apa pun (sekolah kategori tahap awal).

Jika Sekolah Anda termasuk kategori “Tahap Berkembang”, gunakan modul di PMM, lakukan adaptasi pada aktivitas atau strategi asesmen dan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan peserta didik.

Lihat halaman 54!

Merancang Modul Projek (Dok. Susanto, SS buku Panduan)

Guru mengawali asesmen dengan merancang rubrik yang akan digunakan sebagai acuan penilaian untuk menentukan pencapaian peserta didik.

Rubrik tersebut berupa tabel yang berisi 4 kriteria: Mulai Berkembang, Sedang Berkembang, Berkembang
Sesuai Harapan, dan Sangat Berkembang.

Penyusunan rubrik tersebut mengacu pada matriks alur perkembangan dimensi yang terdapat pada
dokumen Dimensi, Elemen, dan Subelemen Profil Pelajar Pancasila.

Rubrik dibuat untuk menilai dimensi profil yang dipilih, sesuai dengan elemen dan subelemen yang ada.

Rencana asesmen yang telah diidentifikasi kemudian didetailkan kembali pada saat mengembangkan alur aktivitas projek penguatan profil pelajar Pancasila.

Perancang modul dapat menggunakan strategi asesmen yang kaya dengan menggunakan teknik dan alat asesmen yang beragam.

Disarankan asesmen yang dikembangkan adalah asesmen kinerja yang bersifat autentik. Berikut adalah beberapa pilihan teknik dan alat asesmen yang dapat digunakan (h. 69).

Teknik dan Instrumen Asesmen Projek (Dok. Susanto, SS Buku Panduan)

Demikian resume Panduan Pengembangan P5 hingga halaman 69, meliputi: a) Pemetaan dimensi, tema, dan alokasi waktu projek penguatan profil pelajar Pancasila, b) Merancang Modul Projek, dan c) Menyusun asesmen.

Masih berupa teori dan bersifat pengetahuan. Nantikan bagian ketiga tentang “Mengembangkan Alur Aktivitas Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila” dan bagian keempat, Insya Allah, contoh konkret pelaksanaan P5 hasil dari praktik baik yang sudah dilakukan para pendidik yang sukses menjalankan P5 sesuai buku pedoman.

Musi Rawas, 12 Juli 2024
Salam dan Bahagia,

PakDSus

Susanto

Educator, Father of 4 Children, Blogger, Lover of Keroncong Music.