Yuk, Belajar Pengembangan Topik P5 di Sekolah Dasar Fase A (Bagian Pertama)

Hari masuk sekolah sudah hampir satu minggu (mulai tanggal 8 Juli 2024), akan tetapi masih ada pendidik yang bingung dan memiliki persepsi keliru terhadap kegiatan kokurikuler berbentuk P5 (Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila).
Beberapa percakapan Admin dengan teman menyiratkan bahwa yang bersangkutan belum memahami hakikat P5, meskipun Buku Panduan Pengembangan Projek Profil Pelajar Pancasila sudah dan terakhir edisi Revisi, Mei 2024.
Di antaranya, ada yang memahami 1 jam pelajaran P5 dikhususkan untuk mapel tertentu. Misalnya, PAI, 3 jam pelajaran intra, 1 jam pelajaran P5 Agama. Atau, pengajar PAI kurang jam. Dulu, di K-13 jumlah jam pengajar PAI 4 jam, sekarang hanya 3 jam pelajaran.
Ada seorang teman yang bilang bahwa kata orang yang sudah Kurmer, P5 trsendiri itu bosen, makanya digabung sama mapel, yang berarti P5 ada di setiap mapel.
Betapa, ternyata pemahaman para pendidik masih beragam. Kebingungan yang dialami oleh sebagian besar pendidik wajar karena belum terbiasa belajar mandiri dan minimnya teman-teman pendidik yang mau berbagi.
Melalui artikel ini, Admin berusaha untuk memberikan gambaran dan menukikan beberapa poin yang ada di buku panduan, mengingat minggu ketiga tahun ajaran 2024/2025, anak-anak SD Fase A (Kelas 1 dan 2) sudah memulai pembelajaran intra dan kokurikuler.
Uraian dibuat sesederhana mungkin agar lebih mudah dipahami. Admin menghindarkan diri dari pembahasan teori karena teori secara panjang lebar diuraikan di dalam Buku Panduan Pengembangan P5 dari Kemendikbudristek.
Artikel kali ini khusus membahas pengembangan topik untuk SD Fase A (Kelas 1 dan 2). Fase B dan C, insya Allah pada artikel selanjutnya.
Identifikasi Kesiapan Satuan Pendidikan
Ada 4 kategori sekolah terkait kesiapannya dalam menjalankan pembelajaran Projek ini. Lihat gambar berikut.

Admin berasumsi, khususnya di tempat domisili Admin berada (Musi Rawas), kebanyakan sekolah masih tergolong kategori Tahap Awal. Silakan pembaca yang berada dalam satu daerah dengan Admin untuk melakukan refleksi dan menentukan secara mandiri masuk dalam kategori apa.
Menurut Buku Panduan, tahapan-tahapan tersebut dikembangkan dengan mempertimbangkan bahwa kesiapan pendidik berbeda-beda sehingga proses belajar untuk melakukan perubahan atas praktik pembelajaran dan asesmen yang perlu dilakukan pendidik juga berbeda-beda tahapannya.
Pentahapan ini berimplikasi pada penggunaan modul projek. Sekolah pada tahap awal menggunakan modul projek yang disediakan di PMM. Sekolah pada tahap berkembang dapat menyesuaikan modul di PMM agar selaras dengan kebutuhan peserta didik dan kondisi sekolah.
Menurut Admin, sekolah juga bisa menggunakan modul yang dibuat sekolah lain yang sudah melaksanakan dan telah melakukan uj coba dan evaluasi berkala seperti yang dilakukan oleh Kampus Guru Cikal dalam bentuk Buku Kerja Guru Sukses Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.
Dimensi, Tema, dan Alokasi Waktu P5
Dimensi Profil Pelajar Pancasila
Sebagaimana diketahui ada 6 dimensi Profil Pelajar Pancasila: beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang mahaesa dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, gotong royong, mandiri, kreatif, dan bernalar kritis. Admin menyesuaikan dengan lirik lagu yang biasa dinyanyikan.
Setiap tahun disarankan untuk memilih 2 hingga 3 dimensi untuk projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5). Selanjutnya menentukan elemen dan subelemen yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan peserta didik.
Tema Projek
Menurut Panduan halaman 45, apabila sekolah Anda masih pada tahap awal, Tim menentukan tema yang sama untuk semua jenjang.
Jika memilih tema Gaya Hidup Berkelanjutan, Fase A, B, C di sekolah anda memilih tema itu. Perbedaannya pada topik, kedalaman materi, dan asesmen. Tim menentukan topik untuk tema yang dipilih.
Ada 6 tema yang bisa dipilih: Gaya Hidup Berkelanjutan, Bhinneka Tungal Ika, Bangunlah Jiwa dan Raganya,
Suara Demokrasi, Rekayasa dan Teknologi, dan Kewirausahaan.
Dalam 1 tahun ajaran, peserta didik SD (Fase A, B, C) mengikuti projek penguatan profil pelajar Pancasila yang dilakukan dengan ketentuan 2 s.d 3 projek profil dengan tema berbeda. (Panduan halaman 35).
Alokasi Waktu
Alokasi waktu ditentukan dalam Permendikbudristek No. 12 Tahun 2024 tentang Kurikulum pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah.
Asumsi satu tahun kelas 1-5 adalah 36 minggu (18 minggu per semester), kelas 6 adalah 32 Minggu (16 minggu per semester). Namun demikian, sekolah juga menghitung banyaknya minggu berdasarkan Kalender Pendidikan. Misalnya, di daerah Admin berada, berdasarkan kalender pendidikan yang dikeluarkan Dinas Pendidikan, terdapat 17 minggu di semester ganjil dan 17 minggu di semester genap.

Alokasi waktu P5 dalam satu semester = 17 minggu x 7 jam pelajaran = 119 jam pelajaran.
Bagaimana menyusun jadwal P5 sudah diuraikan pada artikel sebelumnya. Lihat di sini.
Demikian bagian pertama yang dapat Admin berikan. Salam guru pembelajar.
Musi Rawas, 12 Juli 2024
PakDSus

Tergantung Sekolah Anda termasuk Tahap Awal atau Berkembang
Ditunggu bagian kedua
Semangat dan terus berkarya
Jadi bolehkah tema yg d pakai untuk p5 dalam 1 sekolah berbeda2 tiap klsnya,walaupun dalam satu fase misalnya kls 5 filih wirausaha kls 6 pilih kebhinekaan