Menulis Soal dengan AI, Ini yang Harus Disiapkan Guru!

Salam Pembelajar! Berikut ilustrasi percakapan dua orang guru
Guru A: “Hmm … sekarang bikin soal gak usah ribet. Tulis prompt, suruh AI menyelesaikan!”
Guru B: “O, ya?” Seperti apa prompt-nya?”
Guru A: “Buatkan saya soal pilihan ganda sebanyak 35 soal mata pelajaran IPAS Kelas 5 SD!“
Guru B: “Hasilnya, bagaimana?”
Guru A: “Gak sampai satu menit, jadi! Salin, tempel, beres!”
Apakah Bapak Ibu Guru pernah membuat soal dengan promt seperti itu?
AI Membutuhkan Informasi yang Jelas
Seiring kemajuan teknologi, guru sah-sah saja meminta AI membuatkan soal. Namun, AI membutuhkan informasi yang jelas agar dapat menghasilkan soal sesuai tujuan asesmen.
Semakin lengkap konteks dan batasan yang diberikan, semakin terarah pula pekerjaan yang dilakukan AI.
Lantas, apa saja yang perlu disiapkan guru sebelum meminta bantuan AI untuk menyusun soal?
1. Siapkan Kunci Jawaban
Hal yang lebih dahulu dibuat adalah kunci jawaban, terutama soal bentuk Pilihan Ganda.
Untuk soal pilihan ganda biasa, banyaknya setiap opsi jawaban sebagai berikut.

Misalnya untuk soal PG sebanyak 40 item dengan 4 opsi. Maka proporsi kunci jawaban adalah :
= (35 : 4) ± 3
= 8 ± 3
Artinya dalam setiap pilihan jawaban maksimal 11 item (8 + 3) dan minimal 5 (8 – 3). Selanjutnya kita proporsikan (misalnya) sebagai berikut:
Jawaban A = 11
Jawaban B = 9
Jawaban C = 7
Jawaban D = 5
atau …
Jawaban A = 9
Jawaban B = 9
Jawaban C = 8
Jawaban D = 9
Pada lembar kertas, tulis nomor 1 sampai 35, lalu sebarkan jawaban tersebut agar tidak menumpuk pada urutan nomor soal tertentu.
2. Siapkan Kisi-Kisi Soal
Kisi-kisi merupakan dokumen paling penting yang perlu dilampirkan. Di dalamnya sudah terdapat pemetaan materi, indikator soal, level kognitif, bentuk soal, dan nomor soal.
Keberadaan indikator sangat membantu karena guru tidak perlu lagi meminta AI menebak kemampuan apa yang harus diukur.
Sebagai contoh, jika indikator berbunyi peserta didik mampu menentukan ide pokok paragraf, AI diarahkan membuat soal yang benar-benar mengukur kemampuan tersebut.
Guru juga perlu memastikan bahwa jumlah dan distribusi soal sesuai dengan rancangan asesmen.
Dengan kata lain, kisi-kisi menjadi peta kerja AI. Tanpa peta tersebut, AI berpotensi menghasilkan soal yang bagus secara bahasa, tetapi kurang tepat secara substansi.
3. Lampirkan Buku Sumber atau Materi Pembelajaran
Bahan berikutnya adalah sumber materi. Guru dapat melampirkan buku teks digital dalam format PDF, dokumen pembelajaran, bahan presentasi, atau gambar tangkapan layar halaman buku.
Sumber tersebut berfungsi sebagai batas referensi agar AI menghasilkan soal berdasarkan materi yang digunakan dalam pembelajaran.
Guru sebaiknya memberikan instruksi khusus, misalnya:
- Gunakan materi yang terdapat dalam dokumen terlampir.
- Jangan mengambil materi di luar sumber tersebut.
- Pastikan kunci jawaban sesuai dengan isi buku.
- Cantumkan halaman sumber untuk memudahkan pemeriksaan.
Langkah ini penting karena AI dapat menghasilkan informasi yang terdengar meyakinkan meskipun belum tentu benar. Ketersediaan sumber juga memudahkan guru melakukan verifikasi.
4. Jelaskan Karakteristik Peserta Didik
Soal untuk kelas I tentu berbeda dengan soal untuk kelas VI. Perbedaannya mencakup kosakata, panjang kalimat, kompleksitas informasi, konteks kehidupan, dan tuntutan berpikir.
Karena itu, guru harus memberikan informasi mengenai jenjang pendidikan, fase, kelas, usia peserta didik, serta karakteristik materi.
Untuk sekolah dasar, gunakan bahasa yang sederhana dan sesuai perkembangan anak. Hindari kalimat terlalu panjang, istilah yang belum dikenal, atau konteks yang jauh dari pengalaman peserta didik.
Instruksi ini membantu AI menyesuaikan tingkat keterbacaan dan kompleksitas soal.
5. Tentukan Spesifikasi Soal secara Terperinci
Guru juga perlu menetapkan spesifikasi teknis soal. Beberapa hal yang harus dijelaskan meliputi jumlah soal, bentuk soal, distribusi level kognitif, tingkat kesulitan, dan alokasi waktu.
Misalnya, guru membutuhkan 40 soal yang terdiri atas 35 pilihan ganda dan 5 uraian. Distribusi tingkat kognitif juga perlu dijelaskan secara terperinci.
Untuk soal pilihan ganda, tentukan jumlah pilihan jawaban, kualitas pengecoh/distraktor, serta ketentuan satu jawaban benar. Untuk soal uraian, mintalah AI menyertakan pedoman penskoran.
Semakin jelas spesifikasinya, semakin mudah guru memeriksa kesesuaian hasil dengan rancangan awal.
6. Susun Prompt yang Terstruktur
Setelah seluruh bahan tersedia, guru dapat menyusun prompt atau instruksi kerja.
Prompt sebaiknya memuat identitas asesmen, peran AI, sumber yang digunakan, kisi-kisi, spesifikasi soal, batasan, dan format keluaran.
Berikut contoh prompt yang dapat digunakan:

Mengapa tidak langsung diminta membuat seluruh soal? Tidak lain kegiatan berikut lebih efektif dilakukan.
7. Tetap Lakukan Telaah terhadap Hasil AI
Inilah tahap yang tidak boleh dilewatkan.
Setelah AI menghasilkan soal, guru perlu memeriksa kesesuaian soal dengan indikator, ketepatan materi, kunci jawaban, kualitas pengecoh, bahasa, dan tingkat kesulitan.
Jika diperlukan, soal dapat diuji cobakan untuk memperoleh data tingkat kesukaran, daya pembeda, dan reliabilitasnya.
Akhirnya …
Membuat soal dengan AI boleh saja. Akan tetapi, guru tetap menjadi subjek utama. Guru perlu menyiapkan kisi-kisi yang di dalamnya terkandung CP dan TP, sumber materi, karakteristik peserta didik, dan spesifikasi soal. Setelah itu, barulah AI diberi instruksi untuk membantu mengembangkan butir soal.
Ingat, AI bekerja berdasarkan informasi dan instruksi yang diberikan. Karena itu, kualitas bahan dan kejelasan perintah sangat memengaruhi hasilnya.
Jangan meminta AI bekerja berdasarkan asumsi ketika guru sebenarnya sudah memiliki data dan pedoman yang jelas.
Selamat bekerja, Sahabat Pembelajar!
Musi Rawas, 2 November 2026
Salam Literasi,

Meta description
Ingin membuat soal dengan AI? Guru perlu menyiapkan CP, TP, kisi-kisi, buku sumber, spesifikasi soal, dan prompt yang terstruktur.
Focus keyword
Menulis soal dengan AI
Kata kunci pendukung
AI untuk membuat soal, prompt membuat soal, kisi-kisi soal, penyusunan asesmen, AI untuk guru SD, membuat soal Kurikulum Merdeka.
Label
AI untuk Guru, Asesmen, Kurikulum Merdeka, Teknologi Pendidikan.