
Buka-buka Isi Blog 10 Tahun Lalu
Blog ini sudah tua. Setahun sesudah postingan pertama, belum juga bisa merangkai kata. Berbeda dengan para blogger baru besutan Tim Cipta PGRI Musi Rawas. Sudah hampir sebulan sejak pelatihan membuat blog bagi guru Musi Rawas dan saya sebagai pematerinya, blog yang lahir langsung melejit. Akselerasinya begitu cepat. Karena blogger adalah penulis, sebagian mereka saya dorong juga untuk ikut pelatihan menulis. Pelatihan menulis melalui WA bersama guru blogger Indonesia, Om Jay (Wijaya Kusumah) sebagian blogger sudah mengikutinya. Unggahan resume materi pelatihan tentu menjadi hal yang layak untuk ditunggu dan dinikmati. Berat ya? Iya, karena harus selalu menulis, tetapi tanpa tulisan blog kita berisi apa?
Pada kesempatan berikutnya, saya katakan: blogger seyogyanya youtuber. Hal ini kelihatannya juga mulai berkembang. Apalagi ada pelatihan yang mengharuskan peserta mengunggah video proyek mereka. Betapa senang dan bahagia melihat kemajuan dari para sahabat muda. Biarlah alam yang menjawabnya karena ia penyeleksi sejati.
Sembari menikmati karya para sahabat muda (tulisan di blog dan unggahan video di youtube) saya membuka-buka arsip lama, postingan bulan Juni 2010. Masih salin tempel, copy paste (khas blogger anyar) tapi adab tetap dikedepankan. Sumber tulisan mestilah dicantumkan. Sayangnya, link pada tulisan itu sekarang sudah tidak bisa diakses.
Tiga bulan lagi, perhelatan pesta demokrasi digelar. Pesta demokrasi pemikihan kepala daerah digelar di tengah pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir. Siapa pun bupati dan wakil bupatinya, apa pun slogan atau semboyannya, lambang kabupaten yang memiliki luas wilayah tidak kurang dari 6.357,17 km2 ini tak kan berubah.
Falsafah Lambang Kab Musi Rawas
Uraian selengkapnya ada DI SINI.
Website resmi Kab. Musi Rawas saat ini adalah https://www.musirawaskab.go.id/site/index.php
