bahasa

Harapan (#KataMutiaraku)

Tuhan telah berfirman bahwa kita akan diampuni atas dosa dan kesalahan yang kita lakukan jika bertaubat sebelum nyawa sampai di tenggorokan. Pintu ampunan akan tetap terbuka selagi mentari belum terbit dari barat. Kedua pernyataan ini menyiratkan pesan bahwa harapan selalu ada.

Saya pernah mendengar cerita tentang beberapa orang yang terjebak di dalam gua. Lalu karena suatu hal pintu gua tertutup oleh batu besar. Batu itu tidak menyisakan celah yang dapat dilalui oleh mereka. Pun mustahil tenaga mereka semua mampu menyingkirkan batu besar itu.

Lalu mereka bersepakat untuk berdoa. Mereka berdoa kepada Tuhan dengan amal terbaik yang pernah dilakukan. Sebelum berdoa mereka memohon ampun atas segala dosa yang pernah dilakukan.

Syahdan, satu demi satu orang di dalam gua itu pun berdoa. Setelah memohon ampun atas semua kesalahan dan dosa, lalu ia mengadu tentang amal baik yang seingatnya pernah dilakukan. Doa pun diakhiri dengan permohonan agar pintu goa dapat terbuka.

Ajaib, setelah setiap orang membuat pengakuan dosa, permohonan ampun, dan mengadukan amal baik yang pernah dilakukaknnya, batu besar penutup goa pun bergeser.

Setelah orang terakhir berdoa, celah yang terbuka pun makin melebar hingga badan mereka berhasil melaluinya.

Jangan pernah putus harapan. Tuhan akan memberikan jalan bagi siapa saja yang berusaha, selagi mentari pagi masih tersenyum menyambut dunia.

 

Salam blogger sehat

PakDSus

#AISEIWritingClub, #Day7MayChallenge, KataMutiaraku

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.

8 thoughts on “Harapan (#KataMutiaraku)

  • Siap Pak D…harapan akan selalu ada…semangat mewujudkan harapan menjadi kenyataan…

  • Al kahfi… pemuda2 yang Allah berikan barakah dalam segala harapan karena selalu bersikap baik .. Mantab pak D. Subhanallah, Semoga Harapan kita tetap diberkahi Allah ya pak.

Comments are closed.