Mendokumentasikan Momen dengan Menulis Resume

Resume itu kata benda. Maknanya adalah ikhtisar atau ringkasan. Kata turunannya adalah me.re.su.me.kan termasuk jenis kata kerja atau verbia yang berarti membuat resume, mengikhtisarkan, atau meringkaskan.
Dalam proses belajar seperti di bangku sekolah, workshop, seminar, lokakarya, diskusi ilmiah, bimbingan teknis, belajar menulis, dan sebagainya, acapkali kita secara sukarela bahkan sukapaksa (istilah penulis untuk kerelaan karena dipaksa) harus membuat resume. Jika pun kita membawa alat perekam semisal tape recorder (jadul bener, ya?) atau telepon genggam nan pintar (i-phone maupun android), meresume tetap perlu dilakukan.
Jadi, resume itu apa sih? Sepeti penjelasan di atas, resume ya ringkasan atau rangkuman. Ringkasan dari apa? Ringkasan dari suatu tulisan/karangan panjang. Caranya meringkas bagaimana? Gampang! Pangkas tulisan dengan mengambil bagian pokok serta menyisihkan rincian dan ilustrasinya.
Menyajikan karangan utuh pada buku catatan, selain panjang dan melelahkan, sudah menggeser tujuan utama membuat resume itu sendiri, yakni meringkas. Nanti resume saya tidak lengkap dong? He he, lengkapi saja nanti jika ingin menyajikan secara detail.
Sahabat penulis, membuat resume adalah cara yang efektif untuk menjelaskan pokok dari sebuah informasi yang ingin disampaikan kepada orang lain (pembaca). Jika resume itu adalah resume sebuah buku atau karangan, resume yang kita tulis dapat menjelaskan isi pikiran seorang pengarang menjadi lebih ringkas.
Bagaimana jika resume itu pengalaman yang diceritakan melalui tulisan, presentasi, rekaman audio/video, apakah foto, rekaman suara, rekaman video, power point presentasi dan kelengkapan lainnya perlu dilampirkan? Jawab dulu, Anda mau meringkas atau membuat laporan pandangan mata?
Yang setuju atau tidak setuju, silakan isi komen di bawah. Bahasa santun akan menambah rasa hormat saya kepada Anda.
Musi Rawas, 8 Januari 2023
Salam Blogger,
Salam Guru Penggerak
PakDSus

Salam kenal kembali Pak Sutanto.
Berlatih dan berusaha untuk menulis hal-hal yang sederhana. Salam kenal.
Saudariku, terima kasih sudah menyanjungku.
Waaah, mantuuuul … pusu segala rinduku pada tulisan yang memberikan wawasan baru bagi saya.
Terima kasih, Mas Susanto