artikel

Sayur Bintang Membuatku Lahap Makan

Kacang botor alias kecipir (Dok. Pribadi)

Hampir setiap minggu, harinya nggak tentu sih, sayuran hijau dengan nama daerah kacang botor ini selalu tersaji di meja makan. Minggu belakang kecipir ditumis dicampur tahu putih. Tidak banyak, hanya semangkuk tetapi itu cukup untuk teman makan nasi putih dalam sehari. Ditemani tempe goreng tanpa tepung, makan siang sepulang kerja hari itu nikmat sekali.

Hari ini, kacang botor atau kecipir hadir kembali. Benda itu tidak ditumis atau dilodeh. Sayuran bernama latin Psophocarpus tetragonolobus ini oleh istriku hanya dipotong ujungnya saja, nyaris utuh. Kecipir mentah itu kemudian direbus ketika air dalam panci sudah mendidih. Setelah menunggu beberapa saat dan membolak-balik sperlunya, kecipir rebus diangkat dan ditiriskan. Wah, warnanya hijau segar. Pasangan serasinya pun sudah disiapkan. Apalagi kalau bukan sambal terasi. Terasi olahan berbungkus seperti permen hampir selalu ada di rak bumbu dapur rumah kami.

Menikmati sayur kecipir di masa tua ini mengingatkan masa indah ketika kecil dulu. Betapa aku kagum dengan ibu yang kupanggil mamak. Mamakku pandai mengolah makanan. Bumbunya sederhana, tetapi bagi kami rasanya luar biasa. Hanya kecipir saja, ditumis rasanya cukup istimewa. Mungkin karena kami tidak bisa makan daging sapi atau ayam seperti orang-orang kaya. Jangankan daging, telur sebutir saja harus berbagi dengan saudara.

Mak, ngesuk njangan bintang maning, ya!” pintaku kepada mamakku. ¹)

Kami selalau menyebut sayur kecipir dengan nama sayur bintang. Sayuran yang katanya bisa mencegah penuaan dini itu jika diiris melintang memang bentuknya lucu. Ia seperti bintang tetapi bersudut empat. Sayuran semak menahun itu ternyata bergizi, banyak mengandung vitamin C dan vitamin A. Pembaca, Anda suka kecipir?

 

#Day15AISEIWritingChallenge

#100katabercerita
#30hariAISEIbercerita
#AISEIWritingChallenge
#warisanAISEI
#pendidikbercerita

 

Keterangan:

¹) Mak, besok nyayur bintang lagi, ya!

 

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.

8 thoughts on “Sayur Bintang Membuatku Lahap Makan

  • Saya belum pernah makan ini Pak D.
    Saya pernahnya makan buah Bintang (Belimbing)
    Saya akan minta istri saya untuk membuatkannya
    hehehe

  • Sukaa..buat uraban juga enak

  • Jawahir (Kal-Sel)

    Pagi-pagi begini sarapan ditemani tumis kecipir, hmmm…

  • Itu salah satu sayuran hebat dan jadi primadona Pak Kanjeng bisa sebagai sayuran pecel atau diurap

  • Saya Pak sukaaaa

  • Mantap..Pak D… Pastinya. Sayur Bintang. Buatan Nyonya Besar Enak dan Sehat njiih?

Comments are closed.