Tanggapan Kritis terhadap Lagu Mars Virus Literasi
blogsusanto.com – Komunitas penulis RVL (Rumah Virus Literasi) yang digawangi Mr. Emcho atau Bapak Much. Khoiri, dosen Universitas Negeri Surabaya patut berbangga diri.
Pada Kopdar (Kopi Darat) kedua RVL, para penulis anggota Rumah Virus Literasi resmi memiliki lagu Mars.
Rumah Virus Literasi (RVL) resmi meluncurkan lagu Mars Rumah Virus Literasi pada tanggal 24 Juni 2023, pada saat Kopdar II RVL. Mars RVL ini diciptakan oleh Suparmanu.
Lagu Mars Virus Literasi ciptaan Bapak Suparmanu ini liriknya sederhana. Lagu dengan nada dasar C = do, partiturnya pun sederhana.
Pemusik awam pun dengan mudah mengiringinya dengan alat musik karena akordnya pun sederhana. Namun, kesederhanaan ini mampu menggugah semangat para anggota Rumah Virus Literasi untuk selalu membaca, menulis, dan menggerakkan literasi demi Indonesia yang maju.
Pada saat Kopdar II, para anggota menerima lembaran partitur lagu tersebut satu-satu untuk dihapalkan. Maklum, lagu baru dan baru diluncurkan. Jadi, lagu tersebut belumn dinyanyikan dalam bentuk paduan suara atau kor. Hanya satu penyanyi seperti pada link YouTube di atas.
Mencermati Notasi dan Lagu Mars Virus Literasi
Jika dicermati, ketika penyanyi masuk ke refrein atau korus atau ulangan pada bait lagu berikut:
Luaskanlah wawasanmu dengan selalu membaca
gerakkanlah gagasanmu dengan selalu menulis
Rumah Virus Literasi virus yang s’lalu mengalir
Menebar cita-cita sejati
Sang penyanyi terdengar atau terasa terengah-engah. Pun jika kita yang menyanyikannya.
Mengapa terengah-engah? Karena not seperdelapan pada nada sol di bagian refrein dinyanyikan tanpa jeda sebanyak 6 bar. Kesempatan penyanyi untuk “mencuri” napas hampir-hampir tidak ada.

Baris pertama refrein pada kata “membaca” dan “gerakkanlah” tidak ada jeda. Demikian pula setelah kata “menulis” yaitu “rumah”. Pada bagian ini, penyanyi hampir kehabisan napas dan lumayan sulit untuk sekadar “mencuri” napas sedikit.
Oleh karena itu, apabila setelah kata “membaca” dan “gerakkanlah” dan antara kata “menulis” yaitu “rumah” ada jeda satu ketukan saja, penyanyi dapat mengambil napas sehingga tidak “ngos-ngosan”.
Caranya dengan membuat nada sol pada suku kata |ca| dijadikan nada 1/4 kemudian nada do, ti/si, dan do dijadikan satu ketuk. Setelah kata menulis dan rumah virus dan juga setelah kata “literasi” dan “virus”.
Jika disajikan dalam not angka sebagai berikut.

Semoga tulisan ini sampai kepada sang komposer, Bapak Suparmanu.
Musi Rawas, 11 Juli 2023
Salam Blogger Sehat
PakDSus
Wah PakDsus ternyata handal di bidang musik. Terimakasih sudah dikritisi untuk perbaikan. Sebenarnya sang komposer juga menunggu tanggapan dari kita. Alhamdulillah PakDsus sudah gercep.
Terima kasih PakD Sus, benar adanya seperti dipaksa melompat waktu nyanyi. Pak DSus memang lihay bermain dan mainkan musik,apalagi keroncon. Ini dijadikan masukan utk perbaikan.
Wah, sdh mulai resensi lagu nih Pak D. Bisa masuk agenda sabusakel.
Keren. Ulasannya detail.
Pakde paham tentang not not lagu dan pernak perniknya. Saya asal nyanyi saja.dan memaknai syairnya
Wow… keren PakD
Bener2 membangun semoga sampai ke pak komposernya, udah permak dikit biar makin cakep lagunya.