345 itu Bagus Aji Santoso

Saya malu menulis sesuatu tentang anak sendiri. Ya, karena saya bukan ayah yang luar biasa. Anak pun biasa-biasa saja. Bukan seorang yang pantas diceritakan sebagaimana lazimnya anak yang diceritakan ibu-ibu yang, maaf, tanpa ditanya begitu lancar menceritakan kehebatan putera-puterinya. Entah itu pendidikannya, karir, harta kekayaan, posisi di masyarakat, atau hal lainnya yang membuat we-o-we. Wow!
Saya terpakasa menulis ini karena ada ide menulis yang diberikan gratis oleh Admin Lagerunal. Anggota yang berkomitmen harus sukapaksa secara rela menuliskan ide tersebut menjadi tulisan yang bermanfaat, setidaknya untuk penulis sendiri. Misalnya, menambah postingan di blog. Ha ha ha …, seperti tulisan ini.
Tiga, empat, lima, demikian tema #KamisMenulis minggu pertama bulan Juli 2021 ini. Lalu, apa hubungannya dengan judul tulisan, Bagus Aji Santoso? Nah, inilah yang bikin saya sungkan menceritakan tentang anak sendiri. Lho, kok sebelumnya, saya bercerita tentang dua anak yang saya beri nama Rahma pada pangkal namanya? Tidak lain karena saya ikut grup menulis dan ada tantangannya. Tantangan waktu itu adalah menulis berdasarkan gambar, he he he.
Bagus Aji Santoso
Bagus Aji Santoso adalah anak pertama. Nama yang saya berikan sederhana. Namun, isinya doa dan pemberitahuan. Doanya adalah semoga menjadi anak yang bagus (akhlak, perilaku, rezeki, dan sebagainya) juga menjadi anak yang sentosa. Santoso atau dalam bahasa Indonesia sentosa/sen·to·sa/ berarti bebas dari segala kesukaran dan bencana; aman dan tenteram; sejahtera. Selain tu semoga ia menjadi anak yang kuat. Terutama kuat menghadapi kenyataan. Sebab, kenyataan kadang tidak sesuai dengan harapan.
Lalu, pemberitahuannya di mana? Itu terletak pada kata “Aji”. Dua suku kata yang terbentuk dari tiga huruf itu adalah akronim. Aji, adalah akronim anak nomer siji. Jadi saya ingin memberitahukan kepada dunia, bahwa dia anak kesatu saya. Bukankah siji adalah bahasa Jawa yang artinya satu dalam bahasa Indonesia?
O, ya. Gara-gara tantangan menulis #KamisMenulis ini, saya pun iseng mengetik namanya pada kotak pencarian Google. Berikut hasilnya.

Ha? Ternyata banyak nongol di halaman satu! Saya tidak menyangka karena sebelumnya saya belum pernah mengetik nama itu di kolom pencarian Google. Rupanya ia suka menulis pada website medium.com dengan nama akun lobothijau. Jika berkenan, silakan follow dan sukai tulisannya. Namun, sebelumnya harus punya akun dulu di medium.com.
Inisial dalam Angka
Bagus sering membuat inisial namanya dengan B.A.S. Saya dengan cepat mengeja bahwa BAS adalah namanya yang terdiri dari tiga kata. Namun ketika inisial diwujudkan dalam angka, saya tidak paham sama sekali.

Setelah kaos itu tidak lagi dipakai dan dibawa ke rumah, saya baru paham. Rupanya, angka 345 adalah inisial namanya juga. Angka 3 mewakili huruf B, angka 4 mewakili huruf A, dan angka lima tentu saja mewakili huruf S. Nah, ternyata 345 pada kaos si Bagus adalah inisial namanya BAS, Bagus Aji Santoso.
Saya yakin, si Bagus hanya meniru apa yang sudah dilakukan orang-orang dalam “membahasakan angka”. Lihat saja plat nomor kendaraan berikut ini. Dapatkah Anda membacanya? Jika kurang yakin, silakan browsing!
B 41 M
D 6161 T
B 30 L
L 38 AY
R 1 TA
BH 151 TT
Salam satu kata: Menulis

#KamisMenulis, #Lagerunal, #TigaEmpatLima
Keren, Pak. Salam
Terima kasih, Bu There, sudah mampir dan memberikan komentar.
Woww … cerita SEDERHANA, namun menjadi SANGAT ISTIMEWA dan menjadi SANGAT LUAR BIASA
Turut bahagia yang mas, bisa nongol di halaman satu (siji) yang mungkin tanpa kita sadari merupakan karunia dari AJI (Anak nomo siJI) untuk sang bapak yang SEDERHANA namun sangat ISTIMEWA dan menjadi SANGAT LUAR BIASA … Salam hangat untuk segala kesuksesan dan kebahagian njenengan beserta keluarga.
Thanks, Bro.
Mantap. Ternyata 345 memiliki makna khusus yang dekat dengan kehidupan Pak De. Mantul temenan.
Buah apa tuh?
Saya pun nggak tahu tadinya.
Futsal, Bung Indra.
Wah smart sekali anandanya Pak D. Ternyata deretan angka melambangkan akronim juga ya… nambah pengeyahuan nih
Kreatif seperti Ayahnya…
345 = BAS… kok kepikiran yaaa…
Salam untuk BAS Pak D…
Hmmm… BAS pemain futsal atau basket pak D?
Wah, buah jatuh tak jauh dari pohonnya ya. Hehe …
Sederhana saja, Bu.
Nah, yang kasat mata aja kadang tidak paham, apalagi yang rahasia.
Sederhana saja, Bu.
Aamiin, Bunda.
Pak Padil, terima kasih. Jebul, iya.
Terima kasih, justru dia lebih dulu.he he.
Wah…hebat nih, virus literasi sudah menular pada anak. Semoga semakin banyak menghasilkan karya. Salam sayang untuk B A S.
Terima kasih untuk semua sahabat yang sudah berkunjung.
Kreatif. Hehe.. dikira 345 nomor punggung beneran. Itu nomor besar. Eh tak tahunya inisial. Mantap pisan
Luar biasa… Master Susanto, memberi nama anak.Dibalik pemberian nama ada doa yg tersembunyi. Semoga anak2 sukses dan bisa mengejar cita2 setinggi bintang di langit. Keren…
Wah idenya keeenn pak D. Ingat zaman SMA senang membuat kata dengan kode-kode angka. Semoga doa yang tersemat pada 345, BAS diijabah Allah.
Weee, e, e, ternyata angka 345 menjadi inisial namanya ya pak? Wah, ini sih kreatif banget namanya! Bisa jadi semacam kode rahasia untuk semua misi yang juga rahasia. Halah, apa lho?
MasyaAllah Nama yang mengandung arti begitu bagus Pak D..smoga kak Bagus sukses dunia akhirat jadi kebanggaan ayah bunda.. Aamiin