Alhamdulillah, Dapat Hadiah dari Pertamina
Tidak disangka-sangka, saya mendapat kabar yang sangat menyenangkan. Kabar itu menyebutkan bahwa saya mendapat hadiah berupa SUBSIDI PEMERINTAH sebesar Rp.189.000.000 (seratus delapan puluh sembilan juta rupiah). Wow, beneran nggak sih? Nih, kalau tidak percaya, saya sertakan gambar tangkap layarnya!

Pada SMS, nomor pengirim dan nomor WA yang katanya CS Pertamina terpampang jelas. Namun, mari kita kulik link yang disertakan dan cari tahu nomor siapa yang mengirim atau nomor WA siapa yang minta dihubungi.
Link Palsu
Tautan dengan ejaan bit.ly/cs-pertamina77 saya ketik pada laman internet, muncul sebuah website dengan alamat: https://pertaminaberka08.blogspot.com/. Seketika, saya pun ngakak, terkekeh-kekeh. Alamak, perusahaan milik negara yang semester 1 tahun 2021 membukukan laba sebesar US$ 183 juta atau setara dengan Rp2,6 Triliun¹, memiliki situs dengan alamat yang … menggelikan.

Sampai di sini, saya pun heran. Mungkinkah website menggelikan tersebut mampu menjaring korban? Jawabnya, mungkin iya, mungkin juga tidak. Jika literasi digitalnya bagus, sudah pasti tidak akan tergiur sedikit pun.
Laman tersebut saya gulir ke bawah, ke bawah, dan ke bawah. Sampailah pada informasi tentang kode ID sebagaimana tertera pada SMS (717777). Percaya atau tidak, laman website abal-abal itu tidak ada satu tulisan pun yang bisa di-copy. Ada satu area bertanda panah merah, tempat “calon korban” harus menuliskan lanjutan angka yang sudah dikirimkan pada SMS.

Maksud si penipu, calon korban wajib menuliskan ID PIN yang dikirimkan melalui SMS. Saya pun menuliskan deretan angka yang ada pada pesan singkat. Akan tetapi, angka apa pun yang diisikan di sana, pengakses akan dibawa ke laman berikutnya.
Ha ha ha, tidak ada tulisan apa pun kecuali running text berisi ucapan selamat datang lengkap dengan nomor WhatsApp.

Saya pun penasaran, siapa profil di balik website palsu ini. Saya pun mengeklik tombol berikut.

Setelah itu akan muncul ‘postingan’dalam format HTML. Lalu, saya pun menekan tombol CTRL+F lalu mengetik kata “profil” untuk mengetahui profil yang ada di balik blog/web tersebut.

Ternyata, ini dia profil di balik website abal-abal yang mencatut nama Pertamina itu. Waduh, ternyata ada puluhan website abal-abal dengan sasaran orang yang lengah dan lemah literasi digitalnya. https://www.blogger.com/profile/01916987387057514038

Blog berwarna biru muda adalah website abal-abal untuk menjaring korban dengan modus mendapat hadiah.
Nomor Penipu
Setelah saya memasang aplikasi “Get Contact” di gawai, nomor WA pada SMS yang juga tertera pada web abal-abal itu saya masukkan pada kolom pencarian. Hasilnya, muncul nama pengguna yang diberikan orang yang telah menyimpan nomor itu atau orang yang telah memberi tanda (tag).

Sebenarnya, saya sudah tahu sejak awal bahwa SMS tentang hadih undian, subsidi, dan sejenisnya, semua adalah palsu. Namun, dengan mengulik penuh selidik akan menambah keyakinan tentang palsunya informasi tersebut. Lebih dari itu, semoga dengan menguraikan seperti ini dapat menjadi bahan edukasi.
O, ya! Sebelum saya akhiri, mari segera hapus jika mendapat SMS serupa. Demikian juga jika mendapat tautan yang mencurigakan. Tidak usah berpikir panjang, segera HAPUS.
Disclaimer: nomor ditampilkan apa adanya tanpa disensor sesuai dengan SMS yang masuk dan sesuai pesan minta dihubungi. Jika ada orang lain (bukan saya) yang menghubungi nomor tersebut, saya tidak bertanggung jawab terhadap kemungkinan ada dampak hukum yang mengiringnya.
¹ https://www.pertamina.com/id/news-room/news-release/semester-1-2021-pertamina-catat-laba-positif-Rp2,6-triliun
Sudah tahu juga kalau abal-abal. Tapi baru ini lihat info lengkapnya. Terima Kasih.
Terimakasih infonya, tahu sih kalau abal-abal tapi baru disini lihat info detailnya. tiap hari masih dapat saja yang begini.
Terimakasih informasinya, sangat mengedukasi. Jangan sampai masuk ke jaringan perangkap penipuan. Itulah gunanya kita berliterasi.
Hmm masih saja orang cari rezeki dg menipu sesama, prihatiiin…
Keren Pak D, sangat mengedukasi..
Terimakasih,pak Deh informasinya.semoga bermanfaat sllu.
Ya, Pak D. Saya juga sering mendapatkan pesan sejenis. Langsung saya hapus dan blokir.
Pak D rajin menyelidikinya, kalau saya gak ngerti. Itulah manfaat literasi.
joss Pak Dhe.. seperti detektif Conan ngge.. hehehe
Mengedukasi sekali Pak D, terima kasih informasinya…sy jg jk dpt kiriman sprti ini langsung sy delete..
Terima kasih infonya pakde
Ok terima kasih infonya. Betul jgn mudah dikecoh penipuan