Begini Mereka Belajar 3M

Mereka Belajar 3M
Sudah satu tahun, Virus penyebab COVID-19 (Sars-CoV-2), tidak hanya menghantui tetapi menjadi penyebab beberapa kasus kematian belakangan ini. Merepotkan semuanya: pemerintah, masyarakat, termasuk para guru di sekolah.
Pembelajaran tatap muka di kelas pun terhenti. Oleh karena itu, berbagai upaya dilakukan agar pembelajaran tetap berlangsung, daring maupun luring. Termasuk anak-anak di kelas saya. Mereka bergantian belajar dengan moda daring maupun luring. Belajar di rumah, dan sesekali bertemu di sekolah dalam kelompok kecil.
Karena virus ini utamanya tersebar melalui droplet yang dihasilkan seseorang yang terinfeksi COVID-19 saat berbicara, tertawa, menyanyi, batuk, bersin, atau berteriak (eh, emang orang terkena Covid teriak-teriak juga?), penting untuk selalu disiplin 3M. Tiga M tersebut adalah Memakai masker dengan benar, Menjaga jarak dan hindari kerumunan, Mencuci tangan pakai sabun untuk terhindar dari droplet yang sudah terkontaminasi virus tersebut.
Pada waktu belajar matematika secara luring dalam kelompok kecil, anak-anak juga wajib menerapkan 3M. Kebetulan, materi kali ini juga tentang 3M: modus, median, dan mean. Ya, mereka sedang belajar tentang pengolahan data pada bidang statistik sederhana.
Agar diperoleh pengalaman belajar secara langsung, mereka saya minta untuk mencatat data tentang berat badan siswa. Mereka menimbang badan sindiri dan temannya dengan timbangan badan yang diletakkan di lantai. Timbangan itu bukan timbangan digital. Mungkin hasilnya tidak akurat, namun setidaknya dapat memberi informasi tentang berat badan mereka.
Berat badan dicatat. Setelah semua data terumpul, data tersebut kemudian diurutkan. Berat badan yang sering muncul, itulah modus data berat badan siswa kelas 6. Jika tercatat: 35, 35, 40, 45, 40, 40, 50, maka modus data tersebut adalah 40 karena data tersebut yang paling banyak muncul dari 7 anak yang ditimbang. Setelah memahami modus, merek pun belajar median atau nilai tengah data. Karena banyak data ada tujuh, maka median data adalah data ke (7+1) : 2 atau data ke empat. Dari data berat badan tersebut, terlihat bahwa median sama dengan 45. Tiga M berikutnya adalah mean. Mean dipelajari setelah modus dan median mereka pahami dengan baik.
Hari ini, anak-anak di kelasku belajar 3M (Modus, Median, Mean) dengan tetap menerapkan 3M (Memakai masker, Menjaga jarak, dan Mencuci Tangan).
Salam blogger sehat
PakDSus
Blogger Guru Musi Rawas
https://blogsusanto.com/
#10MarAISEIWritingChallenge,
#ceritakelaskuhariini,
#ceritamuridkuhariini,
#ceritaanakkuhariini,
You revealed it terrifically.
Selama sekolah dulu beruntung memiliki guru matematika yang asyik dan menyenangkan. Karena pelajaran yang bagi sebagian besar anak merasa kesulitan ini bahaya sekali jika di ampu oleh guru yang killer. Bisa bertambah-tambahlah penderitaan anak-anak ini, hihihi…
Alhamdulilah sudah bisa tatap muka .matematika asik matematika menyenangkan .
Pembelajaran yg menyenangkan, membuat siswa enjoy apalagi sudah bisa tatap muka dengan mereka.
3M dalam pengalaman data menarik sekali Pak D
Matematika mata pelajaran mengasyikan, tapi ga bisa-bisa…
Semoga cepat hilang semua wabah…terus tanamkan pada diri dan anak didik selalu jaga 3M
Mantap,klo saya tinggi badan, mantap 3 M,(Modus, Median Medan)
Waktu sekolah pelajaran ini yg paling saya suka P D…
Keren P D…