Eva Melinda

Beberapa waktu lalu, saya mendapat pesan melalui WhatsApp dari seorang peserta didik:
Assalamualaikum pak saya atas nama: Eva Melinda ingin minta maaf kepada pak karena tinggal menghitung hari lgi akan menunaikan ibadah puasa☺️🙏🏻… sekali lagi saya minta maaf pak😁
Anak itu bernama Eva Melinda. Ia lahir P1. Mardiharjo, 20 Desember 2008. Usianya belum genap 13 tahun, namun kedewasaanya sudah terlihat. Jika ia datang aga terlambat, selalu minta maaf dan mengemukakan alasan. Demikian juga jika ia terlambat mengumpulkan tugas, tidak pernah sepi dari kata maaf.
Seperti pada wakti menjelang puasa ini. Meskipun masih cukup lama ia mengucapkan salam dan menghatrkan maaf. Membaca tulisannya saya sangat terharu. Di kelas, walaupun termasu anak pendiam, namun ia cukup pemberani. Meskipun jika ada tawaran, “Siapa ingin maju dan mengerjakan di depan?” Ia tidak pernah menunjukkan jari tanda menerima tawaran saya, namun jika tidak ada yang mau lalu saya menunjuknya, ia tidak pernah menolak.
Ia juga memiliki blog karena saya mewajibkan kelas enam mempunyai blog. Jika saya meminta menuliskan sesuatu di blog, ia pun mengerjakannya dengan baik. Ini dia tulisannya ketika saya meminta anak-anak menuliskannya di di blog dengan tema “Aku dan Pubertas”.
Halo semuanya
Semoga akhlak yang baik dan kecerdasannya makin terasah jika ia duduk di kelas tujuh kelak.
#09April2021AISEIWritingChallenge,
#inspirasikartini,
#KurikulumNgumpet
Keren… Master Susanto, perlu ditiru. Sukses bisa mengajak murid2 membuat blog sendiri. Di sekolah emak, murid2 kelas 3 4 5 6 mau diajak belajar menulis susah sekali respon /dukungan dr guru kelas. Emak mengajar kelas 1+2 Sd jd untuk mengajak kelas tinggi hrs ijin wali kelas
Senangnya…sudah bisa menularkan virus literasi kepada siswa. Salam sayang buat Eva.