artikel

Iuran Meteran ke Padepokan: Cara Unik Warga Ngapak Membeli Masa Depan

Lokasi Tanah Wakaf Warga Ngapak (Gambar: Dokpri Susanto)

Paguyuban Republik Ngapak Musi Rawas tahun ini menapaki usia lima tahun. Di usia yang masih muda, semangat kebersamaan para anggotanya justru semakin menguat.

Untuk menata roda organisasi secara lebih rapi dan berkelanjutan, paguyuban ini telah membentuk Yayasan Paguyuban Republik Ngapak Musi Rawas sebagai payung hukum berbagai program sosial dan budaya. Drs. Sulaiman, M.Pd.I dipercaya sebagai ketuanya.

Salah satu cita-cita besar yang kini mulai diwujudkan adalah memiliki sebidang tanah sebagai aset bersama. Lahan tersebut direncanakan menjadi padepokan, semacam ruang tumbuh bagi penggerak ekonomi warga, tempat pertemuan, sekaligus penginapan sederhana bagi tamu dan anggota paguyuban.

Harapan itu menemukan jalannya lewat sebidang tanah pekarangan seluas 33 x 15 meter yang berada di Desa Kalibening Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas.

Meskipun tidak persis di tepi jalan raya, lokasi ini berada di pinggir jalan desa yang cukup lebar. Mobil pribadi masih bisa berpapasan dengan nyaman.

Nilai tanah ditetapkan sebesar Rp135 juta, termasuk biaya pengurusan sertifikat, pembuatan akses jalan pintu gerbang.

Menariknya, proses pembelian tanah dilakukan sepenuhnya dengan cara gotong royong. Setiap meter tanah dihargai Rp275 ribu.

Ketua Paguyuban, Edy KPK, mempersilakan Warga Ngapak (Musi Rawas dan Lubuklinggau) berwakaf minimal dua meter persegi.

Skema ini membuka ruang partisipasi seluas-luasnya. Hingga kini, daftar kesanggupan wakaf terus terisi. Ada dua metode pembayaran: tunai dan transfer rekening antarbank. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa mimpi kolektif ini dipanggul bersama-sama.

Pada hari terakhir bulan Sya’ban, suasana kebersamaan itu terasa. Warga paguyuban turun langsung membersihkan lahan: menebang pohon yang tidak diperlukan, merapikan semak, dan menata area agar siap digunakan.

Target terdekat sudah menanti, yakni pada tanggal 10 Syawal mendatang, lokasi tersebut direncanakan menjadi tempat Halal Bihalal warga paguyuban.

Apa yang dilakukan Paguyuban Republik Ngapak Musi Rawas bukan sekadar membeli tanah. Ini adalah ikhtiar merawat persaudaraan, menanam harapan, dan membangun masa depan bersama.

Sebagaimana semboyan yang kerap digaungkan: Bersatu kita kompak, bicara kita ngapak, ora ngapak ora kepenak, semangat gotong royong terus digaungkan.

Anda mau berwakaf juga? Salurkan melalui rekening bendahara atas nama Subahan No Rek BRI
5680 01 029670 534.

Semangat, selamat, semoga cita-cita Warga Ngapak terwujud!

Musi Rawas, 24 Februari 2026

Salam Persahabatan,
PakDSus

PakD

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.