Jam Pelajaran Kurikulum Merdeka Tahun Ajaran 2026/2027 (Update Terbaru)
Banyak guru dan operator sekolah kembali menanyakan, apakah ada perubahan jam pelajaran pada tahun ajaran 2026/2027?
Jawabannya: tidak ada perubahan besar, tetapi ada beberapa penyesuaian penting yang perlu dipahami.
Artikel ini merupakan pembaruan dari tahun sebelumnya, disesuaikan dengan regulasi terbaru yaitu: 1) Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2026 tentang Standar Proses dan 2) Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025.
Jika sebelumnya, kokurikuler dilaksanakan paling sedikit dalam bentuk projek penguatan profil pelajar Pancasila, pada pertauran baru ini, kokurikuler dilaksanakan dalam bentuk pembelajaran kolaboratif lintas disiplin ilmu, gerakan 7 (tujuh) kebiasaan anak Indonesia hebat, dan/atau cara lainnya.
Meskipun bentuk kokurikuler pada Permendikdasmen 13/2025 berbeda dengan peraturan sebelumnya, namun sebagaimana P5 (Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila) sama-sama dikembangkan oleh Satuan Pendidikan mengacu pada panduan
yang ditetapkan oleh pejabat pimpinan tinggi madya yang melaksanakan tugas di bidang Kurikulum.
Selanjutnya, sebagaimana P5, muatan pembelajaran pada kokurikuler pun berupa tema. Tema digunakan untuk merumuskan topik yang relevan dengan konteks sosial budaya dan karakteristik Peserta Didik. Tema dikembangkan oleh Satuan Pendidikan (Pasal 18).
Selain pada tataran kokurikuler, pada kegiatan ekstrakurikuler, Permendikdasmen 13/2025 secara eksplisit menyebut ekstrakurikuler kepramukaan sebagai ekstrakurikuler wajib selain ekstrakurikuler lainnya yang tidak disebut secara eksplisit (Pasal 22 ayat (2).
Permendikdasmen Nomor 13/2025 memuat Ketentuan Peralihan. Satuan pendidikan dasar dapat menerapkan Kurikulum sebagaimana tercantum pada Peraturan Menteri ini secara bertahap mulai dari kelas I, kelas IV, dan kelas VII atau secara serentak pada seluruh kelas (Pasal 32 huruf b.).
Struktur Kurikulum
Pada Lampiran I Peraturan Mendikdasmen nomor 13 Tahun 2025 disebutkan bahwa Kurikulum bertujuan meningkatkan keimanan, ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi serta menumbuhkembangkan cipta, rasa, dan karsa Peserta Didik sebagai pelajar sepanjang hayat yang berkarakter Pancasila melalui pembelajaran mendalam.
Kurikulum dirancang dengan prinsip: pengembangan karakter, fleksibel, dan berfokus pada muatan esensial.
Pada Lampiran II Peraturan Mendikdasmen nomor 13 Tahun 2025 terkandung struktur kurikulum untuk Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah. Tulisan ini hanya membahas strukutr kurikulum pada jenjang pendidikan dasar khususnya sekolah dasar.
Alokasi Waktu kelas 1


Memperhatikan tabel di atas, banyaknya jam pelajaran untuk kelas 1 adalah:
- Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, intrakurikuler = 3 JP, kokurikuler = 1 JP
- Pendidikan Pancasila, intrakurikuler = 4 JP, kokurikuler = 1 JP
- Bahasa Indonesia, intrakurikuler = 7 JP, kokurikuler = 1 JP
- Matematika, intrakurikuler = 4 JP, kokurikuler = 1 JP
- Pendidikan Jasmani, Olaharaga, dan Kesehatan, intrakurikuler = 3 JP, kokurikuler = 1 JP
- Seni Budaya, intrakurikuler = 3 JP, kokurikuler = 1 JP
- Muatan Lokal, intrakurikuler = 2 JP
Jumlah jam keseluruhan untuk kelas 1 adalah 32 jam.
Alokasi Waktu Kelas 2 SD


Banyaknya jam pelajaran untuk kelas 2 adalah:
- Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, intrakurikuler = 3 JP, kokurikuler = 1 JP
- Pendidikan Pancasila intrakurikuler = 4 JP, kokurikuler = 1 JP
- Bahasa Indonesia intrakurikuler = 8 JP, kokurikuler = 1 JP
- Matematika intrakurikuler = 5 JP, kokurikuler = 1 JP
- Pendidikan Jasmani, Olaharaga, dan Kesehatan intrakurikuler = 3 JP, kokurikuler = 1 JP
- Seni Budaya intrakurikuler = 3 JP, kokurikuler = 1 JP
- Muatan Lokal =2 JP
Jumlah jam seluruhnya intrakurikuler = 28 JP, kokurikuler = 6 JP
Alokasi Waktu Kelas 3 dan 4 SD


Banyaknya jam pelajaran untuk kelas 3 – 4 adalah:
- Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, intrakurikuler = 3 JP, kokurikuler = 1 JP
- Pendidikan Pancasila, intrakurikuler = 4 JP, kokurikuler = 1 JP
- Bahasa Indonesia, intrakurikuler = 6 JP, kokurikuler = 1 JP
- Matematika, intrakurikuler = 5 JP, kokurikuler = 1 JP
- Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial, intrakurikuler = 5 JP, kokurikuler = 1 JP
- Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan intrakurikuler = 3 JP, kokurikuler = 1 JP
- Seni Budaya, intrakurikuler = 3 JP, kokurikuler = 1 JP
- Bahasa Inggris, intrakurikuler = 2 JP
- Muatan Lokal, intrakurikuler = 2 JP
Jumlah jam seluruhnya, intrakurikuler = 33 JP, kokurikuler = 7 JP
Alokasi Waktu kelas 5

Banyaknya jam pelajaran untuk kelas 5 adalah:
- Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, intrakurikuler = 3 JP, kokurikuler = 1 JP
- Pendidikan Pancasila, intrakurikuler = 4 JP, kokurikuler = 1 JP
- Bahasa Indonesia, intrakurikuler = 6 JP, kokurikuler = 1 JP
- Matematika, intrakurikuler = 5 JP, kokurikuler = 1 JP
- Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial, intrakurikuler = 5 JP, kokurikuler = 1 JP
- Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, intrakurikuler = 3 JP, kokurikuler = 1 JP
- Seni Budaya, intrakurikuler = 3 JP, kokurikuler = 1 JP
- Bahasa Inggris, intrakurikuler = 2 JP
- Muatan Lokal, intrakurikuler = 2 JP
Jumlah jam seluruhnya, intrakurikuler = 33 JP, kokurikuler = 7 JP
Satuan Pendidikan yang memilih menyelenggarakan mata pelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) menambah jam pelajaran sebesar 2 JP per minggu.
Alokasi Waktu Kelas 6 SD

Banyaknya jam pelajaran untuk kelas 6 adalah:
- Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, intrakurikuler = 3 JP, kokurikuler = 1 JP
- Pendidikan Pancasila, intrakurikuler = 4 JP, kokurikuler = 1 JP
- Bahasa Indonesia, intrakurikuler = 6 JP, kokurikuler = 1 JP
- Matematika, intrakurikuler = 5 JP, kokurikuler = 1 JP
- Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial, intrakurikuler = 5 JP, kokurikuler = 1 JP
- Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, intrakurikuler = 3 JP, kokurikuler = 1 JP
- Seni Budaya, intrakurikuler = 3 JP, kokurikuler = 1 JP
- Bahasa Inggris, intrakurikuler = 2 JP
- Muatan Lokal, intrakurikuler = 2 JP
Jumlah jam seluruhnya, intrakurikuler = 33 JP, kokurikuler = 7 JP
Sekolah yang bisa menerapkan mata pelajaran KKA (Koding dan Kecerdasan Artifisial) dapat menambahkan alokasi waktu sebesar 2 jam pelajaran pada kelas 5 dan 6.
Nah, demikianlah pembagian jam pelajaran setelah Kementerian secara resmi mengeluarkan peraturan menteri nomor 13 tahun 2025.
Tidak Ada Perubahan Signifikan
Dari uraian di atas, secara umum tidak ada perubahan signifikan pada jumlah jam pelajaran. Namun, ada beberapa penyesuaian penting:
1. Penyederhanaan Kokurikuler
Jam kegiatan kokurikuler tidak lagi berdiri seperti sebelumnya, tetapi:
- Dirangkum dalam perhitungan tahunan
- Lebih fleksibel diatur sekolah
2. Penyesuaian Alokasi Waktu
Beberapa jenjang mengalami:
- Efisiensi jam belajar
- Penyesuaian distribusi waktu pembelajaran
3. Integrasi Pembelajaran
Intrakurikuler dan kokurikuler semakin terintegrasi dalam praktik pembelajaran sehari-hari.
Walaupun jam relatif sama, ada perubahan penting dalam isi kurikulum:
1. Pendekatan Deep Learning
Pembelajaran tidak lagi fokus pada materi selesai, tetapi pada pemahaman mendalam dan koneksi antarkonsep.
2. Mata Pelajaran Baru
Mulai diterapkan bertahap:
- Koding
- Kecerdasan Artifisial
Dimulai dari:
- Kelas 5 SD
- Kelas 7 SMP
- Kelas 10 SMA
3. Fleksibilitas Sekolah
Sekolah diberi kewenangan untuk:
- Mengatur jadwal
- Menyesuaikan kebutuhan siswa
- Mengembangkan pembelajaran kontekstual
Implikasi untuk Guru dan Sekolah
Bagi Guru
- Tidak perlu mengubah total jadwal
- Perlu menyesuaikan strategi mengajar
- Fokus pada kualitas, bukan jumlah jam
Bagi Sekolah
- Jadwal tetap bisa menggunakan pola lama
- Perlu penyesuaian pada:
- Projek pembelajaran
- Mapel pilihan baru
- Integrasi kegiatan
Jadi, tahun ajaran 2026/2027 adalah fase stabilisasi dan penyempurnaan Kurikulum Merdeka.
Apa yang Berubah?
Yang berubah bukan jumlah jamnya, tetapi:
- Cara mengajar
- Pendekatan pembelajaran
- Isi dan arah kurikulum
Oleh karena itu, pembelajaran bukan soal berapa lama belajar, tetapi seberapa dalam siswa memahami.
Bapak ibu guru, tidak perlu khawatir menghadapi perubahan tahun ajaran baru. Fokus saja pada:
- Perencanaan pembelajaran yang lebih bermakna
- Pemanfaatan fleksibilitas kurikulum
- Adaptasi terhadap kebutuhan siswa
Musi Rawas, Juli 2026
PakDSus

Terima kasih pak Dhe… Sangat membantu untuk ancang-ancang menyusun jadwal pelajaran per kelas.