Kelas 6 Tema 2 Subtema 1 Pembelajaran 6

Kita masih di Tema 2 Persatuan dalam Perbedaan, Subtema 1, Rukun dalam Perbedaan.
Anak-anak, apa kabar semua? Apakah kalian semua memiliki saudara di rumah?
Bagaimana hubungan kalian dengan anggota keluarga? Apakah kalian hidup rukun dengan mereka? Bagus jika kalian tidak bermusuhan dan hidup ruun dengan adik atau kakak, juga dengan saudara lainnya.
Bagaimana juga hubungan kalian dengan teman dan guru-gurumu? Adakah permusuhan di antara kalian? Semoga tidak, ya!
O ya, ada tidak manfaat hidup rukun? Jika tidak hidup rukun dengan anggota keluarga, teman, atau tetangga, apa akibatnya? Yuk, kita baca uraian berikut ini!
Manfaat Hidup Rukun
Kehidupan bermasayarakat yang rukun akan memberikan manfaat pada manusia sebagai makh;uk sosial. Manfaatnya yaitu:
- tidak adanya pertengkaran
- kehidupan menjadi harmonis, ada keselarasan dan keseimbangan
- hidup menjadi aman, tenteram, dan damai
- memperkokoh persatuan dan kesatuan
Apa akibat jika tidak ada kerukunan? Akibat jika tidak ada kerukunan adalah:
1. mudah terjadi pertengkaran dan perselisihan
2. kehidupan menjadi tidak tenteram
3. mudah dihasut oleh orang lain
4. terjadi perpecahan karena tidak adanya persatuan dan kesatuan
Jadi, kerukunan harus tetap dijaga meskipun di tengah-tengah masyarakat terdapat banyak perbedaan: agama, suku, ras, dan budaya.
Lihatlah puisi tentang kerukunan berikut ini!
Kerukunan dan Tanah Lahirku
(Karya Adelin Hudaya – Siswi MAN Kapuas)
Tak perduli apa agamamu
Tak perduli apa sukumu
Kita berbagi cahaya mentari yang sama
Tak perduli apa warna kulitmu
Tak perduli dimana tempat ibadahmu
Kita berpijak di negeri yang sama
Indonesia !!
Damai dalam persatuannya
Indah dalam kerukunannya
(Sumber: https://www.metrokalimantan.com/2020/01/kerukunan-dan-tanah-lahirku-pemenang.html)
Pada pelajaran terdahulu, kita sudah belajar cara memparafrasakan puisi menjadi prosa, bukan?
Buatlah karangan prosa dari puisi tersebut dengan isi yang sama!
Misalnya sebagai berikut.
Kerukunan dan Tanah Lahirku
(Aku ) Tak perduli apa agamamu.
(Aku juga) Tak perduli apa sukumu
(Sebab) Kita berbagi cahaya mentari yang sama
(Aku) Tak perduli apa warna kulitmu
(Aku juga) Tak perduli dimana tempat ibadahmu
(Sebab) Kita berpijak di negeri yang sama, (yaitu)
Indonesia !!
(Semoga kita tetap) Damai dalam persatuan (dan selalu terlihat)
Indah dalam kerukunan.
Pada pertemuan di kelas, Bapak atau Ibu Guru akan memberikan kertas untuk berlatih memparafrasakan puisi tersebut.
Nah, anak-anakku. Selesai sudah pembelajaran 6 kali ini. Untuk memahami apakah kalian memahami materi hari ini, kerjakan soal berikut.
Untuk Guru
PPKn
3.4 Menelaah persatuan dan kesatuan terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara beserta dampaknya.
Bahasa Indonesia
3.4 Membandingkan karakteristik teks puisi dan teks prosa