Meluruskan Berita

Cerita ini berawal dari postingan seorang anggota grup. Postingan senada seperti gambar tangkapan layar di atas sebenarnya bukan kali ini terjadi di grup-grup yang saya ikuti. Geram sekali. Betapa mudahnya orang “dibodohi” dengan ajakan seperti itu. Apalagi si pengirim beralasan, banyak testimoni keberhasilan memeroleh “bantuan pulsa dan kuota” dimaksud.
Demi membantu meluruskan, saya pun mengirimkan cuplikan pemberitaan dari media mainstream tentang palsunya berita tersebut. Cuplikan itu saya ambil dari https://www.antaranews.com/berita/1927676/hoaks-pemberian-subsidi-kuota-belajar-75-gb dan https://www.pikiran-rakyat.com/cek-fakta/pr-011220196/hoaks-atau-fakta-pelajar-dapat-bantuan-subsidi-kuota-internet-hingga-75-gb-simak-faktanya?page=2
Meskipun demikian, belum ada lima menit, keluar lagi postingan seperti itu. Saya pun tambah gemes, tepatnya geram. Dengan nada kesal, saya pun membalasnya dengan pesan seperti di bawah ini.

Mungkin ada yang bertanya, “Apa urusannya, Anda geram dan sibuk mengomentari kiriman WA orang?”
Sebenarnya “tidak ada urusan” dengan saya. Berita atau link semacam itu tidak pernah saya hiraukan. Namun saya merasa kasihan, jika pemberi tautan memiliki niat tidak baik. Saya merasa khawatir karena jika kita mengeklik tautan itu, tanpa sadar kita akan mengisi nomor whatsapp agar bisa melangkah ke tahap selanjutnya.
Kejadian seperti yang saya ceritakan di sini: https://www.facebook.com/Susantomusirawas/posts/268463174639880 membuat saya khawatir, teman-teman saya lainnya yang berprofesi sebagai guru juga menjadi korban. Korban? Ya, bisa jadi. Ada beberapa teman melaporkan bahwa akun WA-nya diretas orang yang tidak bertanggung jawab. Apakah mengisi data pada situs abal-abal itu salah satu pintu masuk bagi diretasnya nomor WA seseorang? Silakan Anda pertimbangkan.
Salam Blogger Sehat,
PakDSus
Blogger Musi Rawas
Blog https://blogsusanto.com/
#thepowerofkepepet
#pikir15menit
#nulis15menit
#kasihsayang
#06FebAISEIWritingChallenge
Silakan ibu.
Terimakasih Pak D.aku sih tidak hiraukan Pak..cm bnyk jg tmn2 yg kna. Ksihan sbnarnya.. Ijin share ya Pak D
Karena sayangnya Pak D pada teman-teman jadi dibuat tulisan ini…
Betul sekali pa,,, saya sering binggung kenapa sekarang ini nomor saya banyak beredar dimana-mana. Hoax juga bertebaran dimana-mana. Harus teliti sekali kalau baca berita.
Saya gemes, Bu.
Matur nuwun Pak D.