Nadhira, Sarapan Mbah Gosong!

Halo, Nadhira, cuaca pagi di Musi Rawas, Sumatera Selatan, khususnya di Tugumulyo cukup sejuk. Dibuktikan, aplikasi cuaca pada layar hape mununjukkan angka dua puluh derajat Celcius.
Setelah menunaikan salat Shubuh, Mbah Jawo (demikian cucu angkatku di Muratara memanggil) segera membuka laptop. Mbah ingin melanjutkan dan segera menyelesaikan membaca tulisan nenekmu, Nenek Puang Ina.
Kamu tahu, minggu ini minggu yang sibuk dan padat kegiatan. Apalagi sejak kerabat Mbah mulai disibukkan dengan persiapan ngunduh mantu.
Ngunduh Mantu yang akan digelar pada hari Sabtu tanggal tujuh sudah dimulai dari hari Rabu malam Kamis dengan mengundang tetangga dan handai tolan membentuk kepanitiaan.
Hari Kamis pagi, kegiatan kepanitiaan resmi dijalankan. Hal pertama yang dilakukan panitia adalah menghantarkan nasi punjungan.
Punjungan adalah tradisi Jawa yang dilestarikan di tanah Sumatera ini yakni mengantar hidangan berupa nasi beserta lauk yang dimasukkan ke dalam bakul kecil.
Pada awalnya, punjungan dimasukkan pada rantang bertingkat empat. Paling bawah berisi nasi putih, di atasnya sayur masak, di atasnya lagi masih berisi sayur masak yang berbeda, dan tingkat paling atas adalah lauk pauk: ayam, telur, kerupuk, peyek, dan lainnya.
Lama-lama, ada yang memberanikan diri membuat punjungan dengan memasukkannya ke dalam bakul kecil. Akhirnya, hal yang awalnya dianggap ganjil, akhirnya membudaya.
Pada awalnya, ketika tuan rumah yang dituju tidak ada, nasi punjungan diantar kembali lagi ke rumah Tuan Hajatan karena rantang yang digunakan adalah rantang sewaan. Namun, setelah dimasukkan ke dalam bakul seperti sekarang ini dapat digantung pada paku di samping pintu rumah apabila keluarga yang dituju tidak ada di rumah. Jika mereka kembali dan mendapati punjungan yang digantungkan, ia sudah mafhum akan maksudnya.
Nah, menyadari padatya kegiatan, pagi ini Mbah mencoba mencuri waktu untuk melanjutkan membaca tulisan nenekmu yang sarat dengan nasihat. Naskah buku tentang dirimu jilid kedua.
Nadhira, Rajawali Kecil Nenek Puang Ina. Naskah yang sedang Mbah baca ini adalah naskah kedua. Kamu tahu, saskah pertama yang sudah diterbitkan menjadi buku tentangmu itu, sebelumnya sudah Mbah baca secara utuh. Istimewanya, tidak hanya membaca, akan tetapi Mbah Jawo ini diberi wewenang oleh sang penulis untuk membetulkan apabila terjadi kesalahan penulisan.
Sebagaimana naskah pertama, Mbah kembali mendapat kiriman tulisan yang ternyata calon buku kedua yang mengajakmu berdialog lebih banyak, wahai si Bola Mata Katombong.
Hal yang membahagiakan adalah Mbah kembali diberi kesempatan untuk membaca secara utuh calon buku ini sebelum orang lain membacanya dalam bentuk buku yang tentu saja lebih cantik dari buku pertama.
Nadhira, pagi hari Mbah perlu sarapan. Namun, yang ada hanya sebungkus mi instan dan sepapan tempe berbungkus daun pisang.
Sambil membaca, Mbah jerang air putih di wajan untuk merebus mi instan dari bakul punjungan. Sambil menunggu, Mbah kembali duduk di depan laptop.
Larik demi larik tulisan nenekmu sangat menarik. Hingga, Mbah tidak sadar bahwa air rebusan mi semakin habis. Lembar demi lembar naskah melupakan air rebusan hingga tercium bau aneh.
“Mas, kok bau gosong?” teriak Mbah Putri mengingatkan saya.
Sepertiga mi rebus telah mengarang. Namun, masih ada bagian yang bisa diambil untuk dimakan. Ada rasa malu dengan Mbah Putri, Nadhira karena peristiwa seperti ini sudah berulang kali.
“Jangan nyambi. Ngetik-ngetik bae, masak-masak bae,” omel Mbah Putri mengira saya sedang mengetik.
Nadhira, sang Rajawali Keci, pemilik bola mata katombong. Cerita tentangmu, apalagi ditulis dengan penuh cinta oleh orang yang sanat mencintaimu memang sangat menarik.
Tetapi bukan itu semata, kelemahan lelaki yang tidak bisa membagi konsentrasi telah mengorbankan sarapan yang seharusnya lebih nikmat tanpa aroma masakan yang menghitam.
Saya sudah meminta izin untuk ke rumah Pak Korwil yang hari ini dan besok menggelar hajatan anak kedua yang sekrang menjadi anak semata wayangnya.
Musi Rawas, 6 September 2024
Mbah Sus.
I believe that is one of the so much vital info for me. And i am satisfied reading your article. But want to commentary on some normal things, The site style is ideal, the articles is in point of fact excellent : D. Excellent activity, cheers
Sweet blog! I found it while surfing around on Yahoo News. Do you have any tips on how to get listed in Yahoo News? I’ve been trying for a while but I never seem to get there! Thank you