Ada Apa di SMPN L Sidoharjo, Musi Rawas?

Kamis, 05 September 2024, saya mendapat undangan untuk ikut serta menjadi satu di antara tiga orang narabagi pada kegiatan Implementasi Kurikulum Merdeka.
Wah, menjadi salah seorang pembicara di depan teman-teman guru SMP lumayan membuat sedikit grogi. Untungnya, ada beberapa orang yang sudah saya sangat kenal. Bu Yustin, Pak Untung, Pak Mirza, Bu Elpi, Bu Desi, termasuk sang kepala sekolah Ibu Eka.
Namun demikian, berbicara di depan senior secara akademis tetap saja membikin keringat hampir menjadi gerimis. Namun, ini adalah tantangan oleh karena itu harus berani menaklukkan. Caranya, mempersiapkan diri dengan lebih matang. Materi yang diminta adalah Refleksi Guru dalam Pembelajaran.
Di sela kesibukan, saya persiapkan materi tentang refleksi. Berbekal pengalaman mendampingi Calon Guru Penggerak ketika menjadi PP (Pengajar Praktik) saya mempersiapkan uraian tentang refleksi. Refleksi adalah hal yang selalu dilakukan oleh pengajar praktik bersama CGP (Calon Guru Penggerak). Pun ketika kami selesai melaksanakan kegiatan saya mengajak teman-teman guru untuk melakukan refleksi sederhana.
Setelah merangkum dan meringkasnya menjadi tayangan presentasi, saya mencari contoh konkret yang bisa dijadikan ilustrasi dalam paparan nanti.
Saya menemukan video yang menurut saya cocok. Video itu pun saya cuplik dan memasukkannya ke dalam file presenasi.
Tidak lupa, agar suasana cair, saya sisipkan ice breaking di dalamnya. Teknik ini juga digunakan apabila karena sesuatu hal lupa tidak melakukan ice breaking.
Nah, satu lagi yang membahagiakan adalah ketika kepala sekolah, sebelum paparan dimulai, berkenan menerima hibah buku terbaru saya sebanyak dua eksemplar. Tidak banyak, hanya dua eksemplar dan tipis pula. Namun, saya berharap pada dua guru mapel bahasa Indonesia teman saya, mampu menjadikan buku tipis berisi sebelas cerita pendek anak itu sebagai bahan untuk apresiasi cerpen atau wahana belajar menulis cerpen.
Cerpen-cerpen sederhana di dalamnya semoga memantik kata-kata anak-anak SMPN L Sidoharjo, Musi Rawas.
“Ah, kalau cuman begini, sih, aku bisa.”
Kalimat tu sangat aku harapkan, kemudian lahir puluhan bahkan ratusan cerpen anak-anak yang lahir dari kreativitas murid SMPN L Sidoharjo sendiri.

Terima kasih saya ucapkan keapa Ibu Desy Arisandi yang sudah menceritakan hal di atas pada laman FB-nya.
Salam dan Bahagia
Blogger Guru Musi Rawas,
PakDSus

Exactly what I was looking for, regards for putting up.
Mendengarkan murid hal yang kadang terlupa di akhir pembelajaran saya. Terimakasih Pak Dhe sudah mengingatkan kembali.