Perjalanan Menuju Purwokerto Sebelum ke Malang

Perjalanan Menuju Purwokerto Sebelum ke Malang
Oleh: PakDSus
Pada Jumat (20/12/2024), saya bersama ibu negara dan anak bungsu memulai perjalanan dari rumah kami di Tugumulyo, Musi Rawas. Keberangkatan kali ini terasa istimewa karena kami tidak hanya membawa semangat menuju Purwokerto, sebelum melanjutkan perjalanan ke Malang, tetapi juga kehangatan perjalanan bersama Pak Budi, guru STM anak sulung saya.
Bukan hanya itu, istri beliau, ibu Tri Astuti, ikut menumpang bersama kami. Beliau adalah dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia ketika saya kuliah S1.
Kehadiran mereka tidak hanya memberikan kehangatan, tetapi juga menambah kenyamanan karena saya mendapat cadangan sopir dalam perjalanan ini.
Kami menyusuri rute yang dimulai dari Tugumulyo, Cecar, Pali, dan Indralaya, lalu masuk ke Tol Kayuagung-Bakauheni. Selat Sunda kami seberangi menggunakan kapal ekspres yang berangkat pukul 08.30 pagi. Kapal bersandar di pelabuhan sekitar pukul 10.00, membawa kami ke Pulau Jawa dengan pemandangan laut yang menenangkan.
Di atas kapal, saya menghubungi adik yang tinggal di TCP Serang untuk memasak nasi, lauknya akan aku belikan di warung bernama warung Sambilalu. Warung ini sudah beberapa kali aku kunjungi ketika kami menyeberang ke pulau Jawa.
Pukul 11.30 Kami sampai di rumah adik dan membersihkan diri serta beristirahat dan makan siang. Pukul 14.00, roda kendaraan kami kembali mengaspal dari TCP Blok I3, lalu menyusuri jalan tol yang panjang. Malamnya, kami memutuskan beristirahat di Rest Area Dawuhan. Rasa lelah perjalanan perlahan larut dalam kenyamanan rehat sejenak, sementara pikiran tetap tertuju pada tujuan akhir di Purwokerto.
Dengan doa dan harapan kami lanjutkan petualangan keluarga yang penuh cerita dan kebersamaan ini.
Perjalanan ke Purwokerto adalah perjalanan transit sebelum Minggu malam saya melanjutkan perjalanan ke kota Malang kota perjuangan kota penuh harapan dan kota untuk melanjutkan pendidikan.