Siswa Vaksinasi Kedua, Saya Vaksinasi Ketiga
Hari Sabtu, 5 Februari 2022, dilaksanakan vaksinasi tahap kedua bagi anak sekolah di SDN Mardiharjo. Sekolah tempat saya bekerja saat ini, sebelumnya sudah melaksanakan vaksinasi tahap pertama pada tanggal 7 Januari 2022. Petugas yang melakukan vaksinasi adalah Tim Medis Polres Musi Rawas. Berikut keseruan vaksinasi tahap pertama.
Satu bulan sesudah vaksinasi tahap pertama, pada tanggal 5 Februari 2022, Tim Medis dari Polres Musi Rawas kembali mengelar vaksinasi bagi anak sekolah kami. Lebih dari 150 orang anak dari total sekitar 170-an siswa melakukan vaksinasi. Menurut Ibu Eva, vaksin yang diberikan adalah vaksin Sinovac. Anak-anak yang divaksin pada tahap sebelumnya, sehat-sehat saja. Artinya, setelah divaksin mereka tidak mengeluhkan adanya efek samping yang berarti. Mungkin hal itu yang mendorong orang tua kembali mengizinkan putera-puterinya melaksanakan vaksinasi tahap kedua ini.
Karena sesuatu hal, saya tidak bisa mengikuti vaksinasi tahap ketiga atau vaksin booster. Nah, setelah anak-anak selesai melakukan vaksinasi, saya menanyakan apakah saya bisa melakukan vaksinasi tahap ketiga. Jika ada vaksin booster yang dibawa, saya siap.
Gayung bersambut, saya pun diizinkan karena vaksin AstraZeneca untuk vaksin booster mereka bawa. Hmm, menurut teman-teman, setelah divaksin tahap ketiga ini akan mengalami “tidak enak badan”. Tidak enak badan yang dimaksud adalah rasa pegal pada bekas jarum disuntikkan, badan terasa sakit-sakit, hingga demam.
Benar saja, sehari setelah saya disuntik, baru terasa lengan kiri saya terasa tebal dan pegal. Badan agak meriang, otot tubuh terasa kaku dan sakit. Begitulah efek normal setelah divaksin. Lengkap sudah para guru divaksin hingga tiga kali dan hampir semua murid atau peserta didik sudah disuntik vaksin untuk kedua kalinya.
Program vaksinasi ini bertujuan menyehatkan masyarakat Indonesia, agar mereka lebih kebal terhadap virus Covid-19. Puji syukur, para orang tua/wali antusias mendorong anaknya ikut vaksinasi. Mereka berharap anaknya sehat dan mampu melaksanakan PTM (Pembelajaran Tatap Muka) dengan baik.
Salam Blogger Sehat,
PakDSus
Blogger Guru Musi Rawas
Yups.
Sehat selalu pak D. Jarak vaksin 2 ke 3 harus 6 bulan ya?
Alhamdulillah lengkap sudah proses vaksinasi
Sehat selalu Pak D dan siswa siswa SD Madiharjo
Saya belum ketiga nih. Ok lah ntar kalau ada boleh juga. Hehe
Tidak perlu takut. Semua ada risikonya pilih yang mana.
Terima kasih kembali, Mas.
Terima kasih. Siap, waspada.
Mantappp, hahaha.
semoga sehat selalu, Bu. Aaminn.
Alhamdulillah saya juga sudah vaksin booster. Memang agak berbeda rasanya. Semoga sehat selalu.
Mantap.. sudah ke tiga.. bosss….teeer..
Sehat selalu Pakde dan selau waspada
Ok banget Mas
Iih, jd takut vaksin ke – 3..