Banyak Kata dalam Satu Kalimat

Berapa banyak kata yang ideal dalam satu kalimat? Pertanyaan ini sering muncul dalam benak. Sebab saya sering membaca postingan dengan kalimat yang panjang. Ada pula artikel dengan kalimat yang pendek-pendek.
Saya membaca tulisan Dahlan Iskan, misalnya. Tulisannya pada laman disway.id pendek-pendek. Jarang saya menemukan kalimat yang berisi lebih dari 10 kata. Gaya menulis Dahlan Iskan memang seperti itu. Singkat dan padat. Saya nukilkan beberapa, ya.
Banyak Dalih, Susah Maju
Begitu sering saya ke Amerika. Tulisan saya pun lebih banyak tentang negeri itu. Mirip sekarang yang lebih banyak tentang Tiongkok. Bahkan hal kecil pun saya tulis.
….
Tentu lebih banyak lagi yang serius. Tentang kehebatan Amerika. Maksud saya: agar kita bisa meniru. Setidaknya terinspirasi. Agar Indonesia juga maju.
Ternyata respon kita tidak begitu. Reaksi kita pada umumnya justru negatif: Amerika kan sudah 200 tahun merdeka. Kita kan (waktu itu) belum 50 tahun. Mana bisa dibanding-bandingkan.
Saya membaca tulisan Dahlan Iskan merasa nyaman sekali. Kalimat yang beliau tuliskan mengandung sedikit kata. Hal sebaliknya saya temukan dalam artikel pada beberapa blog. Terkadang saya menemukan kalimat dengan jumlah kata yang lumayan banyak. Ada kalimat dengan lebih dari 30 kata.
Mengapa Tidak Boleh Menggunakan Terlalu Banyak Kalimat Panjang?
Pada umumnya, kalimat yang panjang lebih sulit dibaca daripada kalimat yang lebih pendek. Coba baca kalimat berikut ini:
Ban belakang motorku sudah beberapa kali bocor dan aku tambal beberapa kali, maklum dalam rangka penghematan karena pandemi, dan tempat kerjaku pun ga terlalu jauh dari rumah jadi kurang lebih sebulan ini bannya selalu minta di bawa ke bengkel motor untuk menambah angin.
Kalimat di atas terdiri atas 44 kata jika dihitung dengan aplikasi word count pada Microsoft Word. Apakah Anda cukup lelah membacanya? Coba kita tulis ulang bagian tersebut dengan kalimat yang lebih pendek.
Ban belakang motorku sudah beberapa kali bocor dan kutambal beberapa kali. Maklum, hal itu aku lakukan dalam rangka penghematan karena pandemi. Lagipula, tempat kerjaku pun tidak terlalu jauh dari rumah. Jadi, tidak heran bannya selalu minta dibawa ke bengkel motor untuk ditambah anginnya.
Tidak ada aturan keras yang mengharuskan menggunakan kalimat yang pendek. Sebab, terkadang kalimat yang lebih panjang adalah pilihan terbaik. Namun, perlu diatur agar kalimat yang panjang tersebut jumlahnya tidak banyak dalam sebuah paragraf.
Kalimat yang panjang, rata-rata sulit dipahami. Oleh karena itu, memangkas kalimat yang panjang menjadi kalimat-kalimat yang lebih pendek akan memudahkan pembaca memahami pesan yang Anda sampaikan.
Jumlah Kata dalam Kalimat
Kalimat yang baik setidaknya memiliki unsur subjek dan predikat. Kalimat dapat diperluas dengan menambahkan objek, keterangan, atau anak kalimat. Oleh karena itu, jika ditanya berapa banyak kata yang ideal dalam kalimat agak sulit dijawab. Tergantung pesan apa yang akan Anda sampaikan.
Mari kita membuat contoh kalimat yang terdiri dari dua kata. Lalu dikembangkan hingga terdiri dari 19 kata.
- Amir makan.
- Amir makan roti.
- Amir makan roti bakar.
- Amir makan roti bakar di warung.
- Amir makan roti bakar di warung Mang Udin.
- Amir makan roti bakar di warung Mang Udin kemarin.
- Amir makan roti bakar di warung Mang Udin ketika Bu Tini datang.
- Amir makan roti bakar di warung Mang Udin ketika perempuan berjilbab ungu itu datang.
- Amir makan roti bakar di warung ayah temanku ketika perempuan berjilbab ungu itu datang.
- Orang paling kaya di desaku itu makan roti bakar di warung ayah temanku ketika perempuan berjilbab ungu itu datang.
Kalimat nomor satu hingga nomor sepuluh memberi informasi bahwa, Amir makan.
Aplikasi atau plugin yoast SEO pada wordpress akan mengingatkan penulis jika ada kalimat yang lebih dari 20 kata. Aplikasi tersebut akan memberi tahu dengan memunculkan ikon “mata”. Apabila ikon tersebut diklik maka teks yang panjangnya lebih dari 20 kata akan disorot dengan warna ungu. Hal ini menandakan agar penulis memangkasnya menjadi kalimat yang lebih pendek.
Meskipun Anda bukan pengguna wordpress, petunjuk itu dapat dijadikan pedoman. Sehingga, kita patut untuk waspada jika kalimat yang kita buat banyak yang mengandung lebih dari 20 kata. Apabila bisa dipangkas, hal itu lebih baik.
Selamat memangkas kalimat Anda yang kepanjangan!
Musi Rawas, 28 September 2021
PakDSus
Terimakasih Pak D..ga tau juga aku ko suka yang panjang-panjang. Bismilah segera belajar berbenah nemangkas kata atau kalimat yang kurang efektif.
Bermanfaat sekali. Kalimat yang panjang terkadang membuat penulisnya sendiri bingung, apalagi rang lain. (Pengalaman pribadi, Pak D.)
Mantap ulasannya Pak D..
Terimakasih pak D…
Sudah mengingatkan pentingnya kalimat dibuat seefektif mungkin…
Maren (mantab dan keren). Pencerahan bagi sy penulis pemula.ksih pak D
Ilmu baru buat sang amatiran …
Trimakasih Pak De
Saya kira pesannya yang penting, satu kalimat satu pesan saja. He he …
Kalimat efektif. Maknanya yang penting. Hehe