bahasa

Guru, Berhati-hatilah!

Desain dengan Canva (Dok. Pribadi)

Restorative Justice

Tangan Pak Guru melayang
mendarat tepat di pelipis kiri
samping jidat

Tangan Pak Guru mendarat
terbawa emosi
sang murid abai
dengan nasihat

Murid pun mengadu, memberi tahu
Percik bara bapak dengan sang guru
Bagai dikipas
Memerah
Bapak pun marah
Naik darah

Tangan Pak Guru yang mendarat
berlabuh di tangan aparat
UUPA menjadi senjata
mediasi pun sia-sia

Lalu tersiar kabar
Pak Guru harus membayar
sejumlah mahar
agar bara memudar
berharap senyap sepi lenyap

Warna merah bara memburam
tak kunjung padam
hanya meluntur kendur
berkas aduan terus meluncur

Bara memerah panas
Menjadi bulan-bulanan
ulah culas

Tim advokasi organisasi tidak tinggal diam
memberikan bantuan uluran tangan
Restorative justice menjadi pilihan

Musi Rawas, 14 November 2022
(Di sela-sela Seminar PGRI-Musi Rawas “Perlindungan Hukum terhadap Profesi Guru dan Tenaga Kependidikan”)

Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul “Restorative Justice”, Klik untuk baca:
https://www.kompasiana.com/susantogombong/637265178db7a82eff6f9c42/restorative-justice

Kreator: Susanto (Owner blog ini)

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.

2 thoughts on “Guru, Berhati-hatilah!

  • Mengingatkan diri
    Semestinya hati-hati
    Tak cukup mendidik dengan hati
    Tapi rambu-rambu harus dipatuhi
    Berserah diri pada illahi
    Dia-lah Maha Pendidik Sejati

Comments are closed.