Kakiku Terluka Lagi

Dua puluh lima tahun yang lalu telapak kaki kiriku terluka. Penyebabnya adalah mangkuk beling yang tertendang anak pertama ketika ia sedang kugendong. Entah gembira atau sedang merajuk, kaki mungilnya menjatuhkan mangkuk dari atas meja. Pecahannya menancap di antara jempol dan jari telunjuk.
Hari ini kaki yang sama terluka lagi. Penyebabnya adalah gelas yang pecah. Awalnya ingin meletakkannya di atas meja, tetapi harus menyingkirkan barang lainnya. Aku lupa di atas nampan gelasku ada tiga. Akhirnya mereka meluncur tanpa kendali. Satu berhasil terselamatkan yang lainnya, prang! Rupanya si gelas tidak mau kehilangan kesempatan, menyobek kaki. Mungkin ia berpikir, toh nanti aku dibuang.
Biar lah luka di masa lalu..sembuh dengN sendiri nya..
Selalu ada ide untuk menulis. Hebat! Proud of you, sir.
Baru sempat membaca dan ahkirnya kakinya terobat karena cinta…
Gelas-gelas kaca berikan aku cerita..a..a
Gelaspun tak mau kehilangan kesempatan meninggalkan kenangan luka
jangan biarkan kaki bapa dirindukan si “beling” lagi ya, hehe
Siap
Thank you.
Wah para master singgah, terima kasih banyak.
GWS Pak
Wah smoga lekas smbuh Pak Susanto… Persediaan gelas makin menipis nih.. hehe ditunggu tulisannya besokk
Beli gelas baru Pak D….
Semoga lekas sembuh kakinya yang tergores akibat si gelas yang tidak mau kehilangan kesempatan.
Mantul Pak Susanto
Terima kasih, Bu Kanjeng.
Ya luks deh semoga cepat sembuh ya