artikel

Kegembiraan Akrostik

Pantau Tulisan Sobat Lagerunal

Tulisan ini merupakan tanggapan tulisan sahabat Legerunal, sebuah WAG atau GWA (Grup WA) yang berisi para guru yang senang menulis di blog pribadi maupun blog keroyokan semacam Kompasiana. Versi blog setelah ditayangkandi Kompasiana. Selamat membaca.

Gambar tangkapan layar puisi Ambu Guru (https://ambuguru.blogspot.com/2022/08/akrostik-tujuh-tujuh.html)

Apakah Anda suka menulis puisi? Hampir setiap orang pernah menulis puisi. Menulis puisi bebas, pun puisi dengan aturan-aturan tertentu. Satu di antara berbagai bentuk puisi sekaligus merupakan teknik menulis puisi adalah puisi akrostik. Suku kata kro mengingatkan saya pada kata akronim. Akronim adalah gabungan huruf atau suku kata atau bagian lain yang ditulis dan dilafalkan sebagai kata yang wajar. Lalu, apakah akrostik sama dengan akronim?

Akrostik, menurut wikipedia, kata tersebut berasal dari kata Prancis acrostiche dari kata Latin pasca-klasik acrostichis. Akrostik adalah sebuah bait (atau bentuk penulisan lain) dimana huruf pertama (atau silabel, atau kata) dari setiap baru (atau paragraf, atau unsur lain dalam teks tersebut) menampilkan sebuah kata, pesan, atau abjad. Seperti diuraikan di outstandingwriting.com, dalam bentuk umumnya, akrostik adalah puisi dengan huruf pertama dari setiap baris menguraikan pesan. Akrostik, meskipun biasanya muncul dalam bentuk puisi, ia dapat hadir dalam bentuk tulisan apa pun. Jadi, akrostik beda ya dengan akronim.

Seperti saya uraikan di atas, puisi akrostik merupakan salah satu bentuk puisi sekaligus teknik menulis puisi. Banyak sudah yang mengulas bahwa puisi akrostik adalah teknik menulis puisi. Eka Maharani Putri (2016) dalam bukunya PUISI AKROSTIK (Cara Mudah Menulis Puisi) menceritakan bahwa teknik akrostik digunakan sebagai alternatif pemecahan masalah dalam menulis puisi. Alasannya, puisi ini cenderung sederhana karena menggunakan huruf awal dari nama kunci atau ungkapan yang diuraikan menjadi larik-larik puisi.

Salah satu Sobat Lagerunal, Ibu Sumartini yang beken dengan panggilan Ambu, kerap kali menulis puisi akrostik. Gambar tangkapan layar pada awal tulisan ini saya ambil dari blog beliau. Tema yang beliau ambil adalah peringatan ke-77 Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Judul puisi TUJUH TUJUH sekaligus menjadi huruf awal puisi akrostik, menjadi pengikat larik-larik puisi nan indah. Bahkan sedemikian cermat Ambu memilih kata hingga typografi yang terbentuk menyerupai pohon. Seakan bertutur bahwa Republik ini harus tetap tumbuh bagai pohon yang menjulang tinggi.

Owner outstandingwriting.com menyebut, menulis puisi jenis ini dengan kegembiraan akrostik. Tidak diperlukan aturan yang macam-macam. Cukuplah menentukan tema, lalu susun kata yang akan diuraikan menjadi puisi dari atas ke bawah. Kemudian, curahkan gagasan secara bebas. Setelah jadi, endapkan beberapa saat, kemudian baca kembali dan revisi.

Ketika bersekolah di sekolah menengah atas, saya pernah memuji seseorang dengan membuat puisi akrostik dengan namanya. Sayangnya, buku diary yang memuat puisi itu sudah lama hilang. Coba kalau tidak hilang dan ditemukan lalu dibaca istri saya. Sulit dibayangkan.

Setelah menulis puisi akrostik yang berisi pujian pada seseorang yang saya anggap istimewa, saya tidak pernah lagi membuat puisi akrostik. Mungkin jika nanti datang mood, saya akan mencoba menulis kembali.

Selain Ambu, ada satu lagi sahabat Lagerunal yang suka membuat puisi akrostik. Emak Sri Yamini, solmet saya di #KamisMenulis 14 Januari 2021. Yuk, simak puisinya!

YAMINI SRI

Yakin kepada Allah Subhanawataala.
Amal sholeh dan ilmu yang bermanfaat itulah bekal kita ke akhirat.
Manusia sudah berusaha ingin berbuat baik.
Ilmu yang baik atau yang buruk.
Nanti setelah kita dijemput oleh malaikat pencabut nyawa.
Ilmu tersebut bisa menemani kita atau tidak ???

Sejak makan sahur di grup keluarga ramai sekali yang mengucapkan Ultah.
Rindu terhadap keluarga kalau ulang tahun suka berkumpul di rumahku.
Indahnya rasa kekelurgaan kalau bisa bertemu bersama saudara.

(Sumber: https://literasingeblog.blogspot.com/2021/04/yamini-sri.html)

Kegembiraan akrostik, istilah yang saya dapatkan dari owner outstandingwriting.com, merujuk pada mudahnya menulis puisi akrostik. Penulis sudah dituntun oleh kata yang huruf awalnya dijadikan awal kalimat setiap larik. Namun, meskipun dikatakan mudah, saya hanya mampu menulis tiga larik akrostik nama dari sepotong nama saya. Ha ha ha, abaikan saja.

ODGJ

Senyum, senyum, senyum, kadang tertawa sendiri
Ungkapan keramahan yang tidak terkendali
Selalu ditebar setiap waktu, tanpa jeda, tanpa henti.

Musi Rawas, 9 Agustus 2022

Salam dan Bahagia

PakDSus

Sumber bacaan:

  1. https://id.wikipedia.org/wiki/Akrostik#:~:text=Kata%20tersebut%20berasal%20dari%20kata,%E1%BC%84%CE%BA%CF%81%CE%BF%CF%82%20dan%20%CF%83%CF%84%CE%AF%CF%87%CE%BF%CF%82%20%22verse%22.
  2. http://outstandingwriting.com/acrostic-the-many-pleasures-of-acrostic-poetry/
  3. https://ambuguru.blogspot.com/2022/08/akrostik-tujuh-tujuh.html
  4. https://literasingeblog.blogspot.com/2021/04/yamini-sri.html
  5. https://titikdua.net/puisi-akrostik/
  6. Eka Maharani Putri (2016), Puisi Akrostik (Cara Mudah Membuat Puisi), Kuningan Jawa Barat: Goresan Pena.

Susanto

Pendidik, Ayah 4 Orang Anak, Blogger, Penikmat Musik Keroncong.

13 thoughts on “Kegembiraan Akrostik

  • Danielle Simpson

    Hi there,

    After visiting blogsusanto.com we were wondering if you’d be interested in our animated explainer video service?

    They can explain or promote your business, product or service and are especially effective in simplifying something complex, allowing your customers to access crucial information without any extensive reading.

    Here are some samples of our previous work: https://drive.google.com/drive/folders/1dLS-IyxSMWOfcCba0DlDG_vb4P-QK_ci?usp=share_link

    Our prices start from as little as $195 and include a professional script and voice-over.

    Kind Regards,
    Danielle

    If you are not interested, you can unsubscribe here: https://explainervideos4u.net/unsubscribe.php?d=blogsusanto.com

  • Artikel yang sangat direkomendasikan untuk dibaca. Lengkappp, nice post ! Kenalin aku Vania dari walisongo.ac.id

  • Keren, PakD..

  • Emak memang keren. Terima kasih kunjungan dan komentarnya, ea!

  • Keren..ada nama emak jadi puisi Akrostiknya,PakD…Salut ahli bahasa yg banyak pengalaman dlm menulis disesuaikan dg kamus KBBI.

  • Puisi akrostik Ambu dan Ehak memang keren… Yang nulis pantun bale makin keren lg . Salam..

  • Siap, Ambu. Terima kasih kembali kunjungan dan komentarnya.

  • Makasih…

Comments are closed.