Konsep Pidato Bupati Musi Rawas pada Lokakarya 7 PGP Angkatan 5
“Mas, buatkan konsep pidato bupati untuk pembukaan Lokakarya Tujuh nanti!” telepon Mas Kasno. Beliau adalah kawan seperjuangan. Pada bulan Agustus tahun 1993 kami adalah rombongan satu bus. Rombongan guru baru lulusan D.II angkatan pertama di Indonesia. Kami ditempatkan di daerah Musi Rawas, tepatnya di daerah terpencil di empat wilayah kecamatan: Rawas Ulu, Rawas Ilir, Muara Lakitan, dan Muara Kelingi. Beliau sekarang menjabat Kepala Seksi Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Dasar di kantor Dinas Pendidikan tempat saya mengabdi.
“Besok pidatonya kirim, ya! Nanti akan saya serahkan ke bagian Humas” imbuhnya di kolom chat WA.
Mendapat tugas dari orang yang saya tuakan sejak mengenalnya di PGSD UNS 1990 dahulu, pasti saya iyakan. Apalagi sekarang beliau adalah pejabat Dinas Pendidikan, nota bene atasan saya. Malam itu pun saya membuat konsep dan berharap orang nomor satu di jajaran pemerintahan Kabupaten Musi Rawas nanti akan membacakannya.
Tidak ada beban. Toh, hanya sebuah konsep. Pun, saya yakin, jika dipakai pasti di sana-sini bakal dipangkas serta diedit oleh pertugas yang biasa mengurusi hal itu. Saya segera membuka-buka laman internet. Selain itu, buku panduan lokakarya saya pelajari kembali. Pengantar pada buku tersebut, menurut saya, perlu untuk diketahui oleh bupati dan para pejabat serta undangan yang akan mendengarkan pidato beliau pada Lokakarya Panen Hasil Belajar CGP Angkatan 5 Musi Rawas.
Setelah kerangka pidato saya buat, segera saya … eksekusi. Berikut konsep pidato yang saya tulis dan kirimkan kepada Mas Sukasno.
SAMBUTAN BUPATI MUSI RAWAS
PADA ACARA PEMBUKAAN PAMERAN HASIL BELAJAR CALON GURU PENGGERAK
PROGRAM GURU PENGGERAK ANGKATAN 5 KABUPATEN MUSI RAWAS TAHUN 2022
KAMIS, 22 DESEMBER 2022
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Salam Sejahtera bagi Kita Sekalian.
Yang Saya Hormati:
Kepala Balai Guru Penggerak Sumatera Selatan,
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas,
Ketua PGRI Kabupaten Musi Rawas,
Para Pengajar Praktik dan Calon Guru Penggerak Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 5 Kabupaten Musi Rawas,
Bapak dan Ibu Tamu Undangan yang berbahagia,
Puji syukur marilah kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Mahakuasa, atas segala limpahan Rahmat dan Hidayah-Nya, kita dapat bertemu dalam kondisi sehat wal’afiat tidak kurang suatu apa pun.
Mengawali sambutan ini, atas nama pribadi maupun Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, saya mengucapkan selamat kepada para Calon Guru Penggerak PGP Angkatan 5 Kabupaten Musi Rawas yang telah berhasil menyelenggarakan Lokakarya Ke-7 dan hari ini menggelar Pameran Panen Hasil Belajar.
Bapak, Ibu, Hadirin yang berbahagia.
Guru sebagai pelaku sekaligus penggerak pembangunan sumber daya manusia, memiliki peran dan tanggung jawab yang besar, terutama dalam membentuk karakter generasi bangsa yang berbudi pekerti luhur sekaligus unggul dalam bidangnya. Meski saat ini aktivitas pembelajaran dapat dilakukan melalui sarana teknologi yang memungkinkan terjadinya interaksi jarak jauh, kehadiran seorang guru tidak serta-merta dapat digantikan oleh perangkat teknologi itu. Suri teladan dalam proses pembelajaran formal, menjadi aspek penting bagi perkembangan karakter para siswa. Dalam bahasa kekinian, membentuk Profil Pelajar Pancasila.
Profil pelajar Pancasila memiliki enam ciri utama: beriman, bertakwa kepada Tuhan YME dan berakhlak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif.
Bapak dan Ibu Calon Guru Penggerak, Saudara adalah bagian dari Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP) yang merupakan rangkaian kebijakan Merdeka Belajar episode kelima. Saudara dipersiapkan sebagai guru-guru terbaik untuk menjadi pemimpin sekolah yang berfokus pada pembelajaran (instructional leaders).
Saya berharap, para Calon Guru Penggerak memiliki kompetensi dalam pengembangan diri dan orang lain, pengembangan pembelajaran, manajemen sekolah serta pengembangan sekolah. Kami, pemerintah Kabupaten Musi Rawas, memiliki harapan besar agar Anda semua LULUS dalam program ini. Selanjutnya, Anda semua dapat berkiprah mewujudkan standar nasional pendidikan untuk menjamin mutu pendidikan di Kabupaten Musi Rawas sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia, di mana keberpihakan pada murid menjadi orientasi utamanya.
Pada kesempatan ini, saya mendorong kepada Saudara semua, para Calon Guru Penggerak, untuk dapat menggerakkan komunitas belajar bagi rekan guru di sekolah. Dapat menjadi agen perubahan bagi rekan guru yang lain dalam proses pembelajaran di sekolah. Dan yang terpenting, mendorong kepemimpinan siswanya dengan menjadi menjadi teladan serta agen transformasi ekosistem pendidikan profil pelajar pancasila.
Akhirnya, dengan mengucap Bismillaahirrahmaanirrakhiim, saya mengucapkan selamat dan semoga Pameran Panen Hasil Belajar CGP Angkatan 5 Kabupaten Musi Rawas berjalan sukses serta membawa manfaat bagi kita semua.
***
Saya sangat jarang menulis naskah pidato, apalagi naskah pidato bupati. Sebelumnya, sekretaris PGRI Kabupaten Musi Rawas pun pernah meminta saya untuk menulis naskah pidato Bupati Musi Rawas yang akan dibacakan pada acara Seminar Nasional Perlindungan Hukum bagi Profesi Guru. Seminar itu adalah bagian dari rangkaian kegiatan Peringatan HUT PGRI dan Hari Guru Nasional Tahun 2022. Namun, konsep itu hanya menjadi konsep yang tidak pernah disunting apalagi dibacakan.
Nah, kosnep pidato di atas meskipun disunting pada beberapa tempat, secara substantif masih dibacakan pada kegiatan Lokakarya 7. Terima kasih, Ibu Wakil Bupati Hj. Suwarti mewakili Ibu Hj. Ratna Machmud, Bupati Musi Rawas.
Lokakarya Tujuh hari kedua adalah pameran panen hasil belajar. Hasil belajar berupa program dan aksi nyata yang sudah dilakukan di sekolah setiap CGP divisualkan, bahkan dipresentasikan. Sebagai akhir rangkaian kegiatan pendidikan guru penggerak, lokakarya ketujuh menjadi muara dari serangkaian kegiatan daring dan luring. Daring melalui video conference sedangkan luring melalui pendampingan individu dan lokakarya. Oleh karena itu, kehadiran pejabat kabupaten level tertinggi (bupati/walikota) sangat diharapkan. Apalagi Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 40 Tahun 2021 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah mempersyaratkan dimilikinya sertifikat Guru Pengerak.
Selamat kepada para CGP (Calon Guru Penggerak) bersama para PP (Pengajar Praktik) masing-masing yang telah berhasil menggelar panen hasil belajar PGRPA 5 Kabupaten Musi Rawas. Bersama BGP Sumatera Selatan terus gaungkan semangat kolaborasi dengan yel-yel Basamo Kito Pacak.
Musi Rawas, 22 Desember 2022
Salam Blogger, Salam Guru Penggerak
PakDSus
Wakwakwakwakwawww …. Ampun, Pak!
Keren nih Pak D. Sebentar lagi jadi ajudan. Wkwkw….kabarnya jasa bikin naskah pidato sampai belasan bahkan puluhan juta lho… Aamiin
Keren…berbagi cerita. Pintar juga GP selamat bekerja dan sukses…
Terima kasih, Pak Heki.
Mantap Pk D, teruslah berkarya