Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah yang Menyenangkan dengan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Halo, Sahabat Pembelajar! Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tidak lama lagi. MPLS adalah waktu yang penting untuk membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah.
Merujuk program Kendikdasmen, salah satu cara kreatif untuk membuat MPLS lebih menarik adalah melalui program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH).
Program ini mengajarkan kebiasaan positif melalui aktivitas yang menyenangkan dan mendidik. Berikut adalah rangkaian aktivitas 7 KAIH yang dapat diterapkan di sekolah untuk menciptakan MPLS yang tak terlupakan. Siap? Yuk, kita ikuti penjelasan berikut!
1. Senam 7 KAIH: Memulai Hari dengan Semangat
Kegiatan ini adalah implementasi kebiasaan: Berolahraga
Setiap pagi sebelum masuk kelas, seluruh siswa berkumpul di lapangan untuk melakukan Senam 7 KAIH. Aktivitas ini dipimpin oleh kakak kelas sebagai pemandu di depan barisan, diiringi musik senam 7 KAIH yang ceria. Guru juga menyampaikan manfaat berolahraga, seperti meningkatkan kesehatan fisik dan konsentrasi belajar.
Cara Melaksanakan:
- Siapkan musik senam 7 KAIH yang dapat diunduh atau dibuat sendiri.
- Lakukan senam setiap hari selama MPLS untuk membangun kebiasaan olahraga.
- Libatkan kakak kelas untuk memotivasi adik kelas.
2. Akses Bergizi: Membiasakan Makan Sehat
Kegiatan ini adalah implementasi kebiasaan: Makan Sehat dan Bergizi
Setelah senam, siswa diajak untuk makan bekal sehat yang dibawa dari rumah. Guru menjelaskan pentingnya pola makan bergizi untuk mendukung tumbuh kembang dan prestasi belajar. Kegiatan ini dilakukan bersama-sama di luar kelas sebelum memulai pembelajaran.
Cara Melaksanakan:
- Ajak siswa membawa bekal makanan sehat, seperti sayur, buah, dan protein.
- Siswa makan bersama untuk menciptakan suasana kekeluargaan.
- Guru memberikan tips sederhana tentang pola makan sehat.
3. Ice Breaking: Membangun Kerjasama dan Kecerdasan
Kegiatan ini merupakan implementasi kebiasaan: Berpikir Kreatif
Di dalam kelas, sebelum pembelajaran dimulai, siswa dibagi ke dalam kelompok untuk mengikuti permainan ice breaking. Guru memberikan pertanyaan terkait 7 KAIH, dan kelompok yang menjawab benar boleh maju, sementara yang salah tetap di tempat. Kelompok yang mencapai garis finish mendapat apresiasi, dan guru memberikan penguatan positif.
Cara Melaksanakan:
- Siapkan pertanyaan sederhana tentang 7 KAIH, seperti “Apa manfaat olahraga?”.
- Gunakan permainan ini untuk membangun kerja sama tim dan semangat kompetisi sehat.
- Berikan hadiah kecil, seperti stiker, untuk kelompok pemenang.
4. Menonton dan Menyanyikan Lagu 7 KAIH: Belajar dengan Kesenangan
Kegiatan ini adalah implementasi kebiasaan: Semangat Belajar
Siswa berkumpul di kelas untuk menonton video dan menyanyikan lagu 7 KAIH. Guru memberikan pertanyaan pemantik terkait nilai-nilai 7 KAIH, diikuti dengan diskusi kelompok. Perwakilan kelompok kemudian mempresentasikan hasil diskusi mereka.
Cara Melaksanakan:
- Unduh video atau lagu 7 KAIH dari sumber resmi.
- Fasilitasi diskusi kelompok untuk mendorong siswa berpikir kritis.
- Berikan pujian atas ide-ide kreatif dari setiap kelompok.
5. Salat Dhuha: Menanamkan Nilai Keimanan
Kegiatan ini adalah implementasi kebiasaan: Beribadah
Siswa melaksanakan Salat Dhuha di musala sekolah, dengan penyesuaian untuk siswa beragama lain sesuai keyakinan masing-masing. Setelah ibadah, guru atau pembimbing mengadakan ceramah atau diskusi singkat tentang manfaat kebiasaan beribadah, seperti ketenangan hati dan kedisiplinan.
Cara Melaksanakan:
- Siapkan tempat ibadah yang nyaman dan bersih.
- Libatkan guru agama untuk memandu diskusi.
- Hormati keragaman agama dengan memberikan waktu untuk kegiatan serupa bagi siswa non-Muslim.
6. Aksi Literasi: Menumbuhkan Gemar Membaca
Ini adalah kegiatan implementasi kebiasaan: Gemar Belajar
Di dalam kelas, siswa diajak membaca buku cerita dari perpustakaan sekolah. Setelah membaca, mereka secara bergiliran menceritakan kembali isi buku tersebut. Guru juga menjelaskan manfaat belajar dan membaca untuk memperluas wawasan.
Cara Melaksanakan:
- Pastikan perpustakaan sekolah menyediakan buku cerita yang menarik dan sesuai usia.
- Dorong siswa untuk menceritakan ulang dengan bahasa mereka sendiri.
- Berikan umpan balik positif untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa.
7. Memasang Poster 7 KAIH: Mempercantik Lingkungan Sekolah
Implementasi Kebiasaan: Peduli Lingkungan
Guru mengajak siswa untuk memasang poster 7 KAIH di berbagai sudut sekolah, seperti koridor, kelas, dan ruang guru. Poster ini berisi pesan-pesan positif tentang 7 kebiasaan, yang dapat diunduh dari situs resmi 7 KAIH atau dibuat bersama siswa.
Cara Melaksanakan:
- Unduh desain poster 7 KAIH atau ajak siswa membuat poster kreatif.
- Libatkan siswa dalam menentukan lokasi pemasangan poster.
- Gunakan kegiatan ini untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap sekolah.
Mengapa 7 KAIH Penting untuk MPLS?
Program 7 KAIH tidak hanya membuat MPLS lebih menyenangkan, tetapi juga membantu siswa membangun kebiasaan positif sejak dini. Dengan pendekatan yang kreatif dan interaktif, siswa belajar nilai-nilai seperti disiplin, kerja sama, kesehatan, dan keimanan melalui aktivitas yang menarik. Guru juga berperan penting dalam memberikan penguatan positif dan menciptakan suasana belajar yang mendukung.
Ayo Terapkan di Sekolah Kita!
Para guru dan kepala sekolah, mari wujudkan MPLS yang berkesan dengan 7 KAIH! Program ini mudah diterapkan, fleksibel, dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan sekolah. Untuk mendapatkan materi pendukung, seperti lagu, video, atau poster 7 KAIH, kunjungi situs resmi program atau hubungi komunitas pendidik di wilayah Anda.
Dengan 7 KAIH, kita bisa membentuk generasi Indonesia yang hebat, sehat, dan berakhlak mulia. Yuk, mulai dari sekolah kita!
Bagikan artikel ini kepada rekan guru lainnya dan tinggalkan komentar di bawah untuk berbagi pengalaman Anda tentang MPLS!
Musi Rawas, 01 Juni 2025
Salam Guru Pembelajar
PakDSus

Sumber: IG@momo_dm)